Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Meminta Pertolongan Mommy Laras


__ADS_3

" Saya mohon tante ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya." pinta Arlan


" Maaf sekali Alviana itu orangnya sangat tegas Alviana meminta kami sekeluarga untuk tidak mengatakan kepada siapapun termasuk teman dekatnya." ucap mommy Laras lembut.


deg


Jantung Arlan berdetak kencang mendengar perkataan momny Laras. Arlan menghembuskan nafas secara perlahan, matanya sendu menatap mommy Laras.


Mommy Laras yang melihat Arlan seperti itu merasa tidak enak hati.


" Bagaimana kalau saya telp Alviana, saya akan tanyakan padanya apakah Alviana mau menerima telephonemu atau tidak?" tawar mommy Laras.


" Baik tante saya bersedia, tolong tante bicara padanya." pinta Arlan sendu.


" Baik, tante akan telephone dulu." ucap mommy Laras.


Mommy Laras mengambil ponselnya di atas meja kemudian mencari nomer ponsel setelah ketemu nama anaknya mommy Laras menekan tombol warna hijau setelah nada tersambung mommy Laras men loudspeaker nya.


๐Ÿ“ฑ " Hallo Mommy." panggil Alviana lembut


deg


Arlan mendengar suara Alviana jantungnya langsung berdebar sangat kencang. Arlan sangat merindukan suara Alviana.


๐Ÿ“ฑ " Hallo sayang." panggil mommy Laras lembut


๐Ÿ“ฑ " Ada apa mom?" tanya Alviana lembut


๐Ÿ“ฑ " Tidak ada apa - apa mommy kangen sama kamu. Sedang apa kamu Alviana? apa kamu sibuk sayang?" tanya mommy Laras


๐Ÿ“ฑ " Alviana lagi istirahat habis mata kuliah pertama mom, Alviana juga kangen sama mommy, daddy dan kak Alvonso dan kak Alvian dan juga ketiga adikku" ucap Alviana


๐Ÿ“ฑ " Sayang apa kamu kenal dengan Arlan?" tanya mommy tiba - tiba.


hening


hening


๐Ÿ“ฑ " Sayang ada apa? kamu baik - baik sajakan?" tanya mommy Laras panik


Arlan yang melihat Mommy Laras panik spontan mengambil ponsel milik mommy Laras membuat mommy Laras menjadi bengong melihat kelakuan Arlan.

__ADS_1


๐Ÿ“ฑ" Sayang kamu baik - baik sajakan?" tanya Arlan


hening


hening


Arlan menatap ponsel mommy Laras di lihatnya ponselnya masih menyambung tapi tidak ada jawaban dari Alviana.


๐Ÿ“ฑ" Mommy, maaf Alviana masuk kuliah dulu ada jadwal kuliah jam kedua nanti di sambung lagi ya? bye" pinta Alviana tanpa menjawab pertanyaan Arlan.


tut tut tut tut


Mommy Laras menangkap ponsel miliknya yang di pegang oleh Arlan ketika Arlan terkejut Alviana tidak mau bicara padanya membuat ponselnya nyaris terjatuh.


" Sebenarnya apa yang terjadi dengan kalian? tante sebenarnya sudah curiga Alviana mendadak ingin kuliah dan kerja di luar negri." tanya mommy Laras.


Arlan pun menjelaskan apa yang terjadi dua hari yang lalu tidak ada satupun yang ditutupinya. Mommy Laras mendengar semua penjelasan Arlan.


Selesai menceritakan semuanya pada mommy Laras, mommy Laras hanya diam dan berfikir.


" Kamu tunggu di sini nanti tante akan kembali lagi." pinta mommy Laras.


" Baik tante." ucap Arlan


Arlan yang menunggu mommy Laras mengambil kue untuk dimakannya karena perutnya mulai terasa perih.


Arlan melihat mommy Laras berjalan ke arahnya sambil membawa laptop membuat Arlan bingung.


Mommy Laras duduk dan memangku laptopnya.


" Nak Arlan coba duduk sebelah dekat tante?" pinta mommy Laras lembut.


" Baik tante." ucap Arlan ramah.


Arlanpun berdiri dan mendekati mommy Laras.


" Nama PT nak Arlan apa?" tanya Mommy Laras


" PT ALVIANA COOPERATION." ucap Arlan


" Alviana seperti nama anakku Alviana." ucap mommy Laras

__ADS_1


" Iya benar tante, Arlan sengaja mengganti nama PT ARLANDO COOPERATION menjadi PT ALVIANA COOPERATION karena Arlan sangat mencintai Alviana makanya nama perusahaanku aku rubah" ucap Arlan jujur tanpa ada yang ditutupinya.


Mommy Laras hanya diam dan mengetik sesuatu.


deg


Arlan baru tersadar kalau mommy Laras meretas cctv kantornya.


( " Waduh gawat itukan cctv kantorku dan tante pasti melihat apa yang kulakukan pada putrinya, bodoh kamu Arlan bukannya waktu itu Alviana pernah cerita kalau Alviana bisa IT karena diajari oleh ibunya. Kalau tidak disetujui gimana nih dah gitu cctvnya ada suaranya lagi." omel Arlan dalam hati merutuki kebodohannya. )


Mommy Laras menghentikan tombolnya ketika Alviana berada dipangkuan Arlan.


" Bisa ceritakan ini pada tante?" tanya mommy Laras sambil menatap tajam ke arah Arlan.


glek


Arlan menelan saliva sangat susah hal itu membuat Arlan langsung menundukkan wajahnya melihat tatapan mommy Laras.


" Maaf tante, saya sangat mencintai dan tulus dengan Alviana dan saya ingin menikah dengannya tanpa ada maksud melecehkan atau merendahkan Alvina." ucap Arlan


" Tapi apakah anak tante juga menyukaimu?" tanya mommy Laras.


" Ya tante kami sudah menjadi pasangan kekasih." ucap Arlan sambil menatap mommy Laras.


" Baiklah tante tidak bisa menghalangi perasaan kalian. Tapi tante mohon padamu Arlan berjanjilah pada tante jangan sakiti hati putriku karena tante sangat sayang pada anak - anak tante dan tidak ingin ada orang yang melukai hati anak - anak tante." ucap mommy Laras lembut


" Arlan janji tante tidak akan melukai hati Alviana." ucap Arlan mantap.


Mommy Laras hanya diam dan melanjutkan menonton cctv hingga muncullah wanita dan anak kecil. Mommy Laras dan Arlan menontonnya hingga Alviana keluar dari ruangan Arlan.


Mommy Laras mengutak atik kembali tampak Alviana berlari menuruni anak tangga sambil sekali - kali mengusap matanya.


Hati Arlan terasa sakit melihat kepedihan Alviana. Arlan sangat menyesal telah melukai hati orang yang dicintainya.


Mommy Laras dan Arlan menonton รงctv sampai Alviana mengepak barangnya untuk berangkat ke luar negri.


" Nak Arlan, tante mohon sama kamu kalau kamu memang mencintai anak tante tolong jaga perasaan anak tante. Jujur tante akan cerita padamu kejadian ini mirip dengan kejadian tante dan om waktu kami masih muda. Wanita itu sangat licik ingin memisahkan tante dan om. Wanita itu mengirim beberapa foto tante berpelukan dengan pria lain dan om sangat percaya padahal tante di jebak oleh wanita itu. Om sangat mempercayai wanita itu dari pada tante hingga tante hampir kehilangan nyawa dan kehilangan anak kembar kami barulah om menyadari akan kesalahannya." ucap mommy Laras dan tidak terasa air mata mommy Laras keluar ketika mengingat itu semua.


" Jika memang takdir kalian untuk bersatu tante hanya minta padamu percayalah pada istrimu karena tante tahu semua sifat anak tante. Jangan langsung mempercayai wanita ular yang ingin merusak hubungan kalian. Karena jika nak Arlan mempercayai wanita ular itu dan anak tante terluka maka tante tidak akan segan - segan memisahkan kalian dan membawa Alviana jauh dari kehidupanmu. Kamu pasti sudah tahu kalau tante dan semua anak tante ahli dalam bidang IT jadi akan sulit menemukan Alviana." ucap mommy Laras tegas.


" Tante tahu dari mana kalau saya tahu Alviana dan keluarga bisa dalam bidang IT?" tanya Arlan bingung

__ADS_1


" Karena dari meretas cctv kantormu tante tahu kalau Alviana memberikan pengamanan tambahan terhadap kantormu. Benar bukan apa kata tante?" tanya mommy Laras menatap tajam ke Arlan


__ADS_2