
" Itu yang terjadi Max" ucap mommy Laras melepaskan pelukkan Max dan menghapus air mata Max dengan ke dua ibu jarinya
" Mommy, Max bahagia bisa melihat mommy lagi. Max minta sama mommy jangan ninggalin Max." ucap Max lirih
" Iya Max, Max juga harus janji sama mommy untuk menghilangkan jiwa psychophatmu." pinta mommy Laras.
" Max akan coba Mom." ucap Max
" Terima kasih sayang, sekarang mana Arlan?" tanya mommy Laras
" Ada di ruangan mom." ucap Max
Mommy Laras hanya menganggukkan kepalanya.
" Kenapa gara - gara Max, mom? memang apa yang dibisikkan Max?" tanya daddy Alvonso ulang.
" Mommy mendengar Max membisikkan sesuatu katanya : Mommy pernah bilang ke Max untuk berjanji menghilangkan jiwa psychophat Max dan Max selalu berusaha untuk menghilangkannya tapi ternyata mommy pergi dan tega meninggalkan Max sendiri karena itu terpaksa jiwa psychophat Max muncul untuk menyiksa orang yang telah menabrak mommy dan kak Harlan." itu yang dibisikkan Max sama mommy." ucap mommy Laras
" Kenapa daddy menangis kamu tidak bangun?" ucap daddy Alvonso kesal
" Mommy sudah bangun dan memegang daddy tapi tangan mommy tidak bisa menyentuh daddy. Sudahlah lupakan yang penting kita kumpul lagi." ucap mommy Laras.
" Betul itu mom, ayo kita susul kak Arlan." ucap Max
" Ayo." jawab mommy Laras
Merekapun bertiga berjalan menuju ke ruangan Arlan. Tangan Mommy Laras diarahkan ke gagang pintu tapi di tahan oleh daddy Alvonso.
" Kenapa dad?" tanya mommy Laras bingung
Daddy Alvonso membisikkan sesuatu ke mommy Laras begitu juga dengan Max. Mommy Laras dan Max hanya menggelengkan kepala karena sikap daddy Alvonso yang super jahil.
Max membuka perlahan pintu kamar Arlan. Tampak Arlan sedang tertidur dan mereka bertiga masuk ke dalam kamar Arlan sambil menahan ketawa kemudian mereka bertiga bersembunyi.
" Arlan." panggil Mommy Laras lirih
hening
hening
Daddy Alvonso yang kesal Arlan masih tertidur pulas membuat dirinya mencari sesuatu yang bisa membangunkan Arlan. Tampak sengaja daddy Alvonso melihat gelas yang masih berisi air tinggal setengas gelas. Daddy Alvonso mengambilnya kemudian menyiramnya setelah itu langsung tersembunyi.
Arlan yang sedang tertidur pulas membuatnya langsung terbangun dan mengusap wajahnya secara kasar sambil menahan kesal.
" Siapa sih yang iseng, ganggu orang tidur saja." omel Arlan
" Arlan kamu marah sama siapa?" tanya mommy Laras lirih
" Mommy." panggil Arlan dengan bulu kuduk merinding
" Iya Arlan, ada apa memanggil mommy?" tanya mommy Laras
" Mommy sudah meninggal kenapa mommy nakutin Arlan? Maafkan Arlan mommy kalau Arlan sering bikin mommy kesal tapi Arlan janji untuk menahan diri untuk tidak marah - marah dan rukun dengan kak Alvonso dan kak Alvian." ucap Arlan dengan nada ketakutan
" Hahahaha..." mereka bertiga keluar dari persembunyian sambil tertawa dan melihat Arlan yang berbaring sambil menutupi tubuhnya dengan selimut dengan badan yang bergetar ketakutan.
__ADS_1
" Mommy, daddy dan Max apakah aku bermimpi." ucap Arlan dengan nada ketakutan.
Daddy Alvonso mendekati Arlan kemudian duduk di sisi ranjang kemudian mencubit pingang Arlan.
" Auch sakit." ucap Arlan sambil mengusap pinggangnya akibat di cubit oleh daddy Alvonso.
" Itu berarti kamu tidak mimpi." ucap daddy Alvonso
" Kalau tidak mimpi lalu mommy?" tanya Arlan penasaran.
" Mommy masih hidup kata orang jaman dulu itu namanya mati suri." ucap daddy Alvonso.
" Benarkah? mommy maafkan Arlan mommy." ucap Arlan bangun dari ranjang dan langsung turun dari ranjang dan berjalan cepat tanpa melihat ada selimut miliknya yang terjatuh di lantai membuat Arlan terpeleset dan kepalanya terkena kepala daddy Alvonso.
duak
Akhhh
akhhh
" Arlan." teriak daddy mengusap kepalanya yang agak benjol
" Daddy." teriak Arlan tidak mau kalah sambil mengusap kepalanya yang benjol
" Hahahaha..." tawa Mommy Laras dan Max pecah melihat daddy Alvonso dan Max kepalanya saling beradu.
Daddy Alvonso dan Arlan saling membuang muka menahan kesal.
" Daddy dan Mommy, Max ada berita penting." ucap Max
" Orang yang menabrak mommy dan kak Harlan adalah Anto." ucap Max
" Kenapa Anto menabrak mommy dan Harlan?" tanya daddy Alvonso
" Kata Anto dia orang bayaran, Anto menabrak momny atas perintah dari Oskar karena momny mempunyai hutang sebanyak Rp. 400.000.000 dan tidak membayar karena itulah mommy di tabrak." ucap Max
" Kamu pinjam uang buat apa sayang?" tanya daddy Alvonso menatap ke arah istrinya.
" Bukan mommy yang pinjam dad tapi ibunya kak Harlan yang meminjam. Ibunya kak Harlan mengaku nama mommy dan saudara yang dihubungi kak Alviana karena tidak membayar dan tak ada kabar maka mommy ditabrak." ucap Max
" Kurang ajar, daddy akan memberi perhituangan dengan ibunya Harlan." ucap daddy Alvonso dengan penuh amarah
" Sayang, mas serius memberi pelajaran ibunya Harlan?" tanya mommy Laras
" Yakinlah sayang." ucap daddy Alvonso
" Sayang bagaimana mau memberi pelajaran kan orangnya sudah meninggal." ucap mommy Laras sambil tersenyum.
Daddy Alvonso hanya menepuk dahinya.
" Maaf daddy lupa." ucap daddy Alvonso
Mereka tersenyum melihat tingkah daddy Alvonso.
" Terus kalau Ramon gimana?" tanya mommy Laras
__ADS_1
" Kata Anto dia mendapatkan tugas dari tuan Ramon untuk mencelakai kak Harlan karena tuan Ramon sangat mencintai kak Imel istrinya kak Harlan karena itulah tuan Ramon meminta seseorang yang bernama Anto untuk menabrak kak Harlan agar tuan Ramon bisa menikah dengannya." ucap Max menjelaskan
" Apa??" tanya mommy Laras dan daddy Alvonso terkejut
" Apakah mereka pacaran?" sambung daddy Alvonso penasaran.
" Kata Anto yang menabrak kak Harlan bukan saja berpacaran mereka juga melakukan hubungan suami istri dan tuan Ramon orang yang pertama melakukannya karena kak Harlan tidak pernah menyentuh istrinya nona Imel." ucap Max jujur
" Cuman Max tidak mengerti perkataan Anto hubungan suami istri itu seperti apa? karena setahu Max hanya tidur bersama seperti daddy dan mommy lakukan." ucap Max polos sambil berfikir sambil tangannya memegang dagunya.
" Suatu saat kamu akan mengerti Max." ucap daddy Alvonso sambil menepuk bahu Max.
" Ya sudahlah Max tunggu di luar saja biar kak Arlan yang melanjutkannya karena Anto cerita ada kak Arlan juga." ucap Max meninggalkan mereka bertiga.
Kini tinggallah mereka bertiga di kamar Arlan.
" Terus apalagi yang dikatakan Anto?" tanya daddy Alvonso
" Kata Anto secara tidak sengaja mendengar tuan Ramon berbicara dengan Imel setelah itu mereka melakukan hubungan suami istri." ucap Arlan
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
__ADS_1
xxxxxx