CINTA-ku Terhalang Persahabatan

CINTA-ku Terhalang Persahabatan
#Saling usil


__ADS_3

Setelah puas mengisi perut dan menikmati pemandangan kota Paris, Emeli maupun Justin memutuskan untuk pulang. Karena melihat tempat yang menyenangkan untuk bersenang-senang, keduanya mengurungkan niatnya untuk kembali ke hotel. Tiga manusia itu memasuki sebuah tempat yang di mana di dalamnya terdapat tempat karaoke dan beberapa permainan orang dewasa.


"Bermain atau karaoke?" ucap keduanya secara bersamaan. Karena bimbang akhirnya Emeli dan Justin melakukan suwit. Siapa yang menang maka dialah yang menentukan pilihan.


"Dam, dam, suit" ucap keduanya seperti anak kecil. Justin langsung tertawa ketika melihat dirinya menang membuat Emeli berdecak kesal.


"Ulang-ulang, kau curang Jus," ucapnya tak terima.

__ADS_1


"Mana bisa begitu," ucapnya mulai melakukan perdebatan. Karena pusing berdebat, kini keduanya meminta Riko untuk melihat siapa yang menang di antara mereka.


Seperti orang yang tengah bersaing, keduanya pun kembali melakukan suwit dengan mata yang saling menatap sengit. "Dam, dam, suit," ucap keduanya lagi. Justin tertawa kembali sebab dirinya berhasil mengalahkan Emeli untuk yang kedua kakinya. Hal itu tak bisa di pungkiri, sebab Rakalah yang menilai dan menjadi saksinya.


"Sudah ku bilangkan, aku yang menang! kalau sudah kalah ya kalah sajalah! wek," ucap Justin dengan ejekan di ujung kalimat nya.


"Ngeselin banget sih!" ketusnya membuat Justin tersenyum smirk.

__ADS_1


Satu jam berlalu, mereka masih mempunyai waktu satu setengah jam sebelum kembali ke hotel. Sisa waktu itu mereka gunakan untuk masuk ke ruang karaoke. Di dalam sana Emeli dan Justin sangat menikmati lagu yang tengah mereka nyanyikan saat ini. Seperti biasa, pasti salah satu dari mereka akan usil dan membuat ulah. Seperti saat ini, Emeli mencolok perut Justin dengan jari telunjuknya agar ia bisa lebih leluasa bernyanyi sendirian. Sama halnya dengan Emeli, Justin pun berbuat usil dengan cara mematikan mikhropon Emeli sehingga suara gadis itu tidak kedengaran lagi.


"Jangan Marah-marah, jangan marah-marah," nyanyi Justin keluar dari lirik.


"Jus!" kesal Emeli segera menjewer telinga Justin. Justin yang kesal segera menarik sedikit rambut Emeli dengan satu kali tarikan.


Setelah puas saling menyerang, kini keduanya kembali menikmati alunan musik yang menggema. Riko hanya bisa menggelengkan kepalanya tak habis fikir dengan sikap pengantin anak-anak di depannya.

__ADS_1


Untung saja aku sudah merekamnya, Mama Ela pasti sangat senang melihat ini. lantas uang saku ku pun akan bertambah. Batin Riko tersenyum devil dengan fikirannya sendiri.


Waktu terasa cepat berlalu, kini ketiga orang itu memutuskan kembali ke hotel dengan menggunakan taksi. Karena tak ingin kehilangan momen di taksi, Emeli segera mengeluarkan handphonenya lalu membuat rekaman video. Justin dan Rikolah yang paling banyak berada di dalam video yang di ambil Emeli. Beberapa menit berlalu, kini mereka sudah sampai di hotel. Saking lelahnya, mereka langsung menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang. Dalam hitungan menit, mereka pun berhasil masuk ke alam mimpi.


__ADS_2