Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Penyerangan Di Mansion


__ADS_3

Harlan dan Arlan terkejut mendengarnya karena ternyata semuanya bisa bela diri karena Harlan dan Arlan tahunya hanya keluarga Alvonso saja yang bisa berkelahi.


Merekapun mulai berdiskusi berdasarkan kelompok yang ditunjuk dan menyiapkan segala perlengkapan baik senjata tajam maupun tembakan dan juga pakaian anti peluru.


Setelah semua sudah siap merekapun pergi berdasarkan kelompoknya masing - masing untuk menyerang mafia.


Kini di mansion tinggal Mommy Laras, Clarisa dam Maria mereka bernostalgia mengingat masalalu waktu sekolah dulu hingga masa sekarang. Mereka berkumpul di ruang keluarga sedangkan anak - anak mereka sudah tidur di kamar berdasarkan jenis kelamin.


" Aku tidak menyangka La, kamu bisa menikah dengan orang yang pertama kali melakukan itu." ucap Maria


" Iya sama, aku juga nyangka aku pikir kamu bakalan nikah sama Tio karena Tio sangat tergila - gila padamu." ucap Clarisa


" Lha aku lebih tidak percaya kalian berdua sudah punya kekasih tapi menikahnya dengan ke dua sahabat suamiku." ucap mommy Laras sambil tertawa mengingat masa lalu.


"Mungkin takdir La, karena kita bersahabat terus suamimu juga mempunyai dua sahabat dan menikah dengan kita." kenang Clarisa.


" Oh ya anak - anak tidur bersama perempuan dengan perempuan dan laki dengan lelaki. Nah kita bertiga perempuan kita tidur bersama ya? mengingat masa lalu?" tanya Clarisa


" Ok." jawab mereka serempak


Mereka bertiga bercakap - cakap sampai tidak terasa jam menunjukkan pukul 11 malam merekapun masuk ke kamarnya dan tidur bersama - sama.


Jam 12 malam mommy Laras terbangun ingin meminum di dapur. Mommy Laras berjalan dengan santai ke dapur membuka kulkas mengambil air minum dingin karena hawanya tidak tahu terasa sangat panas hingga membuat mommy Laras ingin meminum air dingin


Selesai meminum mommy Laras tidak sengaja mendengar suara keributan di luar mansion membuat mommy Laras menjadi curiga mendengar orang berteriak


Mommy Laras berjalan mencari sebuah pisau untuk pertahanan diri. Mommy Laras dengan cepat berjalan untuk membangunkan ke dua sahabatnya. Baru saja beberapa langkah berjalan pintu utama di dobrak secara paksa.


brak


Pintu itupun otomatis terbuka membuat mommy Laras terkejut dan menatap ke arah pintu utama, banyak orang berpakaian seragam dan bodyguard suaminya ada yang sedang bertarung dan ada juga yang sudah terkapar.


Mommy Laras sangat terkejut mansion milik suaminya diserang. Mommy Laras berjalan terburu - buru menuju ke kamarnya untuk membangunkan ke dua sahabatnya karena kamarnya yang mereka tiduri adalah kamar kedap suara jadi mereka tidak akan mungkin mendengarnya.


Baru saja beberapa langkah, langkahnya sudah di hadang oleh mereka. Mommy Laras berusaha menghindar dan memukul mereka.

__ADS_1


Clarisa yang tertidur tiba - tiba terbangun karena dirinya sangat haus dan melihat sahabatnya Maria masih tertidur sedangkan Laras tidak ada di ranjang tempat tidur.


Clarisa langsung berdiri dan membuka pintu kamarnya. Matanya membulat sempurna melihat sahabatnya Laras sedang berkelahi.


" Maria bangun mansion di serang!!" teriak Clarisa


Maria yang sedang pulas tidur langsung kaget mendengar teriakan Clarisa sontak Maria terbangun dari mimpi indahnya.


Clarisa yang melihat sahabatnya sudah bangun langsung Clarisa keluar untuk membantu mommy Laras karena yang penyerang yang berpakaian serba hitam sangat banyak.


Maria langsung berdiri dari ranjangnya dan membuka pintu langsung membantu mommy Laras dan Clarisa.


Mereka bertiga saling memukul para penjahat dan terkadang berusaha menghindar.


Debby, Denisa ( anak dari mommy Laras dan daddy Alvonso ) , Liani ( anak dari Ronald dan Clarisa ) dan Kelly ( anak dari dokter Kennath dan Maria ) mereka berempat satu kamar dan kamar mereka tidak kedap suara.


Walau kamarnya tidak kedap suara tapi karena lelah bermain mereka tidak mendengar ada bahaya kecuali Debby karena telinga Debby sangat tajam walau dirinya sudah tertidur pulas Debby bisa mendengarnya.


Mendengar ada keributan Debby langsung matanya terbuka dan terbangun. Debby berjalan mendekati pintu kamarnya dan perlahan membuka pintu sedikit dan matanya membulat sempurna karena melihat mommynya, bunda Clarisa dan mama Maria sedang bertarung.


Debby langsung menutup pintuna dan membangunkan saudara kembarnya Denisa dan Liani juga Kelly.


Sontak semua terbangun mendengar teriakan Debby. Mereka yang semula masih ngantuk langsung matanya terbuka sempurna karena mereka semua mendengar ada suara keributan di luar kamarnya.


" Mansion sedang di serang, aku sama Denisa akan membantu mommy, bunda Clarisa dan mama Maria, untuk kamu Liani kamu bangunkan Rocky dan Denis. Untuk Kelly kamu jaga kak Alviana." perintah Debby.


Umur Debby, Denisa dan Denisa 8 tahun


Umur Rocky dan Kelly 7 tahun


Umur Liani 6 tahun 10 bulan


Walau umur mereka masih kecil tapi mereka semua bisa bela diri sehingga mereka tidak merasa takut atau gemetar melihat orang berkelahi.


Setelah mendapatkan instruksi dari Debby semua keluar. Debby dan Denisa membantu orang tuanya bantuan mereka sangat berarti karena ada beberapa musuh yang tumbang.

__ADS_1


Liani yang mendapatkan tugas langsung membangunkan saudaranya, setelah terbangun merekapun membantu untuk melumpuhkan para penjahat yang berpakaian serba hitam.


Kelly yang bertugas menjaga kak Alviana langsung masuk ke dalam kamar Alviana. Kelly terkejut dan matanya membulat sempurna karena melihat seseorang yang berpakaian serba hitam mengarahkan pisau ke jantung Alviana, orang itu ingin membunuh Alviana yang masih setia memejamkan matanya.


Kelly mencari sesuatu yang bisa digunakan untuk memukul tangan orang itu yang memegang pisau. Kelly melihat ada sebuah vas bunga di nakas.


bruk


akh


Pisau yang di pakai buat membunuh Alviana terjatuh. Orang itu berteriak kesakitan karena tangannya terkena lemparan vas bunga. Orang itupun menatap tajam ke arah Kelly.


" KAK ALVIANA SADARLAH ADA BAHAYA!!!" teriak Kelly


Orang yang berpakaian serba hitam itu menatap tajam ke arah Kelly. Mereka berdua saling menyerang dan menghindar tapi karena tenaganya kalah jauh membuat Kelly terdesak.


bugh


Orang yang menyerang Kelly berusaha mencari kelemahan Kelly setelah menemukan orang yang berpakaian serba hitam langsung menendang perut Kelly membuat Kelly langsung terjatuh.


" Akh... KAK ALVIANA BANGUN!!" teriak Kelly


Tidak berapa lama Kelly pun pingsan karena menahan rasa sakit teramat sangat.


" Hahaha... Alviana sekarang saatnya kamu akan mati." ucap orang berpakaian serba hitam itu sambil tertawa jahat


Orang yang berpakaian serba hitam itu mengambil pisau yang sudah jatuh kemudian di genggamnya. Tangannya di angkat tinggi untuk ditusukkan ke arah jantung Alviana.


" Terimalah kematianmu Alviana? hahahhha.." ucap orang berpakaian serba hitam sambil tertawa jahat.


xxxxxx


Terima kasih atas komentarnya dan jangan lupa like, tambahkan votenya dan tip nya yaaa biar author tetap semangat menulis, terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘


Salam Author,

__ADS_1


Yayuk Triatmaja


xxxxx


__ADS_2