
" What???" ucap mereka serempak
" Sebentar mommy akan memperbaiki cctv yang rusak." ucap mommy Laras
" Maaf saya ingin istirahat di manakah kamar saya?" tanya dokter Aldrian ke Harlan
" Mari saya antar." ucap Harlan
Harlan pun menunjukkan kamar ruang tamu untuk dokter Aldrian yang ingin istirahat. Setelah menunjukkan kamarnya Harlan kembali ke ruangan tamu dan duduk di sebelah mommy Laras.
Mommy Laras masih mengutak atik laptopnya, Laras berada di tengah di antara Harlan dan daddy Alvonso sehingga matanya menatap serius ke layar laptop begitu banyak kode yang membuat Harlan dan daddy Alvonso agak pusing padahal mereka berdua juga ahli dalam bidang IT tapi mommy Laras lebih ahli dari mereka.
Ronald yang menunggu lama akhirnya ke kamarnya untuk menemui istri dan ke dua anaknya.
Sepasang mata memperhatikan mommy Laras, Daddy Alvonso dan Harlan menatap dengan serius di laptop milik Arlan sehingga tanpa sepengtahuan mereka bertiga orang itu mengirim pesan ke seseorang.
Tiga Jam Kemudian
" Yes berhasil." teriak mommy Laras
Daddy Alvonso dan Harlan yang tadi menunggu lama akhirnya tertidur di sofa di samping momny Laras. Mendengar teriakkan mommy Laras membuat mereka terkejut dan mata mereka berdua langsung terbuka dengan sempurna.
Mereka bertiga menatap layar laptop yang berisi rekaman video.
Tampak di rekaman video seseorang bicara dengan para pelayan dan memberikan sebuah obat karena tidak ada suaranya, mommy Laras mulai mengutak atik kembali.
" Sayang sekali kita tidak mendengar apa yang dibicarakan oleh pria itu dan gambarnya juga kurang jelas, kenapa rekamannya videonya dihentikan mom?" ucap Harlan mengoceh
" Sttt, jangan berisik semua pertanyaanmu akan terjawab, sabar." ucap daddy Alvonso memperingatkan Harlan untuk diam.
Tidak berapa lama mommy Laras mengulang kembali rekaman video cctvnya dan benar apa yang dikatakan daddy Alvonso. Kini rekaman cctv tampak jelas gambarnya dan ada suaranya.
Rekaman CCCTV ON
Tampak seorang pria menemui para pelayan dan memberikan sebuah bungkusan sekaligus memberikan pengarahan ke mereka.
" Berikan obat ini pada nona Alviana jangan sampai salah orang dan jangan membuat kesalahan sehingga membuat mereka curiga karena ke dua kakaknya selalu berada disisinya. Jika kalian melakukan kesalahan maka keluarga kalian akan mati semua." ancam pria itu
" Baik tuan." ucap para pelayan
" Untuk kamu berdua berusaha agar bertanya basa basi terhadap ke dua kakaknya agar mereka tidak mencurigai teman kalian. Untuk yang lainnya lakukan seperti biasa memberikan makanan dan minuman untuk para pengunjung. Berikan semua obat itu ke dalam minumannya. Ini foto Alviana ingat tugasmu memberikan minuman yang sudah diisi obat." ucap pria itu menyerahkan bungkusan memperlihatkan foto Alviana di tab miliknya.
Pria itu kemudian pergi meninggalkan mereka para pelayan yang baru saja diberitahukan tugasnya masing - masing.
Seorang pelayan langsung membuka bungkusan itu kemudian di taruhnya di dalam sebuah botol kemudian di campur dengan air putih. Botol itu dimasukkan ke dalam sebuah kulkas ukuran besar yang berisi minuman untuk para peserta reuni.
Para pelayan semua sibuk menyiapkan acara pertemuan reuni sampai pada akhirnya merekapun datang satu persatu dan tidak berapa lama rombongan Alvonso datang dan duduk di sofa.
__ADS_1
Tampak mereka berbincang kemudian Alviana meminum sampai minumannya habis dan memanggil pelayan untuk meminta minumannya kembali.
Seorang pelayan mengambil botol yang sudah tercampur obat di dalam kulkas dan dituangkan semuanya ke dalam gelas minuman Alviana kemudian diberikan oleh Alviana.
Alviana yang bersikap biasa mulai bergerak gelisah dan membisikkan ke telinga kakaknya Alvonso kemudian Alvonso langsung menggendong Alviana. Alvonso berteriak agar adiknya Alvian untuk pergi meninggalkan club.
Rekaman CCCTV OFF
Mommy Laras mengklik foto pria yang menugaskan para pelayan kemudian mencari informasi data pria itu. Setelah agak lama muncullah di layar laptopnya.
Nama : Beni
Usia : 32 tahun
Pekerjaan : kepala pelayan di club xxxx
Rumah : Perumahan xxxx xxxxx xxxx
Jl. Merpati 7 No 28
Kota xxxx
" Sudah ketemu pelakunya La?" tanya dokter Kennath yang tiba - tiba muncul di belakang mommy Laras kemudian berjalan dan duduk berhadapan dengan mereka.
" Aduh Ken, kamu bikin aku kaget." ucap mommy Laras sambil mengelus dadanya berulang kali.
" Tidak apa - apa Ken, hanya lain kali jangan begitu kasihan jantungku." ucap mommy Laras.
" Ok, sorry bro membuat istrimu terkejut." ucap dokter Kennath
" Lain kali tidak akan kumaafkan." ucap daddy Alvonso mendelik
" La, suamimu serem kalau lagi mendelik." ucap dokter Kennath tertawa melihat sahabatnya.
" Kalian berdua hadeuh bukannya serius malah bercanda." omel mommy Laras.
" Maaf." ucap daddy Alvonso dan dokter Kennath sambil memegang ke dua telinganya.
Mommy Laras hanya tersenyum melihat tingkah mereka.
" Oh ya La, gimana apakah sudah ketemu pelakunya?" tanya dokter Kennath.
" Sudah Ken, ini foto dan datanya." ucap mommy Laras
Dokter Kennath mengambil ponselnya dan memotret foto dan data pria tersebut melalui ponselnya dan mengirim ke seseorang.
📱" Aku sudah kirim foto dan data orang itu, tangkap dan bawa ke markas interogasi siapa yang menyuruhnya." ucap dokter Kennath dengan nada serius tidak seperti tadi dengan nada bercanda.
__ADS_1
tut tut tut tut
Dokter Kennath langsung mematikan secara sepihak tanpa menunggu jawaban dari orang yang diberikan tugas oleh dirinya.
" Mommy hebat ya?" puji Harlan
" Hebat kenapa?" tanya mommy Laras bingung
" Hebat bisa meretas cctv dan memperbaiki cctv yang rusak." puji Harlan
" Semua anak mommy bisa semua." ucap Mommy Laras
" Benarkah?" tanya Harlan tidak percaya
" Benar, tapi yang bisa semuanya seperti mommy hanya Alvonso, Alvian dan Alviana sedangkan ke tiga adiknya Debby, Denis dan Denisa belum bisa memperbaiki cctv yang rusak. Rencana nanti akan mommy ajarkan." ucap mommy Laras
" Berarti mommy dan ke tiga anak mommy bisa meretas cctv perusahaan?" tanya Harlan
" Bisa malah mereka berdua masih kecil bisa mengacaukan data perusahaan milik daddy membuat daddy dan paman Ronald pusing." ucap daddy Alvonso mengingat masa lalunya.
" Oh itu ulah anakmu ya Al?" tanya Ronald tiba - tiba nongol dan duduk bersebelahan dengan dokter Kennath berhadapan dengan daddy Alvonso, Mommy Laras dan Harlan.
" Iya betul ulah Alvian dan Alviana katanya kejutan ulang tahun daddynya." ucap daddy Alvonso
" Kok mommy tidak tahu dad? terus daddy tahu darimana?" tanya mommy Laras
" Mommy kerja di restoran di negara Nederlands dan daddy tahu dari Alvonso anak kita." ucap daddy Alvonso.
" Maaf ya dad, paman." ucap Alvonso dan Alvian datang bersamaan dan duduk di sofa samping
" Tidak apa - apa berkat kalian daddy bisa menemukan kalian dan mommy kalian, oh ya nak Harlan bilang sama Arlan kalau sampai menyakiti Alviana, daddy sekeluarga akan menyembunyikan Alviana dan kalian tidak akan bisa menemukannya. Cukup daddy saja yang mengalaminya di masa lalu." ucap daddy Alvonso.
" Baik dad, Harlan akan mengatakan nanti pada kak Arlan." ucap Harlan.
Ponsel milik dokter Kennath berdering dan langsung di angkatnya.
📱 : " Hallo
📱 : .....
📱 : What????
xxxx
Terima kasih atas komentarnya dan jangan lupa like, tambahkan votenya dan tip nya yaaa biar author tetap semangat menulis, terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘
Salam Author,
__ADS_1
Yayuk Triatmaja