
" Terima kasih." jawab mommy Laras, Alvonso dan Alvian serempak.
Setelah mendapat informasi siapa musuh dalam selimut Ronald dan dokter Kennath langsung menghubungi anak buahnya untuk di tangkap dan di bawa ke markas.
" Kamu tidak menangkap dua bodyguardmu?" tanya dokter Kennath
" Sudah ku bawa mereka ke markas." ucap daddy Alvonso
" Kok kami tidak di kasih tahu?" tanya Ronald dan dokter Kennath kompak
" Hehe... maaf aku benar - benar lupa karena banyak pekerjaan menumpuk di tambah memikirkan Alviana dan juga ke dua anakku Alvonso dan Alvian mereka sibuk mencari siapa dalangnya, sehingga aku tidak ada yang membantu pekerjaanku karena itu aku benar - benar lupa ." ucap daddy Alvonso merasa bersalah terhadap ke dua sahabatnya.
" Ya sudahlah aku juga mengerti." ucap Ronald
" Iya aku juga mengerti, semoga ini segera berakhir." ucap dokter Kennath
" Oh ya La darimana kamu tahu kalau mereka berenam musuh dalam selimut?" tanya Ronald penasaran.
" Alvonso buka cctv yang kamu simpan berisi rekaman cctv mansion milik paman Kennath dan juga rekaman cctv mansion milik paman Ronald." ucap mommy Laras
Alvonso langsung membuka file yang berisi rekaman cctv, semua orang menonton rekaman cctv.
Paman Ronald dan paman Kennath sangat terkejut karena bodyguard mereka yang di anggap paling setia ternyata itu hanya kedok mereka.
" Musuh kita lumayan banyak dari kelompok yaitu mafia blue black, mafia elang gold dan mafia gagak merah." ucap mommy Laras.
" Kita perlu bantuan dari mafia gagak hitam karena dua mafia bersatu bisa menjadi kuat tapi aku tidak tahu siapa ketuanya karena identitas ketua dan wakil ketuanya sangat sulit." ucap daddy Alvonso
" Mommy juga tidak bisa meretas cctv karena mereka jarang beraksi itu yang membuatnya sulit." ucap mommy Laras sambil berfikir.
" Aku juga sebagai ketua mafia jarang bentrok ataupun berbuat masalah dengan gagak hitam jadi tidak tahu siapa ketua dan wakil ketuanya." ucap dokter Kennath
" Aku juga dulu jadi wakil ketua mafia ada beberapa yang aku kenal ketua mafia atau wakil ketua mafia mereka tapi aku baru kenal mafia gagak hitam setelah aku menikah dan mundur dari dunia sebagai wakil mafia." ucap Ronald
Sedangkan Arlan dan Harlan saling menatap karena mereka berdualah ketua dan wakil ketua mafia yang sedang mereka bicarakan.
" Aku kenal ketua mafianya nanti akan aku katakan padanya pasti mau membantunya." ucap Arlan.
__ADS_1
Semua orang menatap ke arah Arlan, Arlan yang di tatap hanya tersenyum kikuk.
" Apakah ketua mafia gagak hitam adalah dirimu Ar?" tebak daddy Alvonso
Arlan hanya diam ingin jujur tapi Arlan takut dirinya akan di tolak oleh keluarga besarnya Alviana karena Alviana pernah cerita kalau daddynya dulu pernah menjadi ketua mafia dan mommynya meminta agar daddy berhenti menjadi ketua mafia dan meminta untuk dibubarkan. Alviana juga pernah mengatakan kalau dirinya tidak menyukai dunia mafia dan tidak mau kenal dengan cowo yang berhubungan dengan mafia.
Mommy Laras menatap wajah Arlan yang berubah dan mommy Laras tahu kalau apa yang dikatakan suaminya adalah benar adanya.
" Arlan, kamu ketua mafia gagak hitam?" tanya mommy Laras mengulangi perkataan suaminya sambil menatap tajam ke mata Arlan.
Glek
Arlan berusaha menelan saliva karena mendapat tatapan tajam dari mommy mertua.
Harlan yang melihat Arlan mukanya pucat rasanya ingin tertawa bagaimana tidak jika di kantor Arlan adalah bos yang paling ditakuti tapi di sini Mommy mertua yang paling ditakuti.
Arlan hanya menganggukkan kepala karena Arlan tahu sepandai - pandainya tupai melompat pasti ketahuan juga.
" What???" teriak mereka serempak kecuali mommy Laras.
Mereka tidak menyangka menantu mereka ternyata seorang ketua mafia gagak hitam.
Semuanya hanya tersenyum menatap mommy Laras kemudian menatap ke wajah Arlan.
" Ya, aku ketua mafia gagak hitam maafkan Arlan mom, dad dan juga paman Kennath serta paman Ronald karena tidak jujur. Tapi Arlan mohon jangan pisahkan Arlan dengan Alviana karena Alviana adalah belahan jiwa Arlan." ucap Arlan menatap sendu ke arah mereka.
" Mommy tidak akan memisahkan kalian berdua asalkan mommy minta padamu nak Arlan jadilah ketua mafia yang baik jangan melukai orang yang tidak bersalah." ucap mommy bijak.
" Iya mom selama ini Arlan hanya menghukum orang yang berbuat jahat dan tidak merugikan orang yang berbuat baik." ucap Arlan
" Apakah sebagai mafia nak Arlan menjual senjata ilegal atau menjual narkoba atau lebih sadisnya menjual organ tubuh manusia?" tanya mommy Laras ingin tahu karena selama ini mommy Laras belum mengenal lebih dekat dengan Arlan.
" Tidak mom, Arlan tidak melakukan itu semua. Arlan hanya menghukum orang - orang yang benar - benar bersalah." ucap Arlan.
" Baguslah kalau begitu, kita lanjutkan lagi." ucap mommy Laras
" Daddy silahkan pembagian kelompok untuk penyerangan mafia blue black, mafia elang gold dan mafia gagak merah serta keluarga Bona." ucap mommy Laras
__ADS_1
Mommy Laras duduk untuk mendengarkan suaminya berbicara.
" Daddy ingin bertanya pada Arlan dan Harlan apakah kalian berdua bisa bela diri?" tanya daddy Alvonso.
" Bisa dad." jawab mereka serempak
" Bagus kalau begitu." ucap daddy Alvonso
" Ronald, Arlan dan Harlan serta kelompok mafia gagak hitam menyerang mafia gagak merah. Pemimpin penyerangan ini paman Ronald apakah Arlan setuju?" tanya daddy Alvonso
" Arlan tidak masalah dad nanti Arlan akan mengatakan kepada anggota mafia gagak hitam. " jawab Arlan.
" Daddy memilih paman Ronald karena paman Ronald sangat pintar dalam taktik menyerang. Jadi untuk Arlan dan Harlan silahkan berkonsultasi." ucap daddy Alvonso
" Kennath menurutmu siapa yang menjadi pemimpin untuk menyerang mafia blue black? karena mereka terkenal dengan kekejaman dan taktik menyerang musuh" tanya daddy Alvonso
" Aku rasa dirimu saja karena dirimu paling pintar dalam taktik menyerang musuh." ucap dokter Kennath
" Baiklah kalau begitu aku yang pimpin bersama dengan anakku Alvonso dan aku pinjam anggota mafiamu untuk menyerang mafia blue black." ucap Daddy Alvonso
" Untuk penyerangan mansion keluarga Bona dan mafia elang gold aku serahkan sama kamu Ken dan juga Alvian." pinta daddy Alvonso
" Terus tugas mommy, Clarisa dan Maria apa?" tanya mommy Laras.
" Tinggal di mansion menjaga Alviana. Oh ya Ken dan Ron anak kalian menginap di sini." pinta daddy Alvonso
" Ok, kebetulan juga kami memang berencana ingin menginap di sini." ucap dokter Kennath
" Aku juga kebetulan keluargaku menginap di sini." ucap Ronald.
" Bagus, jadi aku ikut tenang meninggalkan mereka karena istriku, Maria dan Clarisa bisa saling menjaga." ucap daddy Alvonso
xxxxx
Terima kasih atas komentarnya dan jangan lupa like, tambahkan votenya dan tip nya yaaa biar author tetap semangat menulis, terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘
Salam Author,
__ADS_1
Yayuk Triatmaja
xxxxxxx