CINTA-ku Terhalang Persahabatan

CINTA-ku Terhalang Persahabatan
#Buka Puasa .


__ADS_3

"Ma, Clara nggak mau menikah dengan pria pilihan Papa Ma, hiks," ucap Clara sembari memeluk kaki Mamanya.


Erika melepaskan tangan Clara dari kakinya lalu mensejajarkan tubuhnya dengan Clara. Dengan penuh kasih sayang Erika menghapus air mata di pipi Clara. Mau semarah dan sekecewa apapun dia pada anaknya itu, baik buruk Clara tetaplah darah dagingnya, anak kandung nan kesayangan.


"Sudahlah Nak, apa yang di putuskan oleh Papa mungkin yang terbaik," ucap Erika membuat Clara kehabisan kata-kata. Kini hanya tinggal tangis yang terdengar dari bibirnya.


Semenjak kejadian itu, Nino benar-benar menjaga Clara agar tidak keluar dari kediamannya. Tak hanya itu, bahkan Clara tak di izinkan menggunakan handphone hingga sampai ia melahirkan anaknya. Clara benar-benar seperti berada di dalam penjara kelas VVIP yang dimana menikmati segala kemewahan tanpa bisa menggunakan alat komunikasi. Kesehariannya hanya ia habiskan dengan menonton tv, membaca buku dan membantu ibunya di dapur. Hal itu membuat sikap jeleknya berubah drastis, bahkan Nino dan Erika dapat melihat dengan jelas jika sikap Clara beberapa bulan lalu dan sekarang sangat jauh berbeda, bahkan perbandingannya, sepuluh banding enam puluh persen.


Sama halnya dengan perubahan Clara, kini hubungan Justin dan Emeli juga berubah. Bahkan mereka sepakat untuk memulai hubungan mereka dengan cara berpacaran halal terlebih dahulu.


Justin yang berusaha menahan dirinya berbulan-bulan agar tidak menyentuh Emeli, kini terbayar sudah. Mereka pergi berbulan madu untuk yang kedua kalinya, namun kali ini tanpa adanya Riko. Yang lebih spesialnya lagi, Justin ingin melakukan Ibadah halal pertamanya bersama Emeli di waktu bulan madunya.

__ADS_1


Malam ini bintang terlihat indah menghiasi langit. Di sebuah kamar mewah yang sudah di hiasi sedemikian rupa, terlihat Justin dan Emeli tengah melakukan ibadah halalnya. Kamar indah bertabur bunga itu di dominasi dengan cahaya remang-remang yang berasal dari lampu tidur mini di samping ranjang. Suasana di kamar itu sangat mendukung kemesraan dua sejoli yang tengah memadu kasih itu. Karena sudah berpuasa cukup lama, Justin pun seakan tak puas melakukan ibadahnya sekali. Pengantin baru kadaluwarsa itu melakukan ibadahnya berkali-kali hingga Menjelang shubuh. Tidak bisa di bayangkan betapa banyaknya pahala yang mereka dapatkan.


Karena keduanya terlalu lelah, mereka pun memilih bermalas-malasan di dalam kamar dan mengulangi ibadah yang sama seperti kemarin malam. Padahal rencana kedua pengantin baru kadaluwarsa itu berniat pergi ke Wonderland yang berada di negeri sakura. Ya, Saat ini bulan madu keduanya jatuh pada negara Jepang.


"Dtrrrrr," Justin menghentikan aktivitasnya ketika mendengar suara perut Emeli berbunyi.


"Kamu lapar sayang?" tanya Justin dengan mata yang fokus menatap Emeli yang saat ini berada di bawahnya.


"Hehehe, iya,,," ucapnya dengan manja membuat Justin menghela nafas sebab harus menghentikan kegiatan ibadahnya.


"Maaf ya sayang," ucap Emeli seakan tak tega melihat Justin menahan dirinya, padahal ibadah mereka sudah berada di derajat tertinggi di saat ini.

__ADS_1


"Tidak apa sayang, kita masih punya banyak waktu untuk melakukannya lagi," ucap Justin dengan senyum menggodanya.


"Dasar mesum!" ucap Emeli sembari melepar bantal ke arah Justin.


"Hhhhhh, ampun My Sexy Wife," ucap Justin membuat wajah Emeli memerah menahan malu.


"Ih,,, kamu tu ya,,," kesalnya dengan nada manja yang selalu berhasil membuat darah Justin berdesir.


"Hentikan sayang, aku tak akan bisa mengendalikan diriku jika kau terus seperti ini," ucap Justin sembari meremas rambutnya sebab menahan gejolak cinta yang tak terlampiaskan.


"Hhhhhh, lihat ini," goda Emeli sembari menampilkan tubuh indahnya yang terlihat sangat Sexy dan sedikit berisi.

__ADS_1


Justin yang tak tahan melihat itu segera menangkap tubuh Emeli, namun sayang, istri nakalnya itu sudah terlebih dahulu masuk ke dalam kamar mandi. "Sayang,,," teriak Justin terdengar frustasi. Emeli tertawa puas di dalam sana sebab telah berhasil mengerjai suami mesumnya itu.


Awas kau ya,,, aku akan menghukum dan tak akan melepaskanmu nanti malam, Batin Justin tertawa getir menatap pintu kamar mandi yang sudah tertutup rapat.


__ADS_2