
" Benar kata Kennath, gara - gara kamu anak kami jadi korban." ucap Ronald dengan nada tinggi
" Iya... iya aku salah aku minta maaf. Sekarang kalian maunya apa?" ucap Alvonso dengan nada mulai kesal.
" Kami akan membawa putri kami pulang, yang pasti kami sangat kecewa dengan kalian." ucap dokter Kennath sambil menarik putrinya Kelly
" Kami juga akan membawa putri kami, kami sangat kecewa dengan kalian. Liani ayo kita pulang." ucap Ronald
" Paman Kennath dan paman Ronald saya mohon maaf saya akan bertanggung jawab menikah dengan Kelly." ucap Alvonso
" Iya paman Kennath dan paman Ronald, Harlan akan bertanggung jawab menikahi Liani." ucap Harlan
" Tidak akan." ucap Ronald dan dokter Kennath
brug
brug
Alvonso dan Harlan langsung menjatuhkan diri dan berlutut di depan mereka.
" Paman Kennath dan mama Maria, Alvonso sangat mencintai Kelly tapi sungguh Alvonso melakukan itu karena ada seseorang yang memberikan obat perang***g pada kami berempat karena itulah kami melakukan itu." ucap Alvonso menjelaskan.
" Paman Ronald dan tante Clarisa, Harlan dan Liani sebenarnya sudah menjadi pasangan kekasih. Harlan sangat mencintai Liani dan Harlan akan bertanggung jawab. Apa yang dikatakan kak Alvonso itu benar adanya kami terpaksa melakukan itu karena tidak bisa menahan hasrat kami karena pengaruh obat per******g." ucap Harlan
" Kalian kan bisa berendam di air dingin kenapa tidak kalian lakukan?" tanya Maria
" Sebenarnya kami ingin melakukan itu tapi dalam perjalanan menuju kamar hotel kami berempat di serang 4 pria. Kami berempat menyerang mereka lumayan lama sambil menahan hasrat kami, setelah kami berhasil mengalahkan mereka, Harlan menghubungi anak buah Harlan untuk membawa mereka ke markas. Lalu kami berjalan cepat menuju kamar untuk berendam tapi karena efeknya terlalu keras kami terpaksa melakukan itu." ucap Harlan menjelaskan.
" Terpaksa apa merasakan keenakan?" tanya dokter Kennath dengan menatap tajam ke arah Harlan dan Alvonso
Ronald, Clarisa dan Maria juga ikut menatap ke arah Alvonso dan Harlan.
glek
glek
Alvonso dan Harlan hanya menelan saliva dengan kasar.
" Alvonso, Harlan ayo berdiri." perintah daddy Alvonso menarik ke dua tangan Alvonso dan Harlan
" Tidak daddy Alvonso akan tetap berlutut." ucap Alvonso
" Benar daddy, Harlan juga akan berlutut. " ucap Harlan.
__ADS_1
" Daddy bilang berdiri!!!" bentak daddy Alvonso
" Baik dad." ucap mereka serempak
Alvonso dan Harlan terpaksa berdiri karena mendengar bentakkan daddy Alvonso. Alvonso sangat terkejut karena baru kali ini daddy Alvonso membentak dirinya.
" Apakah hari ini tanpa obat perang***g Harlan dan Kelly melakukan lagi seperti semalam?" tanya Ronald sambil menatap tajam ke arah Alvonso dan Harlan.
" Apakah setelah obatnya hilang dan besoknya Alvonso melakukan lagi bersama putriku?" tanya dokter Kennath sambil menatap tajam ke arah Alvonso dan Harlan.
" Benar begitu Alvonso dan Harlan?" sambung Ronald menanyakan ke dua ponakannya.
hening
hening
hening
" Diamnya kalian berarti memang benar. Ayo Kelly kita pulang dan mulai sekarang Kelly berhenti menjadi sekretaris." perintah dokter Kennath
" Ayo Liani kamu juga ikut kami pulang dan mulai hari ini Liani bukan sekretarismu lagi. printah Ronald tegas.
" Dan untuk kamu Alvonso dan Laras kami memutuskan persahabatan." ucap dokter Kennath dan dokter Maria
" Lihatlah perbedaan umur Alvonso dengan Kelly sangat jauh." ucap dokter Kennath sambil menatap tajam ke arah Alvonso sedangkan Alvonso menundukkan kepalanya.
" Selisih 10 tahun, tidak terlalu jauh." bantah daddy Alvonso
" Pokoknya kami tidak setuju dan hubungan persahabatan kita selama ini putus." ucap dokter Kennath sambil tangan kanannya menarik Kelly dan tangan kirinya menarik istrinya dokter Maria.
" Maria kitakan sudah lama bersahabat tolong kasih ke pengertian ke suamimu, anakku sudah bersedia untuk menikah." ucap mommy Laras sambil menangis
" Maaf La, aku lebih menuruti suamiku karena kamu tahu sendiri sifat suamiku yang tidak bisa mengubah keputusannya.
" Papa, bagaimana dengan pakaianku pa?" tanya Kelly
" Tidak perlu pakaianmu di rumah masih banyak kalau kurang beli lagi. Kita pulang sekarang." ucap dokter Kennath sambil menarik tangan putrinya Kelly.
Alvonso berdiri untuk menarik tangan Kelly tapi ditahan oleh daddy Alvonso.
" Sudahlah Al, paman Kennath tidak menyetujui hubungan kalian lebih baik kita pulang saja." ucap daddy Alvonso
Alvonso menangis melihat Kelly di bawa oleh ke dua orang tuanya. Dirinya menyesal kenapa tidak bisa menahan hasratnya.
__ADS_1
" Paman Ronald dan tante Clarisa, aku akan bertanggung jawab apalagi kami sudah resmi menjadi pasangan kekasih." ucap Harlan sendu
" Memangnya kami setuju kalau kalian menikah? sampai kapanpun kami tidak setuju. Ayo Liani kita pulang." perinta Ronald tegas
" Tapi ayah, mas Harlan?" tanya Liani sambil terisak
" Kamu pilih Harlan atau orang tuamu?" bentak Ronald
" Aku tidak bisa memilih karena Liani sangat sayang ayah, ibu dan mas Harlan." isak Liani
" Kamu pilih kalau tidak jangan pernah menganggap kami orang tuamu." bentak Ronald
" Liani ikutlah orangtuamu dan jangan membantah, kalau nanti suasananya sudah mulai tenang mas akan ke rumahmu." pinta Harlan
" Ayah, bagaimana dengan pakaianku?" tanya Liani
" Tidak perlu di ambil karena kita bisa beli lagi dan untuk kamu Alvonso dan Laras hubungan persahabatan kita putus." ucap Ronald
" Tapi.." ucapan mommy Laras terpotong oleh Ronald
" Tidak ada tapi - tapian yang jelas kami sangat kecewa dengan kalian." ucap Ronald tegas sambil menarik tangan Clarisa dan Liani.
" Clarisa tolong katakan pada suamimu." pinta Laras
" Maaf La, aku tidak bisa apapun keputusan suamiku aku menerimanya." ucap Clarisa sambil menangis dan mengikuti langkah suaminya begitu juga dengan Liani.
Mereka bertiga meninggalkan daddy Alvonso, mommy Laras, Alvonso dan Harlan.
bruk
btuk
Alvonso dan Harlan duduk berlutut sambik terisak.
" Mommy dan daddy maafkan Alvonso yang tidak bisa menahan hasrat." ucao Alvonso
" Mommy dan daddy maafkan Harlan gara - gara Harlan persahabatan mommy dan daddy jadi putus. Harlan sangat mencintai Liani dan Harlan mau bertanggung jawab tapi kenapa paman Ronald dan tante Clarisa tidak menyetujui Harlan? apa karena Harlan duda?" tanya Harlan sendu
Mommy Laras menarik tangan Alvonso sedangkan daddy Alvonso menarik tangan Harlan dan memeluknya.
" Sudahlah saat ini mereka sangat kecewa dengan kalian. Mommy dan daddy akan mencoba berbicara kembali dengan mereka tapi tunggu sampai tenang dulu. Sekarang kalian rapihkan pakaian kalian dan juga tolong rapihkan pakaian Kelly dan Liani." perintah momny Laras.
" Baik mom." jawab Alvonso dan Harlan serempak
__ADS_1
Harlan dan Alvonso merapihkan pakaian Kelly dan Liani setelah beres mereka keluar dan pindah di kamar sebelah. Harlan dan Alvonso membereskan pakaian mereka setelah itu turun ke bawah menyerahkan kartu akses milik hotel. Merekapun keluar dari hotel tersebut.