Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Terbongkarnya Rahasia Ramon dan Imel


__ADS_3

Sore harinya daddy Alvonso, mommy Laras, Arlan, Harlan dan Imel pergi ke rumah Ronald. Imel tidak curiga sama sekali kalau mereka akan menjebak Imel dan Ramon.


Sampai di rumah Ronald, mommy Laras cipika cipiki dengan sahabatnya siapa lagi kalau bukan Clarisa sedangkan para laki - laki hanya bersalaman saja.


XXXXXX KETERANGAN XXXXXX


Anak - Anak mommy Laras dengan daddy Alvonso




Alvonso berumur 27 tahun




Alvian berumur 27 tahun menikah dengan dokter Amelia berumur 25 tahun




Alviana berumur 27 tahun


menikah dengan Arlan berumur 29 tahun




Debby berumur 17 tahun




Denis berumur 17 tahun




Denisa berumur 17 tahun




Anak Angkat mommy Laras dan daddy Alvonso




Harlan berumur 26 tahun




Max berumur 24 tahun




Anak - Anak Maria dengan d****okter Kennath




Kelly berumur 17 tahun




Renata berumur 14 tahun




Anak - Anak Ronald dengan Clarisa




Rocky berumur 17 tahun


__ADS_1



Liani berumur 16 tahun




Raka berumur 14 tahun




xxxxxx


Harlan melihat Rocky sedang bermain game di laptopnya Harlan pun mendekati Rocky.


" Serius sekali main game." ucap Harlan


Hening


hening


" Serius sekali main game." ucap Harlan ulang


Hening


hening


Karena merasa dicueki Harlan sengaja menekan tombol off dan tanpa punya rasa bersalah pergi meninggalkan Rocky.


" Kak Harlan, kenapa sih gangguin aku main." omel Rocky


" Salah siapa kalau ditanya diam saja." jawab Harlan dengan nada kesal


" Ngeselin." ucap Rocky sinis sambil berdiri dan mengambil laptopnya kemudian meninggalkan Harlan dengan hati yang sangat kesal.


Harlan tidak perduli kalau sepanjang jalan Rocky mengomel karena sedang asyik bermain dirinya di ganggu oleh Harlan padahal sebentar lagi dirinya menang.


" Rocky kenapa Har?" tanya Clarisa karena melihat anaknya sepanjang jalan marah - marah.


" Tadi Harlan ngajakin ngobrol tapi malah dicuekin ya sudah Harlan iseng langsung off saja laptopnya terus Rocky marah deh." ucap Harlan menjelaskan


" Memang itu anak kalau serius main game suka lupa waktu, tante sampai cape nasehatin Rocky. Maafkan Rocky ya Har." pinta Clarisa.


" Iya tante, Harlan maafkan." ucap Harlan tulus.


Clarisa mengajak Harlan dan Imel untuk menunjukkan kamar mereka.


" Tidurlah, mas mau keluar bertemu dengan mommy, daddy, paman dan tante." ucap Harlan


" Ok. jawab Imel sambil berbaring di ranjang


Harlan keluar dari kamarnya menuju ruang tamu. Baru beberapa langkah dirinya ditabrak seorang gadis cantik


bruk


akh


Gadis itu hampir saja terjatuh dan beruntung Harlan menahan tubuh gadis itu dengan memeluknya agar tidak terjatuh. Harlan memandang wajah gadis cantik itu begitu pula dengan gadis itu.


deg


deg


deg


deg


Jantung Harlan dan gadis itu berdetak sangat kencang membuat gadis cantik itu menunduk malu.


" Maaf." ucap Harlan setelah tersadar dan melepaskan pelukannya


" Tidak apa - apa mas." ucap gadis itu


" Siapa namamu? saya tidak pernah melihatmu." tanya Harlan bingung


" Saya Liani anak ke dua dari bunda Clarisa dan ayah Ronald. Saya baru pulang dari Australia mas" ucap Liani


" Nama mas siapa?" sambung Liani


" Harlan. Ke Australia dalam acara apa?" tanya Harlan kepo


" Liani baru lulus sekolah dan rencana mau kuliah di sini." ucap Liani


Harlan hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


" Maaf mas, Liani mau ke kamar dulu karena badan Liani lengket ingin mandi." ucap Liani lembut


" Ok." jawab Harlan singkat


Lianipun meninggalkan Harlan seorang diri menuju kamarnya.


xxxxxx

__ADS_1


Hari sudah malam, Ramon datang berkunjung ke rumah Ronald. Mereka berbicara tentang seputar bisnis.


Tidak berapa lama mommy Laras, daddy Alvonso, Clarisa, Arlan, Harlan dan Imel berjalan keruangan keluarga.


" Tuan Ramon kenalkan ini istri saya Clarisa." ucap Ronald memperkenalkan istrinya.


deg


deg


Ramon langsung membalikkan badannya membuat dirinya terkejut dan jantungnya berdetak kencang begitu pula dengan Imel wajahnya langsung pias dan jantungnya ikut berdetak kencang.


" Clarisa." ucap Clarisa singkat memperkenalkan diri sambil mengangkat tangan kanannya.


" Ramon." balas Ramon juga singkat dan membalas uluran tangan Clarisa.


" Dan ini sahabat sahabat saya Alvonso Taylor beserta keluarga besarnya." ucap Ronald


Merekapun saling berjabat tangan memperkenalkan diri. Ramon mukanya langsung pucat melihat Harlan masih hidup dan juga melihat kekasihnya berada di sini.


" Perkenalkan sekali lagi saya mommynya Harlan. Bolehkah saya memanggilmu dengan sebutan Ramon? karena usiamu sepantaran dengan anak - anakku." ucap mommy Laras


" Silahkan nyonya." ucap Ramon


Harlan rasanya ingin sekali memberi pelajaran tapi tangan kanan Harlan di genggam oleh mommy Laras agar mengikuti rencananya.


" Panggil saja saya dengan sebutan tante." ucap mommy Laras sambil membuka laptopnya kemudian mulai mengutak atik laptopnya.


Ramon dan Imel hanya saling pandang dan bingung dan berusaha menerka apa yang akan dilakukan oleh mommy Laras.


" Imel, kamu duduk di sebelah Ramon." perintah mommy Laras


" Tapi kenapa mom?" tanya Imel bingung


" Turuti perkataan mommy, Imel." ucap Harlan dengan nada yang agak keras.


Ke dua tangan Ramon menggenggam erat dirinya tidak terima mendengar suara Harlan yang agak keras untuk kekasihnya tapi Ramon berusaha untuk menahan emosinya.


Imel yang mendapatkan nada yang agak keras akhirnya menuruti perkataan mommy Laras dan Harlan.


" Kalian lihatlah video ini." ucap mommy Laras tanpa basa basi.


Mommy Laras memperlihatan rekaman cctv milik Ramon yang berisi adegan panas Ramon dengan Imel. Mereka berdua membulatkan matanya dengan sempurna melihat video tersebut.


" Maafkan aku mas Harlan, aku bisa menjelaskan semuanya." ucap Imel lirih sambil berlutut di hadapan Harlan


" Tidak perlu dijelaskan kita akan bercerai dan kamu Ramon aku akan menuntutmu karena kamulah yang menyuruh orang untuk menabrakku." bentak Harlan


deg


deg


Ramon dan Imel sangat terkejut karena Harlan dan keluarganya tahu semua rahasia mereka.


" Ada peribahasa dan kurasa kalian tahu semua sebuah peribahaya sepandai - pandainya tupai melompat akhirnya akan jatuh juga. Begitupula dengan kalian sepandai - pandainya kalian menyembunyikan bangkai akan ketahuan juga." ucap mommy Laras


" Tapi aku tidak ingin berpisah dengan Harlan aku sangat mencintainya." ucap Imel sampai airmatanya tidak henti - hentinya jatuh membasahi pipinya yang mulus.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja


xxxxxx

__ADS_1


__ADS_2