Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Anak Kembar Laras dan Alvonso


__ADS_3

Mendengar suara bayi bersahutan membuat Alvonso tidak sabar untuk melihatnya. Alvonso pun masuk ke dalam diikuti oleh Ronald dan juga dokter Kennath.


Beruntung rumah sakit itu milik dokter Kennath sehingga mereka bertiga boleh melihat bayi kembar tiga.



Tampak bayi kembar tiga tertidur dan saling berpelukan membuat Alvonso, dokter Kennath dan Ronald mengeluarkan air mata karena baru kali ini melihat bayi - bayi yang sangat menggemaskan.


Membuat dokter Kennath dan Ronald tidak sabar menanti kehadiran buah hati mereka.


Ketiga bayi kembar tersebut dibawa keluar oleh perawat untuk dimandikan, merekapun keluar dari ruangan operasi menuju ruang rawat inap vvip.


Laras berbaring di ranjang dan tersenyum menatap suaminya yang duduk di kursi di samping ranjang yang sedang menggenggam tangannya sedangkan ke dua teman suaminya dokter Kennath dan Ronald duduk di sofa.


" Sayang, terima kasih atas semuanya. Anak - anak kita sangat lucu, terima kasih karena kamu mau bersabar menghadapi sifatku yang egois, maafkan aku yang sering melukai hatimu dan kamu selalu sabar memaafkanku, sekali lagi terima kasih semoga kesabaranmu selalu banyak stock buatku." ucap Alvonso


" Kayaknya tidak deh Mas, kalau Mas menyakiti hatiku aku akan kabur dan mas tidak akan bisa menemukanmu." ucap Laras pura - pura marah


" Tidak sayang, aku tidak sanggup kehilanganmu, aku mudah mencari orang tapi kalau mencarimu sungguh sangat susah, kamu ingat dulu aku sering mencarimu padahal kamu ada didepanku tapi aku tidak tahu." ucap Alvonso sambil mengingat masalalu


" Karena itu sayang jaga perasaanku jangan ulangi kesalahan yang sama." ucap Laras lembut.


" Iya sayang aku janji." ucap Alvonso


Laras hanya tersenyum memandang wajah suaminya.


" Sayang nanti kalau anak kita agak besaran nambah lagi ya?" pinta Alvonso


" Tidak sudah cukup 6 tidak boleh nambah." pinta Laras


" Tapi sayang...." ucap Alvonso terpotong karena ada orang yang membuka pintunya.


ceklek


Seorang dokter wanita dan seorang perawat masuk ke dalam untuk mengecek kondisi Laras. Setelah selesai mengecek dokter dan perawat pamit keluar tapi Laras memanggil dokter untuk bertanya.


" Dokter bolehkah saya hamil lagi." tanya Laras


" Maaf nyonya tidak disarankan nyonya hamil lagi mengingat nyonya sudah dua kali ini di caesar apalagi lahir tiga anak kembar takutnya ada pendarahan dan bisa mengakibatkan sang ibu dan bayi meninggal." jelas dokter kandungan


" Terimakasih dokter atas penjelasannya.


" Sama - sama, ada pertanyaan lagi?" tanya dokter


" Tidak ada dok, terimakasih." ucap Laras sambil tersenyum

__ADS_1


Dokter itu hanya membalas senyuman Laras dan menganggukkan kepalanya sebagai tanda untuk pamit.


Dokter itupun keluar sambil menganggukan kepala ke tiga pria tampan tersebut.


" Bagaimana sayang masih ingin aku hamil lagi tapi dengan resiko pas anak kita lahir aku dan anak kita meninggal, apakah mas siap jika aku pergi jauh dan tidak mungkin kemba."ucap Laras terpotong karena Alvonso menutup mulut Laras.


" Tidak sayang, sudah cukup 6 anak kita. Mas tidak sanggup kehilanganmu lagi sudah cukup dulu kamu jauh dariku." ucap Alvonso dan tidak terasa airmatanya jatuh menimpa wajah Laras.


Sungguh Alvonso tidak sanggup jika Laras pergi selama - lamanya karena separuh nafasnya sudah diberikan untuk istri tercintanya.


Laras yang merasakan wajahnya terkena airmata menatap wajah suaminya dan mengulurkan ke dua tangannya dan menghapus airmata di kedua mata milik suaminya menggunakan dua ibu jarinya.


Ceklek


Pintu terbuka masuklah Maria dan Clarisa sedangkan ketiga anaknya berada di rumah bersama omanya.


Dokter Kennath menemui istri tercintanya kemudian mengambil ponselnya untuk berfoto bersama. Hal ini membuat isrinya terkejut karena baru kali ini melihat suaminya narcis tidak seperti biasanya.


Begitupula Alvonso dengan istrinya Laras dan Ronald hanya bisa melongo melihat kelakuan dokter Kennath yang tidak seperti biasanya.



dokter Kennath dan dokter Maria


Ronald yang tidak mau kalah menggenggam tangan istrinya dan mengambil ponselnya.


klik



Alvonso hanya menggelengkan kepala dan bahagia karena melihat dua orang yang sudah dianggap keluarga kini bahagia bersama pasangannya.


Tiga sahabat pria menikah dengan tiga sahabat wanita dengan sifat yang bertolak belakang. Tapi dengan kesabaran para istri mereka membuat mereka merubah hidupnya lebih baik lagi.


Ceklek


Tiga orang perawat masuk ke dalam ruangan dan masing - masing membawa bayi kembar Laras dan Alvonso.


Tiga bayi itu dibaringkan di ranjang tidur atas perintah Alvonso untuk di foto.


klik



Selesai memfoto mereka ke tiga bayi tersebut ditaruh di box bayi. Mereka tersenyum bahagia melihat tiga bayi yang sangat lucu.

__ADS_1


Ronald dan istrinya melihat ketiga anak Alvonso dan Laras.


" Kok semua mirip kak Alvonso La?" ucap Clarisa


" Iya, padahal aku yang hamil 9 bulan masa tidak satupun mirip aku?" protes Laras.


" Itu tandanya kalau kamu itu sangat mencintaiku makanya semua anak - anak kita mirip denganku." ucap Alvonso dengan percaya diri.


" Terserah Mas saja deh, aku mah ikut aja." pasrah Laras karena Laras sudah hapal betul akan sifat suaminya.


Alvonso hanya senyum - senyum mendengar jawaban istrinya.


Selesai Ronald dan Clarisa kini giliran dokter Kennath dan Maria menengok 3 bagi kembar. Maria menggendong anak Laras bergantian dengan Clarisa sedangkan Ronald dan dokter Kennath kurang berani memegang karena takut bayinya jatuh ataupun keseleo.


Sayang siapa nama - nama mereka?" tanya Laras.


Alvonso sudah hapal mana anak yang pertama, kedua dan ketiga karena daya ingat Alvonso cukup tinggi sekali dijelaskan dokter sudah hapal.


Alvonso mengambil bayi pertamanya dengan sangat hati - hati dan agak kaku karena baru pertama kalinya menggendong bayi.


DEBBY TAYLOR


Alvonsopun mengecup kening anaknya dengan rasa haru kemudian menaruh bayi pertamanya dengan hati - hati kemudian mengambil anak ke duanya juga dengan sangat hati - hati takut jatuh.


DENISA TAYLOR


Selesai memberi nama anaknya yang kedua Alvonso mengecup kening anaknya dan menaruhnya di box bayi dan mengambil anak yang ketiga.


DENIS TAYLOR


Denis yang digendong daddynya tersenyum dan membuka matanya membuat Alvonso meneteskan airmata karena bahagia diberikan kepercayaan menjadi seorang ayah.


Alvonso pun mengecup kening anaknya dan menimang - nimang anaknya tidak butuh lama Denis pun tertidur.


Semua tidak luput dari 2 sahabatnya dan juga 2 sahabat istrinya. Semua bahagia memiliki pasangan yang baik dan mau menerima mereka apa adanya.


ceklek


Pintu terbuka tampaklah ketiga anaknya dan mamanya Alvonso. Mereka masuk ke dalam dan melihat bayi yang baru lahir.


" Daddy siapa nama - nama mereka?" tanya Alvian


" Debby Taylor, Denisa Taylor dan Denis Taylor." ucap daddynya sambil menunjukkan satu - satu nama adik - adik mereka.


" Hore aku punya adik dua perempuan dan satu adik laki - laki." ucap Alviana tersenyum bahagia.

__ADS_1


Semuapun ikut tertawa melihat ketiga anak Alvonso yang imut dan tampan - tampan dan juga cantik.


__ADS_2