
"Ngomong-ngomong, kapan kalian akan melangsungkan acara pernikahan?" tanya Candra setelah pelukannya dan Riko terlepas.
"Secepatnya Tuan, saya akan mengikuti saran anda saja," ucap Riko yang pandai sekali membuat Candra merasa di hargai.
"Bagaimana jika seminggu lagi kalian menikah?" tanya Candra yang langsung di setujui oleh Riko.
"Baiklah Tuan, saya akan mengurus semuanya dengan cepat," ucap Riko dengan sangat kaku.
"Panggil saja Papa Nak sebagaimana calon istrimu memanggilku dengan sebutan Papa," ucap Candra yang langsung di angguki Riko.
"Baik Pa," ucapnya sembari tersenyum simpul.
"Begitu baru calon menantuku," ucap Candra yang seketika membuat ruang tamu itu penuh dengan tawa kebahagiaan.
•••
__ADS_1
Saat ini terlihat Justin dan Emeli tengah Menikmati makanan khas Jepang yang berada di lestoran sekitar Wonderland. Tak hanya menikmati makanannya, setiap pengunjung yang berada di sana akan di suguhkan dengan beberapa pertunjukan dari para pendekar dan ninja pedang. Tak hanya itu, bahkan beberapa karyawan wanita menggunakan busana putri bangsawan jepang. Mereka semua menunjukkan bakatnya di depan Emeli dan Justin.
"Silahkan Nona,Tuan," ucap salah satu Putri bangsawan yang sangat cantik. Bukan hanya cantik, namun wanita itu sangat ramah dan murah senyum, bahkan Emeli sampai cemburu di buatnya sebab Justin tak henti-hentinya menatap para wanita berbusana bangsawan itu.
"Hm," dehem Emeli membuat Justin menolehkan wajahnya ke arahnya.
Justin mengambil segelas air lalu menyerahkannya pada Emeli. "Minumlah sayang," ucap Justin sembari membantu Emeli untuk minum namun wanita itu enggan untuk membuka mulutnya.
"Aku tidak haus!" ketusnya dengan raut wajah yang sangat kesal.
Apakah dia cemburu dengan para wanita ini? Batin Justin bertanya-tanya dengan wajah yang terus memandang wajah cemberut Emeli.
Sabarlah Emeli, jangan rusak suasana bulan madu-mu dengan rasa cemburu dan ngambek, Batin Emeli sembari mengatur nafasnya agar kembali tenang.
"Baiklah," ucap Emeli membuat Justin langsung memeluknya.
__ADS_1
"Terimakasih sayang," ucapnya yang di angguki Emeli. Kini mereka pun kembali menikmati makanan dan pertunjukan yang di di suguhkan lestoran itu.
Beberapa hari yang indah di jepang telah di lalui oleh Justin dan Emeli. Kini sudah saatnya mereka kembali ke negara kelahirannya. Karena sudah lama tidak mengunjungi Bowo dan Riya, akhirnya dua sejoli itupun langsung pulang kekediaman kedua orang tua itu. Betapa bahagianya Riya ketika mendapati anak menantunya berkunjung tanpa memberi kabar terlebih dahulu.
"Ah,,, sayang,,, Mama kangen banget sama kamu,,," ucap Riya sembari memeluk Emeli dengan erat.
"Emeli juga kangen banget sama Mama," ucapnya memberikan senyum manis terbaiknya.
"Gimana bulan madu nya? seru pastikan," ucap Riya yang seketika membuat Emeli malu.
"Biasa saja Ma," ucap nya berusaha menutupi rasa malu dan bahagianya.
"Masa sih biasa saja," ucap Riya dengan penuh godaan membuat Emeli kesel.
"Ih Mama,,, jangan bahas deh Ma, mending kita makan saja, kebetulan Emeli dan Justin belum makan," ucap Emeli dengan wajah sendunya.
__ADS_1
"Bukankah kita ta-" belum lagi Justin menyelesaikan kalimatnya namun Emeli sudah memotongnya.
"Ayo Jus, apa kau tidak lapar," ajak Emeli sembari menutupi sesuatu di balik senyumannya.