Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Dendam Arlan


__ADS_3

Arlan keluar dari markas mafia gagak hitam berjalan dengan santai dan bahagia karena sudah menghukum asisten Leo dan tinggal menunggu kematian mama Siska.


Arlan menuju ke garasi mobil. Baru saja duduk di dalam mobil, ponsel Arlan berbunyi 6 kali tanda ada 6 pesan masuk.


tring


tring


tring


tring


tring


tring


Arlan mengambil ponselnya di saku jasnya dan membuka ponselnya. Matanya membulat sempurna melihat enam foto Alviana, gadis yang sangat dicintainya digedong seorang pria remaja ala bridal style dan juga di samping Alviana seorang remaja membelai rambut Alviana sambil mengecupnya. Tampak rona kebahagiaan di wajah mereka.


" Alviana aku sangat menyesal bisa kenal denganmu? aku pikir kamu gadis berbeda tapi aku salah, kamu sama seperti mama tiriku, dasar gadis murahan, gadis jalang aku benci kamu!!!!" bentak Arlan penuh amarah sambil meremas ponselnya.


" Gayamu sok suci, aku cium kamu malah menangis, aku sungguh sangat kecewa padamu, sial." umpat Arlan


" Eh tunggu dua laki - laki ini mirip siapa ya?" tanya Arlan pada dirinya sendiri sambil berpikir.


" Oh ya aku tahu Alvonso dan Alvian, awas ya kalian berdua akan kubalas kalian dan kamu Alviana jika aku bertemu denganmu lagi maka kamu akan kuberikan pada binatang kesayanganku si anaconda, tapi sebelum itu aku akan menikmati tubuhmu terlebih dahulu. Hahahhahah..." tawa Arlan jahat.


Arlan dengan perasaan kecewa dan amarah seketika mempunyai ide jahat. Arlan keluar dari mobilnya menuju ke markasnya. Arlan memerintahkan anak buah mafianya untuk mengerjakan sesuatu.


Setelah selesai dengan urusan Arlan kembali pulang menuju ke apartemen miliknya untuk menenangkan emosinya karena jika berada di mansion yang ada nanti para pelayan kena amarahnya dan berakhir di ranjang rumah sakit.


" Saat ini, aku jalankan rencana A dulu kalau gagal masih ada rencana B. Bersiaplah buat kalian bertiga." ucap Arlan sambil mencengkram kemudi mobil dengan sangat kuat menahan rasa amarah.


xxxx


Di Tempat Lain


Arlan, Alvian dan Alviana masih mengendarai mobil, tiba - tiba ponsel Alviana berdering. Alviana membuka tasnya dan mengambil ponselnya, tampak di layar MOMMY CANTIK MEMANGGIL, Alviana pun menggeser tombol warna hijau.


📱" Hallo Mommy?" tanya Alviana


📱" Sayang, sudah jam berapa ini? kok belum pulang dan ke dua kakakmu juga sama belum pulang, mommy telp mereka tidak di angkat." ucap Mommy Laras sambil mengomel.


📱" Ini kami lagi di jalan Mom." ucap Alviana

__ADS_1


📱" Kami?" ulang Mommy Laras bingung.


📱" Iya kami mom, Kak Alvonso, Kak Alvian dan Alviana yang cantik." ucap Alviana memuji dirinya sendiri.


📱" Idih pede sekali." ledek Kak Alvonso dan kak Alvian sambil mengacak - ngacak rambut adiknya.


📱 " Ish kak Alvonso dan kak Alvian rambutku berantakan tahu." omel Alviana


📱" ALVONSO, ALVIAN, ALVIANA!!" teriak daddy dari sebrang telp, ternyata daddynya ada di sebelah mommynya. Sontak Alviana menjauhkan ponselnya dari kupingnya.


📱" Aish Daddy, kenapa sih teriak - teriak emangnya hutan." protes Alviana sambil mengelus dadanya.


Begitu pula dengan Alvonso dan Alvian yang juga mendengar teriakan Daddy Alvonso membuat mereka berdua terkejut.


📱" Kalian ya, sudah tahu Mommymu nanya malah kalian bertiga asyik ngobrol." omel Daddy Alvonso


📱" Cepat pulang, jangan keluyuran besok adikmu Alviana pulang ke Paris biar istirahat di rumah." perintah Daddy Alvonso.


📱"Baik ..." ucap mereka bertiga terpotong karena di depan ada 3 mobil yang menghalangi mereka jalan.


ciiitttttt


" Alviana, kamu di dalam saja biar kak Alvonso dan kak Alvian yang menghalangi mereka." pinta Alvonso.


" Tapi dek katanya kamu sakit, sudah istirahat di mobil." jawab Alvian.


Alvonso dan Alvian membuka pintu tapi sebelum menutup pintu Alviana bicara kembali.


" Sudah enakkan kak." jawab Alviana


📱" ALVONSO, ALVIAN, ALVIANA!! ada apa ?" teriak papanya panik.


Alviana tersadar ketika daddy nya berteriak lagi dan ponselnya masih terhubung dengan daddynya.


" Daddy, kami di serang, Kak Alvonso dan Kak Alvian baru saja keluar dari mobil." ucap Alviana.


" Baik daddy dan mommy akan ke sana." ucap Daddy Alvonso


tut tut tut


Daddy Alvonso langsung mematikan ponselnya dan menarik istrinya menuju ke parkiran sambil menceritakan apa yang terjadi ke tiga anaknya.


Daddy Alvonso juga menghubungi Dua sahabatnya Ronald dan dokter Kennath.

__ADS_1


xxxx


Di tempat lain


Alviana juga ikut keluar dari mobil karena jika menunggu bantuan pasti lama apalagi dengan dirinya membantu ke dua kakaknya bisa mengulur waktu terlebih musuhnya sangat banyak.


bugh bugh


bugh bugh


bugh bugh


bugh bugh


Pukulan demi pukulan dilayangkan oleh mereka bertiga. Terkadang mereka bertiga menghindar dari serangan mereka.


Karena mereka semua ahli dalam bela diri membuat mereka bertiga hampir terdesak, Alvian beberapa kali terkena pukulan dan mengeluarkan darah segar dari mulutnya membuat Alviana tidak tega, ketika ada yang menyerang kakaknya kembali bernama Alvian membuat Alviana langsung memeluk kakaknya agar kakaknya tidak bertambah parah lukanya.


bugh


akhhh


Alviana langsung tidak sadarkan diri dan menimpa badan Alvian dan Alvian refleks membalikkan badannya dan memeluk Alviana agar tidak terjatuh kemudian mengangkatnya dengan menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.


Alvonso yang melihat ke dua adiknya terluka membuatnya marah dan menyerang secara bertubi - tubi.


Alvian berjalan dengan perlahan sambil menahan rasa sakit menuju mobil. Baru berapa langkah Alvian di serang kembali oleh seorang pria dari arah belakang dan di saat yang sangat genting muncullah seorang wanita dan menyerang pria tersebut dengan menendang alat vitalnya dengan sangat kencang otomatis pria itu meringis kesakitan kemudian pingsan.


Alvian membalikkan badannya dan melihat wanita yang sangat disayangi.


" Mommy" panggil Alvian


Wanita itu bernama Mommy Laras, ketika mommy Laras datang dan melihat Alvian dalam bahaya langsung berlari dan melakukan tendangan telak sedangkan suaminya daddy Alvonso membantu anaknya Alvonso.


Mommy Laras hanya tersenyum dan langsung mengambil alih gendongan Alvian karena Alvian sudah terluka.


Mommy Laras membawa Alviana ke dalam mobil bersama Alvian. Mommy Laras keluar dari mobil dan meminta Alvian agar di dalam mobil karena mommy Laras ingin membantu Daddy Alvonso dan Alvonso.


Baru saja berapa langkah ingin membantu tampak datang Ronald dan Clarisa beserta dokter Kennath dan Maria juga beberapa anggota mafia. Mereka semua membantu Daddy Alvonso dan Alvonso.


Karena bantuan di rasa cukup Mommy Laras mengendarai mobil menuju rumah sakit milik suaminya sedangkan Alvian berada di belakang pengemudi, pahanya dipakai sebagai bantalan adiknya Alvian. Alvian mengirim sms ke daddy Alvonso kalau mereka pergi ke rumah sakit.


Para penjahat yang menyerang mereka mulai terdesak, mereka mengeluarkan gas berasap dan pergi meninggalkan tempat kejadian tersebut.

__ADS_1


Asap hilang bersamaan para penjahat tersebut. Akhirnya mereka semua memutuskan pergi ke rumah sakit untuk melihat kondisi Alvian dan Alviana berdasarkan info pesan dari Alvian ke Daddy Alvonso.


__ADS_2