Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Terungkapnya Masa Lalu Ibunya Harlan 2


__ADS_3

" Mommy tidak menyangka ibunya Harlan seperti itu." ucap mommy Laras


" Iya mom. Alviana juga tidak menyangka sama sekali. Mommy maafkan Alviana ya?" ucap Alviana sampai tidak terasa air matanya keluar


Mommy Laras mengusap air mata Alviana dengan lembut dengan menggunakan ke dua ibu jarinya.


" Maaf kenapa sayang?" tanya mommy Laras


" Maaf kalau selama ini Alviana sering menyakiti hati mommy dengan kenakalan Alviana. Alviana sangat bersyukur mempunyai mommy yang sangat baik dengan Alviana." ucap Alviana sendu


" Mommy tidak merasa tersakiti malah mommy dan daddy sangat bahagia mempunyai anak - anak yang penurut dan tidak pembangkang. Selama kalian sekolah kalian tidak pernah membuat masalah malah kalian selalu memberikan banyak pretasi dan mendapatkan banyak piala sampai daddy membuat ruangan khusus buat tempat piala kalian." ucap mommy Laras sambil mengenang masa lalu.


" Mommy dan daddy memang yang terbaik." ucap Alviana bangga sambil memeluk mommy Laras


" Terima kasih sayang." ucap Mommy Laras membalas pelukan Alviana


Tidak berapa lama ponsel milik Alviana berdering sekali tanda pesan masuk. Alviana mengambil ponselnya di tas dan membuka isi pesan tersebut.


✉️ 08xx 1234 5689 : Mommymu tidak bisa membayar hutang dan dihubungi beberapa kali tidak bisa karena itu kami minta bayar hutang sebesar Rp. 500,000,000 kalau tidak nyawa anda dalam bahaya. Kami sudah mengirim pesan anda dan ini pesan yang ke tiga. Jika pesan ini diabaikan lagi jangan salahkan kami jika hari ini anda akan mati.


Alviana hanya menghela nafas panjang kemudian menaruh ponselnya di atas meja.


" Ada apa Al?" tanya mommy Laras menatap wajah putrinya


" Orang iseng mom, ini sudah pesan ke tiga kalinya." ucap Alviana


" Tahu darimana dia orang iseng?" tanya mommy Laras


Alviana menunjukkan pesan ke mommy Laras dan mommy Laras menerima ponsel milik Alviana dan membacanya. Matanya membulat sempurna melihat isi pesan tersebut.


" Apakah mommy ada hutang? tapi tidak mungkin bukan. Orang itu pasti salah kirim." ucap Alviana


" Tidak mungkinlah Al. Uang segitu banyaknya buat di pakai apa." ucap mommy Laras


" Karena itulah Alviana abaikan saja pesan itu." ucap Alviana tidak mau ambil pusing.


Mommy Laras berfikir apakah benar orang iseng tapi kenapa sampai kirim pesan tiga kali. Tapi jika benar bukan orang iseng tapi sejak kapan dirinya pinjam duit orang. Kepala mommy Laras mendadak pusing memikirkan pesan tersebut hingga membuat mommy Laras memijat kepalanya.


" Sudahlah mom jangan dipikirkan. Sekarang kita cari tahu siapa yang menabrak ibunya Harlan." ucap Alviana


" Ok." jawab mommy Laras singkat. Mommy Laras akhirnya tidak mau ambil pusing tentang pesan yang berupa ancaman terhadap anaknya.


Alviana mulai mengutak atik laptopnya kembali kemudian merekapun menonton rekaman cctv tersebut.

__ADS_1


Satu jam kemudian mommy Laras dan Alviana sudah mengetahuinya siapa yang menabraknya membuat mereka sangat terkejut.


" Max." ucap mommy Laras dan Alviana tidak percaya


" Mommy tidak percaya kalau Max pelakunya, mommy akan bertanya padanya nanti. Kita lihat kehidupan ibunya Harlan setelah ibunya Harlan dipertemukan dengan Harlan." ucap mommy Laras menjelaskan.


" Baik mom." ucap Alviana


Baru saja akan mengutak atik laptopnya ponsel milik Alviana berbunyi. Alviana mengambil ponselnya di meja. Alviana menatap ponselnya siapa yang menghubungi dirinya. Alviana membulatkan matanya karena yang menghubungi suaminya dan jam sudah menunjukkan sore. Tidak terasa mereka berada di restoran selama 4 jam.


" Hallo sayang." panggil Alviana


" Kamu di mana sayang? sudah 4 jam lebih kamu pergi. Apakah mommy dan dirimu baik - baik saja?" tanya Arlan


" Kami baik - baik saja sayang. Maaf sayang kami lama karena... ada sahabat mommy datang jadi kami agak lama." ucap Alviana menjeda kalimatnya.


" Baiklah. Soalnya perasaan mas kok tidak enak seperti akan terjadi sesuatu denganmu sayang." ucap Arlan dengan nada kuatir.


" Itu mungkin hanya perasaanmu saja." ucap Alviana


" Kuharap begitu. Ya sudah nanti kamu langsung pulang saja sayang, anak - anak pasti kangen nanyain mamanya." ucap Arlan.


" Ok." jawab Alviana singkat


" I Love You Too." jawab Alviana sambil tersenyum


tut tut tut


" Oh so sweet jadi kangen sama daddy." ucap mommy Laras


Alviana hanya tersenyum mendengar ucapan mommynya.


" Mommy pintar membohongi Arla dengan membuat alasan ada dua sahabat mommy datang." ucap Alviana


" Kebetulan ide berbohong itu langsung keluar dari otaknya mommy." ucap mommy Laras


Tidak berapa lama ponsel milik mommy berdering. Mommy Laras membuka tasnya dan mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang menghubunginya. Mommy Laras tersenyum ketika mengetahui suaminya menghubungi dirinya. Mommy Laras menggeser tombol warna hijau.


" Hallo sayang." panggil mommy Laras


" Masih di rumah sakit sayang?" tanya daddy Alvonso


" Mommy dan Alviana lagi di restoran sebrang rumah sakit sebentar lagi mau pulang. Ada apa sayang?" tanya mommy Laras

__ADS_1


" Pantas saja di rumah kamu tidak ada. Pulang cepat yach?" pinta daddy Alvonso


" Kenapa minta jatah yach?" bisik mommy Laras


" Iya, tapi kok perasaan daddy tidak enak ya?" tanya daddy Alvonso


" Mungkin hanya perasaanmu saja. Sayang jika terjadi sesuatu denganku, sayang jangan menikah lagi ya? jaga anak - anak kita." ucap mommy Laras


" Apa maksudmu La? mas tidak suka mendengar ucapanmu." ucap daddy Alvonso


" Sayang semua makhluk hidup pasti akan mengalami kematian. Kita tidak bisa menolaknya. Jadi berjanjilah pada mommy untuk selalu setia." ucap mommy Laras


tut tut tut


Daddy Alvonso mematikan secara sepihak karena kesal mendengar ucapan mommy Laras.


" Hallo... hallo..."panggil mommy Laras


Mommy Laras menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu menaruhnya di atas meja.


" Mommy kok bicaranya seperti itu. Daddy kan jadi marah." ucap Alviana sendu


" Sudahlah lupakan apa yang mommy katakan." ucap mommy Laras


" Sekarang kita fokus apa yang dilakukan ibunya Harlan selama ini." ucap mommy Laras


" Baik mom." jawab Alviana


Alviana mulai mengutak atik kembali laptopnya. Alviana meretas cctv milik Harlan dimana ibunya Harlan tinggal dari pertama datang sampai ketemu di mall dan perjanjian dengan Imel.


Mommy Laras dan Alviana saling memandang seakan tidak percaya ibunya Harlan bisa tega melakukan sekejam itu terhadap anak semata wayangnya.


" Alviana kamu simpan semua bukti itu nanti kalau Harlan sadar dan sehat beraktifitas kembali berikan rekaman ccctv itu. Kamu simpan di email saja kalau di usb bisa saja nanti hilang." perintah mommy Laras


" Satu lagi khusus Max jangan kamu simpan biar mommy yang akan menanyakannya secara langsung." ucap mommy Laras


" Baik mom." ucap Alviana singkat.


Alviana mulai menyimpan semua bukti kejahatan ibunya Harlan. Walau ibunya Harlan sudah meninggal tapi setidak - tidaknya Harlan harus tahu sifat ibunya.


" Pantas saja tadi pas ketemu Amel, Amel menangis mungkin ini yang membuat Amel menangis karena suaminya tidak mencintainya." ucap Alviana


" Nanti mommy akan nasehati Harlan. Sudah sore kita pulang." ucap mommy Laras.

__ADS_1


__ADS_2