CINTA-ku Terhalang Persahabatan

CINTA-ku Terhalang Persahabatan
#×Flashback 1 (Drama Clara)


__ADS_3

Awal mula Clara menghadapi kedua orang tuanya dan awal mula Clara meminta Justin untuk menikah dengan nya. Bahkan wanita itu memaksa Justin secara halus untuk melamar nya lagi untuk yang kedua kalinya pada kedua orang tua nya.


Flashback on


Setibanya di Indonesia, Clara mencoba memberanikan diri nya untuk pulang kekediaman kedua orang tua nya. Setiba nya di sana, ia di sambut khawatir oleh Erika ibu nya, namun tidak dengan Nino Papa nya. Pria paru baya itu benar-benar sangat kecewa pada Clara. Karena tak ingin mengambil tindakan yang akan di sesali nya dan juga karena rasa kasih sayang nya pada Clara, membuat Nino memberikan anak nya itu kesempatan untuk menjelaskan segala nya.


Seperti yang di katakan nya pada Justin, maka begitu lah yang di sampaikan nya pada Nino dan Erika. Erika tak dapat membendung air matanya lagi. Ia memeluk Clara sembari terisak. "Maafkan Mama dan Papa Nak yang tak bisa menjaga mu," ucap Erika masih dengan tangis kesedihan-nya.


Setelah menumpahkan segala kesedihan nya, kini Erika melepaskan pelukan nya pada Clara. Setelah terlepas, Clara mengarahkan pandangan sendu nya pada Nino Papa nya. Dengan penuh tipu daya ia kembali melakukan sandiwara-nya,

__ADS_1


"Maaf kan Clara Pa, Clara sudah membuat Papa dan Mama malu, hiks," ucap Clara dengan tangis yang berhasil menyayat hati Nino.


"Tidak sayang, ini semua tidak murni kesalahan kamu, ini sudah takdir, Nak, hiks," ucap Nino ikut mengeluarkan air mata kesedihan nya dengan kepala yang menggeleng lemah.


"Pa,,, Clara ingin menikah dengan Justin Pa,,, hiks," tangis nya pecah membuat Nino hanya mampu menenangkan Clara dengan cara mengelus punggung nya.


"Sudahlah sayang, lupakan Justin, dia sudah bahagia dengan istri nya," ucap Nino yang tanpa sadar membuat hati Clara memanas.


"Pa, Clara mohon, izin kan Clara kembali pada Justin. Justin tidak mencintai wanita itu Pa, dia hanya mencintai Clara," ucap nya terdengar sangat rapu namun dapat membuat hati Erika dan Nino bergetar.

__ADS_1


"Sayang, Papa tidak rela kau menikah dengan pria yang sudah mempunyai istri, Papa dan Mama menerima kamu apa ada nya Nak, dan kami berjanji akan mencari kan pengganti yang jauh lebih baik daripada Justin," ucap Nino yang di angguki Erika.


"Nggak mau Pa, hiks," ucap nya kembali menangis.


"Sudahlah Nak, Mari beristirahat, tenang kan dirimu terlebih dahulu," ucap Erika sembari memapah tubuh lemah Clara yang terlihat sangat menyedihkan.


Baiklah Clara, biarkan sampai disini dulu drama mu, nanti malam kau harus merayu Papa kembali, batin Clara seakan tak putus semangat untuk mendapatkan yang ia ingin kan.


Jam di dinding terus berputar, tak terasa waktu makan malam telah tiba. Saat ini Clara sudah siap dengan penampilan nya yang terlihat glamor seperti biasanya. Ia menatap nyalang wajahnya sendiri yang berada di dalam cermin. Bibir merah merona nya yang disebabkan lipstik terlihat tersenyum miring. Ia sudah tak sabar untuk membuat drama lagi malam ini.

__ADS_1


Semangat Queen Clara, jika ingin menjadi permaisuri maka kau harus berusaha menyingkirkan semua yang menghalangi mu! batin wanita licik itu dengan dagu yang terangkat.


__ADS_2