
Pagi harinya semua orang sudah bangun dan sarapan pagi kini mereka berada di ruang keluarga.
" Mommy, itu anak siapa?" tanya Alvonso
" Anak angkat Harlan." ucap mommy Laras
" Lucu sekali mom." ucap Alvonso
" Karena itulah segera kamu menikah, ke dua adikmu saja sudah menikah dan Alviana sudah mempunyai anak sebentar lagi Alvian, mommy tidak sabar menunggumu menikah dan mempunyai cucu dan menggendong anakmu Al?" ucap mommy Laras
" Alvonso belum menemukan yang cocok mom." ucap Alvonso
" Jangan lama - lama Al, daddy juga tidak sabar menggendong cucu." ucap daddy Alvonso
" Kan sudah ada cucu dari Alviana dan Alvian dad." ucap Alvonso
" Tapi daddy juga ingin cucu darimu Al, cepatlah menikah." ucap daddy Alvonso
" Tunggulah dad, Alvonso tidak ingin terburu - buru, oh ya mom dan dad hari ini Alvonso berangkat lebih pagi karena mau mengetest beberapa calon sekretaris." ucap Alvonso
" Sekretaris yang lama sudah keluar Al?" tanya daddy Alvonso
" Sudah dad, karena ikut suaminya yang dipindahkan keluar kota." ucap Alvonso.
" Daddy dan mommy, Alvonso berangkat dulu ya?" pamit Alvonso
" Ok hati - hati." ucap mommy Laras
Alvonso berangkat ke kantor sedangkan Harlan sudah berangkat lebih pagi karena ingin menjemput kekasihnya terlebih dahulu.
Kini Alvonso sudah sampai di kantor dan sedang duduk di kursi kebesarannya.
tok
tok
tok
" Masuk." ucap Alvonso
ceklek
Kepala hrd membuka pintu kemudian berjalan ke arah Alvonso dan memberikan beberapa dokumen.
" Maaf tuan, ini ada 5 orang calon sekretaris mereka sudah menunggu di luar untuk di test." ucap kepala hrd.
" Silahkan panggil satu persatu." perintah Alvonso
" Baik tuan." ucap kepala hrd.
Kepala hrd itupun memanggil satu persatu untuk di test. Sekitar setengah jam mereka di test. Hingga panggilan terakhir masuk ke dalam ruangan Alvonso
" Mas Alvonso." panggil gadis cantik itu
Alvonso menundukkan kepalanya membaca biodata masing - masing pelamar mendengar suara yang sangat familiar membuatnya langsung mengangkat kepalanya.
" Kelly." panggil Alvonso tidak percaya
Kelly adalah anaknya dokter Kennath dan dokter Maria
__ADS_1
"Iya mas saya Kelly." ucap Kelly
" Apa kabar, kemana saja selama setengah tahun ini?" tanya Alvonso
" Kabar baik, selama ini aku kerjasama dengan temanku di luar negri karena jenuh aku pulang ke sini." ucap Kelly
" Kalau kerja di sini nanti lama - lama bosan keluar donk?" tanya Alvonso
" Tergantung kalau mas Alvonso galak mungkin saja aku keluar." ucap Kelly sambil tersenyum.
deg
deg
Jantung Alvonso berdetak melihat senyuman Kelly tapi perasaan itu segera ditepisnya.
" Kamu tidak pernah berubah Kel." ucap Alvonso
Kelly hanya membalas dengan senyuman sedangkan Alvonso berusaha menetralkan jantungnya yang berdetak kencang.
" Sekarang ini tugasnya kalau kamu bisa mengerjakan dengan cepat dalam waktu 25 menit berarti kamu lulus dan laptopnya ada di meja itu" ucap Alvonso sambil memberikan dokumen kemudian menunjuk ke arah meja dekat sofa
" Ok." jawab Kelly singkat
Kelly berdiri dan mulai mengerjakan dokumen yang diberikan oleh Alvonso. Hanya butuh waktu 20 menit Kelly menyelesaikan pekerjaannya.
Alvonso mengecek pekerjaan Kelly hatinya senang dan puas dengan pekerjaan Liani.
" Selamat ya Kel, kamu di terima." ucap Alvonso
Alvonso berdiri dan mendekati Kelly.
" Terima kasih." ucap Kelly tanpa membalas tangan Alvonso tetapi memeluk Alvonso karena dirinya sangat senang.
Tindakkan Kelly membuat adik kecilnya Alvonso yang selama ini selalu tertidur tiba - tiba menegang membuat Alvonso mendorong pelan tubuh Kelly.
" Maaf mas tidak biasa di peluk." ucap Alvonso yang bertentangan dengan hatinya.
" Maaf mas, Kelly merasa senang karena itulah Kelly memeluk mas." ucap Kelly jujur dan memberikan alasan kenapa dirinya memeluk Alvonso
" Tidak apa - apa." ucap Alvonso
" Kalau begitu silahkan keluar dan jangan lupa besok kamu bekerja." ucap Alvonso dengan nada dingin.
" Mas Alvonso marah padaku? maafkan aku mas." ucap Kelly sendu
" Mas tidak marah padamu, mas lagi banyak kerjaan jadi jangan kamu pikirkan ya?" ucap Alvonso
" Syukurlah kalau mas tidak marah. Baik besok saya kesini lagi." ucap Kelly sambil tersenyum kemudian meninggalkan Alvonso seorang diri.
" Kenapa Kelly memelukku adik kecilku ikutan jadi tegang begini, maafkan aku Kelly berdekatan denganmu jantungku berdetak kencang karena itulah aku memintamu untuk keluar." gumam Alvonso
xxxxxx
Hari pertama kerja Kelly sangat sibuk mengerjakan dokumen - dokumen yang menumpuk.
tok
tok
__ADS_1
tok
" Masuk." ucap Alvonso
Kelly masuk ke dalam dan memberikan beberapa dokumen yang harus ditanda tangani oleh Alvonso. Alvonsopun menerimanya dan menandatanganinya.
" Maaf mas, 5 hari lagi ada undangan perayaan ulang tahun perusahaan PT DAKOTA CORP di kota P di hotel Alexis menginap selama 2 hari dan membawa pasangan" ucap Kelly
" Kamu ikut ya? Karena di sana membawa pasangan sedangkan mas tidak punya pasangan " ajak Alvonso
" Baiklah, tapi kamarnya pisahkan mas?" tanya Kelly polos
" Tentu saja, kita kan bukan pasangan suami istri. Lucu kamu Kel." ucap Alvonso
Kellly hanya tersenyum kemudian keluar dari ruangan Alvonso untuk melanjutkan pekerjaannya.
xxxxxx
Hari pertama kerja Liani sangat sibuk mengerjakan dokumen - dokumen yang menumpuk.
" Sayangku sibuk ya?" tanya Harlan sambil tersenyum menatap wajah cantik kekasihnya
" Iya sayang, kerjaannya banyak sekali." ucap Liani
" Maafkan mas sayang soalnya mas nambahin lagi kerjaannya." ucap Harlan sambil memberikan beberapa berkas baru ke Liani. Liani hanya tersenyum dan menerima dokumen yang diberikan oleh Harlan.
Sepeninggalnya Harlan, Liani hanya menghembuskan nafasnya perlahan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali.
Tidak terasa sudah waktunya makan siang sedangkan dokumennya baru selesai setengahnya. Tiba - tiba ponselnya berdering, Liani membuka tasnya dan melihat siapa yang menghubungi dirinya dan ternyata Harlan kekasih barunya. Liani menggeser tombol warna hijau.
" Hallo." panggil Liani
" Sayang keruanganku yuk, kita makan siang bersama." ajak Harlan
" Ok." jawab Liani singkat
Lianipun merapihkan dokumen yang di mejanya yang penuh dengan dokumen. Setelah selesai Liani mengambil dokumen yang sudah selesai kemudian berjalan menuju ke ruangan kekasihnya.
tok
tok
tok
" Masuk." ucap Harlan
Liani masuk ke dalam ruangan Harlan dan memberikan beberapa dokumen yang harus ditanda tangani oleh Harlan. Harlanpun menerimanya dan menandatanganinya.
" Maaf mas, 5 hari lagi ada undangan perayaan ulang tahun perusahaan PT DAKOTA CORP di kota P di hotel Alexis menginap selama 2 hari dan membawa pasangan" ucap Liani
" Kamu ikut ya? Karena kamukan pasangan mas " ajak Harlan
" Baiklah, tapi kamarnya pisahkan mas?" tanya Liani tersenyum polos
" Tentu saja pisah, kalau kamu mau boleh kok kita sekamar." ucap Harlan sambil tersenyum mesum
" Tidak boleh kita belum menikah." ucap Liani
Harlan hanya tersenyum dan tidak berapa lama pintunya di ketuk. Harlan meminta tolong Liani untuk membuka pintunya. Seorang office boy datang membaea paper bag. Liani menerimanya kemudian menutup pintunya.
__ADS_1
Liani duduk di samping Harlan yang berada di sofa kemudian membuka isi paper bag. Mereka makan dalam diam. Selesai makan merekapun melanjutkan pekerjaannya.