Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Mommy Laras Kecelakaan


__ADS_3

" Baik mom." jawab mommy Laras.


Mommy Laras memesan makanan untuk di bawa pulang karena tidak enak mereka berlama di restoran itu. Mereka berdua tadi hanya memesan dua minuman dan cemilan untuk mereka makan di tempat.


Merekapun keluar dari restoran tersebut untuk menyebrang jalan. Baru saja beberapa langkah mata elang mommy Laras melihat dari arah berlawanan sebuah mobil melaju dengan sangat kencang dan ingin menabrak putrinya Alviana.


Mommy Laras langsung mendorong Alviana dengan sekuat tenaga membuat Alviana yang belum siap langsung terguling hal itu membuat badan Alviana ada beberapa yang lecet.


brak


" Mommy!!!!" teriak Alviana sambil berlari mendekati mommy Laras.


Mommy Laras berusaha menghindar dari tabrakkan tapi sayang laju mobil itu sangat kencang membuat mommy Laras tertabrak dan mental. Tubuh mommy Laras banyak mengeluarkan darah, mommy Laras hanya menatap wajah Alviana.


" Sa..yang... to...long... ja..gain... daddy... kakak... dan... a...dik - a...dikmu. I...Lo...ve You All." ucap mommy Laras lirih sambil membelai wajah Alviana kemudian memejamkan matanya.


" Mommy.... tidak... mommy... jangan... hiks... hiks... tinggalkan.... hiks...hiks... Alviana.." tangis Alviana pecah


" Tolong.. hiks... hiks... bawa ke rumah sakit...hiks... hiks..!!" teriak Alviana


Beberapa pria membawa mommy Laras kerumah sakit yang kebetulan berada di depannya Alviana mengikutinya dari arah belakang.


Mommy Laras langsung dilarikan ke ugd sedangkan Alviana masih menangis di ruang tunggu. Alviana pun langsung menghubungi grup keluarga dengan menggunakan video call.


Panggilan pertama langsung di angkat oleh daddy Alvonso, Alvonso, Alvian, Max dan Arlan.


" Alviana ada apa? kenapa kamu menangis?" tanya daddy Alvonso panik karena melihat putrinya tidak berhenti menangis


" Sayang ada apa? kamu masih di rumah sakit? di rumah sakit mana? apakah di tempat yang sama?di ruangan mana" tanya Arlan beruntun karena ikutan panik


Sedangkan ketiganya hanya diam sambil menunggu jawaban Alviana.


" Alviana hiks... hiks... di ruangan ugd di rumah sakit yang sama." ucap Alviana


" Siapa yang sakit sayang?" tanya Arlan


" Mommy... hikss..hiks... di tabrak mobil hiks...hiks..." tangis Alviana.


" Apa???" teriak mereka serempak


Arlan langsung mematikan ponselnya dan berjalan cepat menuju keruangan ugd.


" Daddy hiks.. kak Alvonso, kak Alvian dan Max hikss... hiks.. datang ke sini ya?" pinta Alviana masih dalam kondisi menangis

__ADS_1


" Ya kami akan ke sana. Tunggu kami." ucap mereka serempak


tut tut tut tut


Ponselpun langsung dimatikan secara sepihak.


Alviana mengusap wajahnya dengan kasar karena airmatanya tidak berhenti keluar.


" Sayang, apa sebenarnya yang terjadi?" tanya Arlan tiba - tiba sudah datang


Alviana langsung memeluk suaminya dan menangis. Arlan membalas pelukan istrinya sambil mengusap punggung istrinya.


" Hiks.. hiks.. hiks... tadi ketika menyebrang ada sebuah mobil mengendarainya dengan sangat kencang dan sepertinya ingin menabrak Alviana tapi mommy mendorong Alviana tapi mommy tidak berhasil menghindar dan hiks... hiks.. mommy tertabrak." ucap Alviana kemudian melepaskan pelukannnya begitupula dengan Arlan.


" Sayang badanmu luka, lukamu harus diobati." pinta Arlan karena Arlan melihat luka lecet di tangan dan kaki Alviana.


" Hiks... hiks... aku tidak perduli... kalau seandainya mommy tidak menolongku hiks.. hiks... hiks.. seharusnya aku yang tertabrak." ucap Alviana tersedu.


" Ssttt.. mommy akan baik - baik saja." ucap Arlan


Seorang perawat datang menemui Alviana dan Arlan.


" Maaf nyonya luka anda perlu diobati kalau tidak bisa infeksi." pinta perawat itu.


Alviana hanya pasrah dan menuruti permintaan suaminya dan bersedia di obati. Arlan menatap pintu ugd dengan mata sendu.


( " Mommy, Arlan hanya berharap agar mommy cepat sehat dan tidak terjadi sesuatu dengan mommy. Arlan sangat sayang sama mommy karena Arlan bisa merasakan kasih sayang yang sangat tulus yang tidak pernah Arlan dapatkan dari ibu kandung Arlan." ucap Arlan dalam hati ).


Tidak terasa air mata Arlan keluar hatinya sangat sedih dan takut kehilangan mommy Laras.


Tidak berapa lama datanglah daddy Alvonso, Alvonso, Alvian dan Max menemui Arlan.


" Arlan di mana Alviana?" tanya daddy Alvonso


" Alviana sedang diobati dad." ucap Arlan sendu


" Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya daddy Alvonso


" Mommy dan Alviana ingin menyebrang dan sebuah mobil dengan kecepatan tinggi sepertinya ingin menabrak Alviana tapi mommy Laras mendorong Alviana hingga yang tertabrak mommy." ucap Arlan sendu air matanya kembali keluar.


" Daddy, aku pinjam kantormu ya? Alvonso ingin tahu siapa yang ingin menabrak Alviana." ucap Alvonso


" Baik. Silahkan daddy akan menunggu di sini." ucap daddy Alvonso

__ADS_1


Daddy Alvonso memiliki rumah sakit sendiri dan mempunyai ruangan tersendiri karena itulah Alvonso meminta ijin ke daddynya untuk meminjam ruangannya.


Alvonso, Alvian, Max dan Arlan berjalan ke ruangan milik daddy Alvonso.


Daddy Alvonso kini sendiri menunggu di ruangan ugd. Kedua tangannya dikatupkan dan didekatkan ke wajahnya hingga menutupi hidung dan mulutnya pandangan matanya menatap pintu ugd.



( " Sayang apa maksudmu mengatakan jika terjadi sesuatu denganku, sayang jangan menikah lagi ya? jaga anak - anak kita dan juga mengatakan semua makhluk hidup pasti akan mengalami kematian. Kita tidak bisa menolaknya. Jadi berjanjilah pada mommy untuk selalu setia. ***Apakah sayangku ingin meninggalkan aku seorang diri? jangan tinggalkan aku sayang, sungguh aku tidak sanggup jika harus berpisah denganmu" ucap daddy Alvonso sendu ).


( " Kamu istri sempurna buatku, kumohon kamu harus kuat dan menemaniku di hari tuaku." ucap daddy Alvonso*** ).


Tidak terasa daddy Alvonso mengeluarkan air mata. Pria tampan, mempunyai segalanya, arogant, tidak mengampuni kesalahan orang dan dingin terhadap orang termasuk para wanita tapi di keluarganya berubah menjadi pribadi yang hangat.


Tidak berapa lama ponsel daddy Alvonso berdering. Daddy Alvonso mengambil ponselnya di balik jasnya. Tertera nama grup Tiga Pria Hot Calling.


Daddy Alvonso, Ronald dan dokter Kennath membuat grup dan di beri nama Tiga Pria Hot karena mereka bertiga sangat hot bersama istri - istri mereka di ranjang.


" Hallo." panggil daddy Alvonso lirih


" Ada apa bro? istriku nanyain Laras katanya perasaannya tidak enak" tanya dokter Kennath


" Sama, istriku juga perasaannya tidak enak dengan Laras. Apakah Laras baik - baik saja?" tanya Ronald


" Perasaan istri kalian memang benar." ucap daddy Alvonso menahan rasa sesak


" Apa maksudmu Al?" tanya dokter Kennath


" Iya Al, jangan bikin kami panik." ucap Ronald


" Istriku Laras di tabrak seharusnya yang terkena Alviana tapi istriku mendorongnya dan istriku lah yang ke tabrak." ucap daddu Alvonso


" Apa? sekarang dimana? apakah di rumah sakit milikmu?" tanya dokter Kennath beruntun


" Iya di rumah sakit milikku." jawab daddy Alvonso lirih.


" Baik kami akan pergi ke sana." ucap dokter Kennath


" Yang sabar ya bro pasti Laras baik - baik saja." ucap Ronald


" Terima kasih." ucap daddy Alvonso


tut tut tut

__ADS_1


Daddy Alvonso langsung menutup ponselnya sambil menungu kabar baik dari balik ruangan pintu ugd.


__ADS_2