
" La, kamu kenapa sih berhenti mendadak? kamukan tahu kita berdua lagi hamil?" omel Clarisa sambil membelai perutnya karena terasa kram.
" Iya nih La, kenapa sih berhenti mendadak jantungku terasa mau copot tahu?" omel Maria sambil mengelus perutnya karena kaget.
Laras tidak menjawab tapi tangannya menunjuk ke arah depan, merekapun spontan mengikuti jari Laras ke depan. Mereka terkejut banyak pria berdiri di depan mobilnya.
" 3 Al, telephone Daddy cepat? kamu juga Mar dan Cla telephone suami kalian." perintah Laras.
Alvian pun menghubungi daddynya menggunakan ponsel miliknya. Alvonso membelikan ke tiga anaknya ponsel dan diberi pelacak agar mudah diketahui.
XXXXX
Alvonso sedang berada di rumah dokter Kennath bersama Ronald mereka bertiga sedang membicarakan proyek kerjasama.
Alvonso menjelaskan proyeknya dan mereka berdua mendengarkan tidak berapa lama ponsel Alvonso dan Ronald berbunyi membuat mereka berdua terkejut dan buru - buru mengangkatnya karena takut penting.
Alvonso dan Ronald masing - masing mengangkat telephonenya, matanya membulat sempurna dan langsung mematikan secara sepihak membuat dokter Kennath terkejut dan menanyakan ada apa.
Setelah mengetahuinya merekapun berangkat meninggalkan mansion milik dokter Kennath.
XXXX
Selesai menelephone mereka berenam keluar dan berjalan menghampiri para penjahat dan terjadilah pertarungan dan tanpa diduga ada dua orang pria membantu mereka melawan para penjahat.
Tapi karena kondisi Laras habis melahirkan caesar perutnya terasa perih karena bekas operasinya 3 bulan masih berasa perih membuatnya tumbang.
Clarisa dan Maria juga sama karena kondisi mereka lagi hamil tidak bisa bergerak bebas membuat mereka ikut tan tumbang dan di sela pahanya Clarisa dan Maria mengeluarkan darah dan tidak lama mereka berdua pingsan.
Kini tinggallah ke tiga anaknya Alvonso junior, Alvian dan Alviana. Mereka berusaha tenang agar bisa menumpas para penjahat yang bisa ilmu bela diri.
Ketika 3 Al terdesak bala bantuan datang mereka menyerang dengan menembak satu persatu.
Sebuah mobil berhenti dan keluarlah ke tiga pria tampan dan membantu Alvonso, Alvian dan Alviana.
" Tuan, jangan perdulikan mereka tolong nona Maria dan dua temannya terluka." ucap bodyguard sambil menggenggam senjata dan menembaki para penjahat yang tersisa.
Tiga pria tampan itu terkejut dan serentak membalikkan badannya tampak istri mereka masing - masing terluka parah.
Tiga pria tampan itu membawa para istri mereka ke dalam mobil diikuti oleh ketiga anaknya ke rumah sakit terdekat.
Sampai di rumah sakit Laras, Maria dan Clarisa di bawa ke ruangan ugd. Sedangkan Alvonso memeluk anaknya Alvonso junior, Alvian dan Alviana menahan rasa takut teramat dalam melihat tadi istrinya mengeluarkan darah di mulut, hidung dan perutnya.
__ADS_1
Begitupula dengan dokter Kennath dan Ronald paling terpukul adalah dokter Kennath karena sehari sebelum kejadian mereka bertengkar.
FLASHBACK ON
Dokter Kennath iseng membuka ponsel istrinya ketika istrinya sedang masak. Dokter Kennath membuka galeri di ponselna tampak banyak foto dirinya ketika tidur, liburan, bermain di permainan anak bersama ke tiga anaknya Alvonso.
Setelah puas memandangi foto - foto itu dokter Kennath iseng membuka aplikasi instragam awal - awal buka senyum - senyum sendiri tapi ketika melihat satu folder foto lama tampak Maria berpegangan tangan dengan seorang pria dan jumlah foto itu sangat banyak berbeda - beda pose dan tampak terlihat istrinya tersenyum bahagia mendadak senyumnya hilang seketika, berubah menjadi amarah memuncak.
ceklek
Pintu terbuka tampak Maria berjalan ke arah suaminya sambil tersenyum tapi mendadak senyuman Maria berubah melihat suaminya menahan amarah dan menghentikan langkahnya.
Dokter Kennath mendekati Maria sambil membawa ponsel milik Maria.
" Apa maksud dari foto ini Maria?" bentak dokter Kennath
Maria mengambil ponsel miliknya dan melihat foto Alex mantan kekasihnya dengan berbagai gaya kemudian menutup aplikasi instragam miliknya.
" Ini mantanku namanya Alex tapi aku su.." ucapan Maria terpotong oleh dokter Kennath.
" Sudah putus maksudmu? tapi kenapa fotonya masih ada dan ini ada sekitar 100 lebih foto bersama mantanmu Alex." ucap dokter Kennath
" Aku jarang buka instragram karena itu aku lupa untuk mengha.." ucapan nya di potong kembali oleh suaminya.
Maria tidak membalas ucapan suaminya dan membuka aplikasi instragam dan menghapusnya.
" Sudah kuhapus semuanya. Apakah Mas masih marah padaku?" tanya Maria sambil menahan air mata menahan rasa sakit di bentak suaminya.
Tapi pikiran dokter Kennath Maria menangis karena semua foto mantannya terpaksa di hapus oleh Maria.
" Cih pakai mau nangis segala, kalau kamu ingin kembali padanya! kembalilah aku tidak perduli asalkan setelah kamu melahirkan berikan anak kita padaku setelah itu silahkan kamu pergi dari rumah ini." ucap dokter Kennath sambil merebut ponsel Maria lalu membantingnya hingga menjadi hancur berantakan.
duar
Maria terkejut mendengar ucapan suaminya.
" Sampai matipun aku tidak akan meninggalkan rumah ini." ucap Maria tegas
" Oh kamu ingin rumah ini silahkan tapi nanti tunggu anak kita lahir setelah itu aku dan anakku akan pergi dari rumah ini."ucap dokter Kennath dengan kata - kata pedas.
" Mas aku tidak mau berpisah denganmu sampai mati aku tidak akan rela, maafkan aku Mas Ken?" ucap Maria.
__ADS_1
" Sampai mati aku tidak akan memaafkanmu." ucap dokter Kennath
" Baiklah kalau itu mau Mas aku akan turuti jika itu bisa membuatmu bahagia. Maafkan aku Mas." ucap Maria
Tanpa menunggu jawaban dari suaminya Maria keluar kamar dan tidur di ruang tamu sambil menangis.
Esok paginya Maria terbangun dan masak kesukaan suaminya. Selesai masak Maria masuk ke kamarnya yang kebetulan tidak terkunci.
Tampak suaminya tertidur, Maria mengambil dres dan masuk ke kamar mandi. Selesai dengan ritualnya Maria keluar dari kamar mandi dan berdandan natural dan menyiapkan pakaian santai untuk suaminya kemudian menyiapkan air hangat.
Maria duduk di sofa menunggu suaminya bangun dan tidak berapa lama suaminya terbangun tanpa menyapa dokter Kennath masuk ke dalam kamar mandi.
Keluar dari kamar mandi dokter Kennath memakai handuk dan berjalan ke arah lemari dan mengambil pakaian. Pakaian yang sudah disiapkan Maria tidak tersentuh membuat Maria bertambah terluka.
Maria mengambil pakaian yang tadi sudah disiapkan diletakkan kembali ke dalam lemari ketika lemari hendak ditutup dokter Kennath berbicara.
" Lain kali jangan siapkan pakaianku lagi." perintah dokter Kennath.
" Baik jika itu maunya Mas, tapi aku mohon untuk yang terakhir kalinya kupinta makanlah masakan yang kubuat dan setelah itu aku tidak akan meminta apa - apa lagi padamu, maafkan aku dan maaf aku harus pergi karena sudah janji dengan ke dua sahabatku kalau Mas tidak percaya silahkan hubungi ke dua sahabatku dan kedua sahabat Mas." ucap Maria
Maria berjalan menuju pintu kamarnya dan berhenti tanpa membalikkan badannya.
" Sekali lagi maafkan aku yang banyak kekurangan dan tidak bisa menjadi istri yang baik buatmu, semoga mas menemukan wanita yang lebih baik dariku aku merelakan Mas, jaga kesehatan Mas, aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Terima kasih atas semuanya. I Love You." ucap Maria sambil membuka pintu dan menutupnya kembali.
Dokter Kennath terdiam mendengar semua perkataan Maria. Dokter Kennath pun turun menuju meja makan tampak segala hidangan makanan kesukaannya tersaji.
Dokter Kennath memakannya dengan lahap karena kebetulan memang dia lapar terlebih dokter Kennath tidak suka membuang makanan.
Selesai makan dokter Kennath mengangkat piring kotornya tanpak secarik kertas dibawah piring kotornya. Dokter Kennath membawa piring kotor ke wastafel dan mencucinya.
Selesai mencuci dokter Kennath mengambil secarik kertas tulisan istrinya.
***Terima kasih sayang telah memakan masakan buatanku, tiga hari ini aku selalu bermimpi buruk. Dalam mimpi tersebut aku melihat mas Kennath dibunuh oleh orang, membuatku selalu takut karena aku tidak akan sanggup jika aku harus ditinggalkan olehmu.
Selama tiga hari pula aku selalu berdoa agar aku saja yang mati karena mungkin kematianku tidak akan mempengaruhi dirimu berbeda dengan diriku.
Mas Kennath kalau ternyata aku mati aku minta semua organ tubuhku yang masih berfungsi tolong donorkan ke orang - orang yang membutuhkan.
Aku selalu mendoakan yang terbaik buatmu.
Suamiku yang amat kucintai, belahan jiwaku***
__ADS_1
FLASHBACK OFF