Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Penyesalan Arlan


__ADS_3

" Baik mommy, Arlan akan melakukan apapun permintaan mommy." ucap Arlan tegas tanpa banyak berpikir.


" Baik. Mommy pegang kata - katamu." ucap mommy Laras tegas.


Mommy Laras mengambil dokumen yang sudah sobek dan kucel kemudian membacanya. Karena dulu mommy Laras seorang sekretaris hal itu sangat mudah baginya untuk memperbaiki kekacauan itu.


" Mommy akan ke ruang kerja milik daddy nanti kalau sudah selesai akan mommy berikan padamu." ucap mommy Laras sambil berjalan menuju ke arah pintu keluar.


Baru beberapa langkah mommy Laras menghentikan langkahnya biarkan Alviana bersama Amel kalian berdua keluarlah." perintah mommy Laras


" Baik mom." ucap Arlan dan Harlan bersamaan.


" Mari kak Alviana." pamit Harlan


Sedangkan Arlan karena masih kesal berjalan tanpa pamitan dengan istrinya.


( " Aku kecewa padamu mas." ucap Alviana dalam hati ).


Alviana menangis dan mengusap wajahnya yang tidak berhenti keluar. Tidak berapa lama dokter Amel datang dan duduk di samping Alviana.


" Ada apa Al?" tanya dokter Amel lembut sambil menghapus air mata yang tidak berhenti keluar dengan menggunakan tissue.


Alviana menceritakan semuanya sambil terisak, dokter Amel hanya bisa memeluk Alviana agar mengurangi kesedihannya.


" Al, tadi mommy hanya bilang katanya kasih tahu sama Alviana jangan cerita ke daddy ataupun ke dua kakakmu cukup mommy, aku dan kamu." ucap dokter Amel


" Memang kenapa kak?" tanya Alviana.


" Pasti daddy dan ke dua kakakmu akan marah sama Arlan, kamu masih mencintai Arlankan?" tanya dokter Amel


" Masih kak, memang kenapa?" tanya Alviana bingung


" Kalau kamu memang masih mencintainya jadi tolong jangan katakan ke mereka mommy takutnya nanti kalian dipisahkan." ucap dokter Amel


Alviana hanya mengangguk tanda mengerti.


Mereka berduapun mengobrol, dokter Amel berusaha mrnghibur agar Alviana tidak bersedih lagi.


xxxxx


Mommy Laras membuka laptop milik suaminya dan mulai mengerjakan 10 dokumen penting dan hanya memakan waktu 5 menit pekerjaan membuat dokumen selesai dikerjakan dan juga

__ADS_1


dokumen penting tentang kerja sama dengan perusahaan PT ALEXA CORP. semua sudah di print.


Mommy Laras kemudian keluar sambil membawa 10 dokumen di dalam tas yang agak panjang untuk menyimpan dokumen tersebut.


Mommy Laras masuk ke dalam parkir dan menaiki motor sport dan keluar dari mansion.


xxxxx


Mommy Laras memasuki sebanyak 10 perusahaan yang menandatangani kontrak kerja sama dengan Arlan. Karena Mommy Laras mengenal hampir semua pemilik perusahaan mengingat suaminya sering mengajaknya ke pertemuan bisnis dan juga pesta perusahaan karena itu bagi mommy Laras hal itu baginya sangat mudah meminta tanda tangan mereka.


Mommy Laras sangat pintar berbicara sehingga merekapun mau menandatangani dokumen tersebut tanpa perlu bersusah payah.


Setelah selesai mommy Laras kembali lagi ke mansion untuk menyerahkan semua dokumen ke Arlan.


xxxx


Mommy Laras menanyakan ke kepala pelayan dimana Arlan berada setelah mengetahuinya mommy Laras menemuinya.


" Arlan ikut mommy ke kamar kalian." pinta mommy Laras


" Baik mom." ucap Arlan


Mommy Laras berjalan ke arah depan dengan diikuti oleh Arlan.


ceklek


" Arlan ini semua dokumen yang tadi di rusak oleh ke 6 anak kembar kalian." ucap mommy Laras dengan nada agak dingin sambil memberikan 10 dokumen tersebut.


Arlan menerima 10 dokumen itu sambil mengeceknya. Arlan belum menyadari perubahan wajah mommy Laras yang berubah menjadi dingin.


" Dan ini dokumen penting tentang kerja sama dengan perusahaan PT ALEXA CORP." ucap mommy Laras sambil memberikan ke Arlan dan Arlan pun menerimanya.


Arlan membulatkan matanya dengan sempurna seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya karena melihat 10 dokumen tersebut.


" Mommy ini bagaimana mungkin?" tanya Arlan tidak percaya


" Mommy sudah melakukannya sesuai keinginanmu jadi mommy boleh meminta sesuatu permintaan denganmu." ucap mommy Laras


" Iya Mommy sesuai kata Arlan apapun Arlan akan kabulkan." ucap Arlan


" Baiklah. Mommy hanya meminta tinggalkan Alviana dan ke 6 anakmu." ucap mommy tegas

__ADS_1


" Apa?" teriak Arlan dan Alviana serentak


" Arlan kamu sudah janji bukan apapun permintaan mommy akan kamu lakukan." ucap mommy Laras


" Tapi kenapa harus memisahkan Arlan dengan istri dan ke 6 anakku?" tanya Arln sendu


" Waktu dirimu sangat marah karena dokumennya rusak kamu menatap tajam ke 6 anakmu dan tidak memperdulikan tangisan ke 6 anakmu dan juga tidak melihat betapa lukanya Alviana padahal kita semua tahu kalau Alviana baru saja sadar dari komanya." ucap mommy Laras


" Mommy ingin Arlan berpisah dengan Alviana?" tanya Arlan lirih


" Apakah kamu mau berpisah dengan anakku?" tanya mommy Laras menjawab dengan pertanyaan lainnya.


" Arlan tidak bersedia jika harua berpisah dengan Alviana." ucap Arlan tanpa sadar Arlan mengeluarkan air mata.


" Mommy tidak akan meminta kalian untuk berpisah hanya mommy ingin kamu instropeksi diri mana yang lebih penting keluarga atau harta yang berlimpah ruah. Mommy akan beri waktu 1 bulan setelah itu kamu bisa menemui mommy." ucap mommy Laras.


" Daddy, Alvonso dan Alvian sedang berada di kantor dan dua jam lagi akan datang jadi mommy mohon pergilah sebelum mereka datang. Masalah Alviana dan ke 6 anakmu akan mommy urus kamu jangan kuatir." ucap mommy Laras sambil berjalan meninggalkan Arlan dan Alviana berdua.


" Al, maafkan aku, aku tidak bisa jauh darimu dan juga ke 6 anak kita." ucap Arlan sambil menangis dan menggenggam tangan Alviana.


" Aku juga tidak bisa jauh darimu tapi benar kata mommy, Alviana ingin mas Arlan instropeksi mana yang lebih penting kami atau harta yang berlimpah ruah." ucap Alviana menangis sambil menggenggam tangan Alviana.


" Pergilah mas Arlan, jaga kesehatan mas Arlan" ucap Alviana sambil melepaskan genggaman Arlan dan memalingkan wajahnya karena tidak sanggup menatap wajah suaminya.


Arlan menatap Alviana yang sudah memalingkan wajahnya membuat hatinya tertusuk ribuan jarum. Arlan berjalan dengan langkah gontai dan meninggalkan Alviana yang menangis terisak.


Alviana ingin mencegah suaminya tapi di sisi lainnya Alviana sangat kecewa ketika Arlan membiarkan ke 6 anaknya menangis.


ceklek


Mommy Laras masuk ke dalam kamar Alviana dan menatap sendu anaknya.


" Sayang maafkan mommy melakukan ini semua. Mommy ingin agar Arlan bersikap dewasa dalam menghadapi ke 6 anaknya." ucap mommy Laras


Alviana hanya mendengarkan perkataan mommy Laras tanpa menjawab.


" Kamu tahu sayang, kejadian itu pernah terjadi oleh ke tiga adikmu dan daddy hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar tanpa marah dan tanpa menatap tajam. Waktu itu mommy sempat memarahi ke tiga adikmu tapi daddy bilang keluarga lebih penting dari harta yang berlimpah ruah. Daddy membelai ke tiga adikmu yang menangis. Daddy mengatakan dengan nada lembut jangan lakukan itu lagi." ucap mommy Laras


" Sejak itu mommy menjadi sadar kalau memang harta paling berharga adalah keluarga. Semoga dengan kejadian ini Arlan menyadari kesalahannya." ucap mommy Laras


" Sekarang kamu lebih fokus agar besok tenagamu fit dan bisa melakukan terapi agar kamu bisa berjalan dengan normal" sambung mommy Laras

__ADS_1


" Baik mom." jawab Alviana singkat.


" Masalah daddy dan ke dua kakakmu biar mommy yang alan mengatakannya.


__ADS_2