Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Penyerangan


__ADS_3

Alvonso dan Alvian hanya menggelengkan kepala mendengar perkataan adiknya.


" Alviana apakah kamu mencintainya?" tanya salah satu temannya.


" Aku sangat mencintainya dan tahun depan kita berencana akan menikah." ucap Alviana tersenyum bahagia sambil memikirkan Arlan kekasih yang sangat di cintainya.


" Jangan lupa undang - undang kita ya?" ucap teman yang satunya lagi.


" Beres, aku tidak akan lupa mengundang kalian, nanti kalian harus datang ya di acara pernikahanku." ucap Alviana.


" Pasti kami akan datang jika kami di undang." jawab teman yang di sebelahnya.


" Ok. Sip." jawab Alviana tersenyum


Dokter Aldrian mendengar perkataan Alviana membuat hatinya sangat sakit dan ingin merebut Alviana dari laki - laki yang dicintai oleh Alviana.


Setelah pembicaraan Alviana tidak ada lagi pembicaraan semua diam menikmati pemandangan jalan yang kanan dan kirinya di penuhi pohon - pohon rimbun.


Setengah jam kemudian mobil yang dikendarai Alvian berhenti di sebuah club yang dikatakan oleh panitia. Alvian memarkirkan mobil setelah memarkirkan mobil semua penumpang di dalam mobil keluar dari mobil.


Berenam memasuki tempat club yang lumayan sudah ramai karena teman - teman mereka sudah datang terlebih dahulu.


Mereka berenam duduk di sofa dan seorang pelayan menghidangkan minuman dan cemilan di meja mereka.


Mereka berbincang sambil meminum dan memakan cemilan. Karena Alviana sangat haus membuat Alviana meminum hingga habis. Alviana memanggil pelayan untuk mengisi gelas yang sudah kosong.


Alviana meminum kembali hingga air di dalam gelas habis. Tubuh Alviana perlahan mulai terasa panas, Alviana tahu kalau dirinya ada yang menjebaknya dengan memberinya obat perangsang. Alviana mendekati bibirnya ke telinga Alvonso yang kebetulan berada di sampingnya.


" Kak Alvonso, tolong Alviana ada seseorang yang menjebak Alviana dengan obat peransang." bisik Alviana sambil menggigit bibirnya menahan hasratnya yang mulai menaik.


Alvonso terkejut mendengar perkataan adiknya dan tanpa berpikir panjang langsung menggendong Alviana membuat semua orang yang berada di club terkejut termasuk Alvian tapi Alvonso tidak memperdulikannya.


" Alvian ayo cepat pergi dan kendarai mobil cepat!!!." teriak Alvonso sambil berlari meninggalkan club.


Tanpa berpikir panjang Alvian langsung berlari mengejar kakaknya diikuti oleh dokter Aldrian dan ke dua teman Alviana yang tadi bersamanya di dalam mobil.


Alvian berhasil mendahului Alvonso kakaknya dan langsung membuka pintu mobilnya untuk kakaknya, Alvonso langsung masuk ke dalam mobil dan memegang ke dua tangan Alviana yang ingin melepaskan dresnya.


" Kakak, tolong aku." rintih Alviana


" Tahan ya dik." pinta Alvonso berusaha menahan kedua tangan Alviana agar tidak melepaskan dresnya.


Semua sudah masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


" Alvian cepat kita langsung ke hotel!!!" teriak Alvonso frutrasi


" Iya kak, ada apa sebenarnya kak?" tanya Alvian sambil melajukan mobilnya dengan cepat.


" Ada seseorang yang memberi minuman perangsang dan diminum oleh Alviana, karena itu cepat." teriak Alvonso dalam kondisi panik


" Apa??? bre**sek siapa orang yang berani yang kurang ajar itu? awas saja kalau ketahuan siapa pelakunya akan ku hajar orang itu." ucap Alvian geram sambil menggenggam erat stir mobilnya.


Alvian mengendarai mobil dengan sangat kencang.


cittt


Alvian menghentikan mobilnya dengan mengerem mendadak membuat di dalam mobil terbentur di depan.


" Alvian kenapa berhenti mendadak? jalan cepat!!!" bentak Alvonso


" Breng**k siapa yang menghalangi mobil kita ?" ucap Alvian geram dan tidak memperdulikan perkataan kakaknya yang membentak dirinya.


Alvonso dan semua di dalam mobil menatap banyak mobil menghalangi mereka.


" Alvian mundur ke belakang!!" teriak Alvonso


" Tidak bisa kak di belakang ada juga mobil berhenti, kita di kepung kak." ucap Alvian geram


Alvian, Alvonso dan dokter Aldrian turun dari mobil untuk melawan mereka. Kini tinggal Alviana dan kedua temannya yang sangat panik melihat banyak orang yang mengeroyok Alvonso, Alvian dan dokter Aldrian.


Sebuah mobil menghentikan mobilnya dan turunlah 4 orang berpakaian serba hitam mereka membantu Alvonso, Alvian dan dokter Aldrian.


Alviana yang melihat banyak orang yang menyerang ke dua kakaknya langsung menghubungi kekasihnya Arlan. Deringan pertama langsung di angkat oleh Arlan.


📱 " Sayang tolong aku ahh." ucap Alviana mendesah menahan hasratnya


📱 " Kamu kenapa sayang?" tanya Arlan panik karena mendengar kekasihnya mendesah


📱 " Ada seseorang yang memberiku obat peransang dan ke dua kakakku sedang di serang ahh.. aku ada di dalam mobil" desah Alviana sambil menceritakan apa yang terjadi.


📱 " Baik, mas akan segera ke sana kamu tahan jangan keluar dari mobil." perintah Arlan


tut tut tut


Arlan langsung mematikan ponselnya dan meminta Harlan untuk mengendarai mobil dengan sangat kencang.


Arlan yang memasang gps di gelang Alviana yang waktu itu diberikannya membuka ponselnya untuk mengetahui posisi Alviana berada.

__ADS_1


xxxx


Selesai menelephone kekasihnya Alviana mengingat kalau paman Kennath adalah ketua mafia dan mempunyai anak buah di berbagai kota Alviana segera menghubungi paman Kennath.


Deringan pertama dokter Kennath terkejut karena tidak biasanya ponakan kesayangannya menghubungi dirinya. Deringan ke dua dokter Kennath mengangkatnya.


📱" Paman Kennath, tolong aku?" pinta Alviana sambil menggigit bibirnya menahan hasrat yang memuncak.


📱 " Ada apa Alviana?" tanya paman Kennath mulai panik


📱 " Paman tolong aku, ada orang yang sengaja menaruh obat perangsang dan ke dua kakakku Alvonso dan Alvian sedang bertarung." ucap Alviana sambil menggigit bibirnya hingga berdarah.


tut tut tut


Paman Kennath mematikan ponselnya secara sepihak karena kebetulan dia berada di rumah sahabatnya Alvonso. Mereka semua berkumpul di ruang keluarga milik Alvonso.


" Ada apa dengan anakku Ken?" tanya daddy Alvonso kuatir karena mendengar dokter Kennath menyebut nama Alviana.


" Alviana di beri obat peransang dan Alvonso serta Alvia di serang. Laras coba kamu cek posisi mereka!!" perintah Kennath yang juga berada di ruang keluarga.


Laras segera berlari ke ruangan kerja milik suaminya untuk mengambil laptopnya. Kemudian membawanya ke ruang keluarga.


Laras mengutak atik laptopnya setelah mengetahui posisi ke tiga anaknya. Dokter Kennath menghubungi anak buah mafianya yang berada di kota xx untuk ke tempat Alvonso, Alvian dan Alviana berada.


Mereka semua berangkat ke kota xx sambil membawa anak - anak mereka dengan menggunakan pesawat pribadi milik dokter Kennath.


xxxxx


Selesai menghubungi paman Kennath, Alviana yang melihat ke dua kakaknya terdesak begitu juga dokter Aldrian dan 4 orang yang tidak dikenalnya sama - sama terdesak membuat Alviana terpaksa keluar untuk membantu mereka.


bugh


bugh


Alviana menyerang dan menghindar sambil menahan hasratnya karena memikirkan keadaan ke dua kakaknya yang sudah mulai babak belur dan bibir ke dua kakaknya terluka dan berdarah tapi berusaha melawan mereka.


xxxxx


Terima kasih atas komentarnya dan jangan lupa like, vote dan tip nya yaaa biar author tetap semangat menulis, terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘


Salam Author,


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxx


__ADS_2