Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Pertemuan Arlan dan Alviana


__ADS_3

Tidak berapa lama datanglah Daddy Alvonso, mommy Laras, mama Maria, dokter Kennath serta bunda Clarisa dan suaminya Ronald.


Dokter Kennath berjalan ke ruangan pribadinya untuk memakai seragamnya kemudian keluar dari ruangannya menuju ruangan ugd dan masuk ke dalam ruangan ugd untuk mengecek kondisi keponakannya Alviana, sedangkan yang lainnya semua berkumpul di ruang ugd termasuk Alvonso dan Alvian.


" Alvonso dan Alvian, apa yang terjadi dengan adik kalian? daddy kan sudah bilang untuk menjaga Alviana." omel Daddy Alvonso.


" Maafkan kami dad." ucap Alvonso dan Alvian bersamaan.


" Tadi Alviana bertemu dengan Arlan, dia yang membuat Alviana pingsan." ucap Alvian


" Kenapa bisa? siapa Arlan?" tanya daddy Alvonso


" Aku tidak tahu dad yang kami tahu Arlan melepas topeng milik Alviana dan juga melepas topeng miliknya kemudian mengatakan sesuatu terus Alviana pingsan." jawab Alvonso.


" Daddy dan Mommy masih ingat dengan Arlan yang 3 tahun lalu mommy dan daddy di panggil oleh kepala sekolah?" tanya Alvian sambil memgingatkan masalalu.


Daddy Alvonso dan Mommy Laras berusaha mengingatnya.


" Iya mommy masih ingat, apakah mereka dulu saling kenal?" tanya mommy Laras


" Sepertinya begitu mom karena Arlan sempat bernyanyi dengan Alviana." ucap Alvonso


" Kok bisa?" tanya daddy Alvonso


" Karena aku dan Alviana bernyanyi bersama terus tidak berapa lama Arlan meminta Alviana bernyanyi." ucap Alvian.


xxxxx


Ya pria yang bernyanyi itu Alvian dan Alviana hanya Arlan yang menghafal suara Alviana dan Arlan waktu itu sempat berfikir kalau Alviana bernyanyi bersama pria lain dan membuatnya cemburu.


xxxxx


" Kalau pria itu datang ke sini akan daddy hajar." ucap daddy Alvonso tegas.


" Iya dad kami setuju." ucap mereka berdua serempak


" Tapi mommy tidak setuju." ucal Mommy Laras sambil matanya menatap tajam ke arah mereka bertiga membuat mereka menelan saliva takut dengan mommy Laras.


" Kenapa tidak setuju sayang?" tanya daddy Alvonso bingung.


" Mungkin dengan kehadiran Arlan bisa membuat Alviana mengingat semua." ucap Mommy Laras.


" Dia itu anak nakal mom siapa tahu dia ada niat buruk terhadap adik kami." ucap Alvian


" Kita tidak boleh asal menuduh sebelum ada bukti." jawab mommy Laras memberi pengertian kepada mereka bertiga.


" Ingat mommy tidak suka kalian membalas dendam itu tidak baik justru kalian seharusnya mau memaafkannya dan mendoakannya agar sifatnya berubah, jika kita balas dendam berarti kita sama jahatnya." ucap mommy Laras bijak


" Lebih baik kita doakan semoga adik kalian Alviana sadar dan ingatannya segera pulih." ucap mommy Laras melanjutkan.


" Baik mom." jawab Alvonso dan Alvian bersaman.

__ADS_1


Daddy Alvonso hanya diam tidak menjawab hanya mendengarkan istrinya berbicara.


ceklek


Pintu terbuka tampak seorang dokter ke luar dari ruangan ugd dan membuka maskernya.


" Gimana Ken?" tanya daddy Alvonso.


" Alviana sudah sadar dan sebentar lagi akan dipindahkan ke ruangan perawatan." ucap dokter Kennath.


" Terima kasih Ken." ucap mommy Laras dan daddy Alvonso menjawab bersamaan.


Mereka semua masuk ke dalam ruangan rawap inap vvip sedangkan dokter Kennath berjalan menuju ruangan pribadinya untuk melepas seragamnya.


xxxx


Di sisi lorong terhalang tembok dekat ruangan ugd Arlan dan Harlan mendengar semuanya. Kini Arlan tahu kalau Alviana hilang ingatan.


Arlan akan berusaha agar Alviana ingat akan dirinya.


" Kak Arlan, sepertinya sangat sulit kita masuk ke dalam keluarga besarnya pada kumpul semua." ucap Harlan


" Iya benar." ucap Arlan


" Apakah kita pulang sekarang ? atau kak Arlan mau mengobati muka kak Arlan yang habis dipukuli oleh ke dua kakaknya." tanya Harlan


" Tidak nanti juga sembuh, kita pulang saja badanku sangat lelah suruh dua orang anak buah mafia kita untuk berjaga melindungi Alviana." perintah Arlan


" Ok." jawab Harlan sambil memberikan tanda hormat


xxxx


Alviana menatap satu persatu wajah - wajah orang yang sangat di cintainya."


" Sayang apakah ada yang sakit?" tanya mommy Laras.


" Kepala Alviana masih pusing mom." ucap Alviana.


" Apakah kamu sudah mulai mengingat ke tiga adikmu dan ke tiga ponakanmu?" tanya mama Maria.


" Maaf mam, Alviana sama sekali belum mengingat semuanya." ucap Alviana sedih.


" Sudah jangan dipaksakan nanti kepalamu tambah sakit." ucap Clarisa sambil tersenyum memandang ponakannya sambil mengelus kepala Alviana.


" Terima kasih bun." ucap Alviana sambil tersenyum tulus.


" Oh ya sudah malam, kami pulang ya?" ucap mama Maria


" Iya mam terimakasih sudah nengokin Alviana." ucap Alviana.


" Sama - sama sayang." ucap Maria

__ADS_1


" Sayang bunda dan paman Ronald mau pulang, cepat sembuh ya?" ucap Clarisa.


" Terima kasih Bun." ucap Alviana.


" Sama - sama sayang." ucap Clarisa sambil berpamitan dengan yang lainnya.


" Alvonso dan Alvian kalian juga pulang biar mommy yang jaga Alviana." pinta mommy Laras.


" Sayang, kamu tidak apa - apa di tinggal?" tanya daddy Alvonso.


" Tidak apa - apa sayang, justru saya kuatir jika Alvonso dan Alvian berjalan sendiri." ucap mommy Laras.


" Oke deh daddy pulang nanti dadddy ke sini lagi." ucap daddy Alvonso.


" Oke." jawab mommy Laras singkat.


Kini mereka tinggal berdua, Alviana sudah tertidur pulas sedangkan mommy Laras membuka aplikasi noveltoon untuk mengusir kebosanan.


ceklek


Mommy Laras menengok ke arah pintu kamar vvip yang di buka oleh seorang remaja pria, remaja itu berjalan masuk ke dalam kamar perawatan anaknya Alviana.


" Maaf, anda siapa ya? sepertinya salah masuk kamar?" tanya Mommy Laras.


" Maaf Tante, saya Arlan teman Alviana. Bolehkah saya menemui anak tante?" tanya Arlan.


" Boleh, silahkan." ucap mommy Laras


" Terima kasih tante." ucap Arlan ramah.


Arlan pun berjalan ke arah Alviana yang sedang tertidur.


" Nak Arlan, kenal dengan putri saya di mana?" tanya mommy Laras lembut.


" Tiga tahun yang lalu tante, kami berkenalan." ucap Arlan ramah.


" Sepertinya anak saya lupa denganmu." ucap mommy Laras.


" Kenapa bisa tante?" tanya Arlan bingung


" Waktu anak - anak tante Alvonso, Alvian dan Alviana wisuda lampu gedung terlepas dan menimpa anakku Alviana dan ketika Alviana di bawa rumah sakit dokter mengatakan sebagian memorinya hilang. Oh ya kalau tidak salah nak Arlan yang bertemu di pesta, sebenarnya apa yang nak Arlan katakan pada anakku? tanya mommy Laras.


" Maaf tante waktu di pesta saya mendengar suara Alviana yang sedang bernyanyi dan saya sangat hapal suaranya walau Alviana memakai topeng." ucap Arlan


" Lalu?" tanya mommy Laras


" Ketika berdansa aku membuka topengku dan topeng Alviana lalu aku menanyakan ke Alviana kemudian Alviana memegang kepalanya kemudian pingsan." ucap Arlan menjelaskan.


xxxx


Terima kasih atas komentarnya dan jangan lupa like, vote dan tip nya yaaa biar author tetap semangat menulis, terima kasih banyak😁

__ADS_1


Salam Author,


Yayuk Triatmaja


__ADS_2