CINTA-ku Terhalang Persahabatan

CINTA-ku Terhalang Persahabatan
#Penolakan Clara


__ADS_3

Saat ini di hotel, tepatnya di kamar mewah presiden suite, terlihat Clara duduk di pinggir ranjang dengan ekspresi yang sangat kesal, sedangkan Nardo suaminya sibuk membersihkan diri di kamar mandi yang berada di dalam kamar hotel itu.


Clara yang mendengar suara pintu yang hendak di buka segera menolehkan wajahnya melihat Nardo yang baru selesai dengan ritual mandinya.


"Kenapa menatapku seperti itu? masuk, dan bersihkanlah tubuh jelek-mu itu. Apa kau ingin tidur dalam keadaan tak mandi seharian?" tanya Nardo dengan nada yang sangat menjengkelkan.


Sih sial*n ini,,, Batin Clara gemas sebab selalu di katakan jelek oleh Nardo.


"Siapa bilang aku tak mandi seharian? asal kau tau ya, pagi dan siang tadi aku mandi!" ucapnya dengan nada yang sedikit membentak.


Setelah mengatakan itu, Clara pun segera bangkit lalu memasuki kamar mandi. Tak lupa ia menutup pintu kamar mandi dengan keras membuat Nardo menggeleng pelan.

__ADS_1


"Dasar galak sekali! kenapa mantan pacarnya bisa sangat begitu mencintainya ya?" gumamnya bertanya-tanya.


Karena tak ingin kepalanya pusing sebab memikirkan Clara, Nardo pun segera menyiapkan dirinya. Malam ini ia memilih mengenakan pakaian tidur dan berbagai wewangian di tubuhnya. Setelah selesai, Nardo pun segera beranjak naik ke ranjang king size-nya lalu mengambil buku dan membacanya dengan tubuh yang bersandar.


Beberapa menit berlalu, kini Clara sudah menyelesaikan ritual mandinya. Wanita yang sudah tampak segar itu berjalan menuju cermin dengan Nardo yang terus memperhatikannya. Clara yang tau jika Nardo memperhatikannya memilih tak memperdulikan tatapan Nardo padanya. Wanita itu sibuk mengeringkan rambutnya dan melakukan ritual kecantikan sebelum tidur seperti biasanya.


Pria menyebalkan ini tak henti-hentinya memperhatikanku, apa sebegitu cantiknya aku sehingga dia tak sanggup memalingkan mata jeleknya itu! Batin Clara senang sekaligus sebal dengan Nardo.


"Apa kau tidak pernah melihat wanita secantik diriku, sehingga mata jelek-mu itu terus-terusan menatapku!" ucap Clara dengan gaya angkuhnya. Ia benar-benar memperlihatkan kepercayaan dirinya di depan pria yang sangat menjengkelkan baginya.


Nardo bangkit dari ranjang King size-nya secara perlahan dengan sudut bibir yang sedikit di tarik. Sebelum semakin mendekat pada Clara, Nardo meletakkan buku yang di pegang-nya di atas nakas.

__ADS_1


"Ka-kau, mau apa mendekatiku!" tanya Clara dengan tubuh yang ingin menghindar.


"Kenapa masih bertanya, tentu saja aku ingin melakukan ibadah pertamaku bersama istriku!" ucapnya dengan sangat santainya. Tak lupa senyum smirk-nya tak ketinggalan membuat Clara semakin takut dan gugup.


Tak biasanya wanita ini bisa segugup ini padahal dulu ia adalah wanita yang sangat agresif jika berhubungan dengan pacarnya.


"Menjauh darimu brengs*k!" Bentak Clara yang bukannya membuat Nardo takut justru semakin membuat pria itu semakin menginginkannya.


"Wah-wah, kenapa kau menolak? bukankah dulu kau sering melakukan hubungan haram dengan mantan pacarmu yang tak bertanggung jawab itu!" sindir Nardo membuat Clara terdiam di tempatnya.


Bagaimana dia bisa mengetahui masa laluku?! Batinnya bertanya-tanya dengan mata menatap tak percaya pada Nardo.

__ADS_1


"Sudahlah, tidak usah merasa seperti gadis perawan yang malu-malu di malam pertamanya!" ucap Nardo dengan sikap yang berbeda dari sebelumnya.


__ADS_2