Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Tiga Aksi Remaja Kembar


__ADS_3

Laras dan bodyguard dengan tenaga yang ada segera keluar dari mobil. Baru saja keluar dari mobil dua orang musuhnya menempelkan pistol ke dahi Laras dan bodyguard.


Laras dan bodyguard mengangkat tangannya tanda menyerah. Laras dan bodyguard saling menatap kemudian menganggukkan kepalanya.


Laras dan bodyguardnya merampas senjatanya dengan cara menarik tangan musuhnya dan melintirnya. Laras dan bodyguard itupun menembaki musuh - musuhnya.


Tapi sayang pelurunya habis sehingga Laras dan bodyguard melawan dengan tangan kosong.


dor


Bodyguardnya mati seketika karena salah satu mereka menembak di dahinya. Laras akhirnya menyerah setelah salah satu dari mereka mengancam Laras jika melawan akan di tembak seperti bodyguardnya.


Laras di tendang di bagian perut, muka dan seluruh tubuhnya hingga membuat Laras pingsan tidak sadarkan diri. Laras di bawa oleh mereka menuju markas.


xxxx


Di tempat lain 3 anak kembar Alvonso, Alvian dan Alviana sedang membuat program yang lebih canggih dari sebelumnya.


" Kak Al, kok perasaan Alviana tidak enak ya? apa Mommy atau Daddy dalam bahaya?" tanya Alviana


" Iya kak Al, Alvian juga merasakan hal yang sama, aku telp mommy dulu kalau baik - baik saja baru telp daddy." usul Alvian


" Iya Kak Alvian, Alviana setuju." ucap adiknya Alviana."


" Biar kakak yang menelephone Daddy dan kamu Alvian telephone Mommy." printah Alvonso.


" Baik kak." ucap Alvian patuh.


Alvian menelephone momnynya tapi tidak di angkat - angkat sampai 4 kali juga tidak di angkat.


" Mommy tidak mengangkat telephonenya." ucap Alvian lemas.


Alvonso mencoba menelephone daddy handphonenya tidak aktif sampai ke empat kalinya juga sama.


" Ponsel Daddy tidak aktif." ucap Alvonso.


" Alvian, coba cek gps milik Mommy, kakak akan mengecek gps milik Daddy." perintah Alvonso akhirnya.


" Baik kak." ucap Alvian patuh.


Alvonso dan Alvianpun mulai mengecek gps milik daddy dan mommynya. Tampak gps daddy sedang bergerak sedangkan gps milik Mommynya tidak bergerak.


Alvian yang penasaran mengutak atik laptopnya untuk mengetahui letak lokasinya mommynya seelah mengetahuinya posisinya Alvian membuka cctv, Alvian yang melihat mobil milik Mommynya menabrak pembatas jalan memanggil ke dua saudaranya.


" Kak lihat itu mobil mommy menabrak pembatas jalan" ucap Alvian setengah berteriak.

__ADS_1


Alvonso sepontan menengok cctv sedangkan Alviana yang tadi merasa haus mengambil minuman dan kembali lagi, mendengar kakaknya Alvian berteriak membuat Alviana mendekati karena penasaran.


prang


Alviana terkejut dan gelas yang dipegangnyapun pecah tak terbentuk. Hal itu sontak Alvonso dan Alvian menengok ke arah samping kemudian menatap ke layar laptopnya.


" Kak Alvian, coba waktunya di undur biar kita bisa tahu kejadiannya." pinta Alviana


Alvian pun mengikuti permintaan adiknya waktunya di undur setengah jam yang lalu. Ketiga anak remaja membulat sempurna melihat kejadian demi kejadian.


" Alviana siapkan tiga ketapel dan tiga tembakan peluru mainan. Alvian bawa laptop dan bantu Alviana menyiapkan kelereng yang banyak juga ambil isi peluru mainan yang baru untuk cadangan, Kakak juga akan bawa laptop dan menyiapkan mobil dan mencoba menelephone daddy lagi jika tidak bisa dihubungi kakak akan cek gps punya daddy, kita langsung berangkat nolongi Mommy ." perintah Alvonso.


" Baik kak." ucap Alvian dan Alviana bersamaan.


Mereka bertiga melakukan tugasnya masing - masing. Alvonso sudah berada di mobil bersama dua orang bodyguard. Alvonso mencoba menelephon daddy menggunakan earphone sambungan pertama tidak aktif sambungan ke dua baru terhubung.


📱 " Hallo Dad?" panggil Alvonso


📱 " Ada apa sayang?" tanya daddynya.


📱" Daddy ada di mana? dari tadi kami menghubungi daddy tidak aktif dan baru sekarang aktif." tanya Alvonso


📱 " Maaf handphone daddy tadi lowbat ini lagi di cas di mobil." ucap daddy berusaha tenang walau hatinya sangat kuatir terhadap istrinya. Alvonso berusaha menutupi karena tidak ingin ke tiga anaknya terluka.


📱" Daddy, Mommy di tawan sama penjahat." ucap Alvonso


📱 " Perasaan kami tidak enak Dad, makanya kami mengecek di mana Mommy berada." ucap Alvonso


📱 " Daddy tadi di hubungi oleh penjahat untuk datang sendiri." ucap Daddy.


📱" Kenapa Daddy tidak cerita ke kami?" tanya Alvonso protes.


📱 " Maaf sayang, daddy tidak ingin kalian terluka, kalian di rumah jangan keluar daddy lagi di jalan mau nolongi Mommy." pinta Daddy.


📱 " Baik Dad." balas Alvonso bohong


tut tut tut tut


Handphonepun terputus dan tidak berapa lama Alvian dan Alviana datang, Alvian memberikan tas pinggang berisi ketapel dan tembakan mainan karena daddy dan mommynya melarang keras mereka menggunakan senjata sehingga mereka membeli mainan tembakan yang berisi peluru plastik kecil dan ketapel. Kini mereka bertiga masing - masing memakai tas pinggang dan menuju ke lokasi dimana mommynya di bawa oleh para penjahat yang menggunakan senjata.


xxxx


Setelah mendapat telephone dari istrinya Alvonso dan Ronald pergi ke tempat kejadian di dalam perjalanan Alvonso dihubungi oleh seseorang dengan nomer yang tidak dikenal.


Alvonso yang penasaran mengangkat ponselnya.

__ADS_1


📱" Kalau ingin istrimu selamat datang ke daerah xxxx." ucap seseorang pria yang tidak di kenal.


📱" Bebaskan istriku, apa salah istriku?" bentak Alvonso


📱 " Istrimu tidak salah tapi yang salah adalah dirimu gara - gara dirimu tenderku selalu kalah." ucap pria di sebrang.


📱 " Dasar kamu gila, istriku tidak ada hubungan sama sekali." bentak Alvonso lagi


📱 " Aku tidak perduli, datang sendiri jangan bawa orang jika aku tahu bawa orang maka aku tidak segan - segan memperk**nya bersama para anak buahku, istrimu sangat cantik jadi kuper**sa dulu, baru dor mati deh hahahhaaha." ucap pria itu tanpa dosa


📱 " Jika kamu sentuh istriku seujung kuku saja maka bersiaplah kamu mati." bentak Alvonso


📱" Oh takut, hahahhaha...." tawa orang di sebrang


tut tut tut tut


📱 " Hallo... hallo... sial.." teriak Alvonso kesal.


" Ada Apa Al?" tanya Ronald.


" Istriku di sekap dan aku harus datang sendiri. Kamu turunlah di sini aku tidak ingin istriku celaka." perintah Alvonso


" Istrimu di sekap dimana?" tanya Ronald


" Di daerah xxxx." ucap Alvonso


" Baik Al, saya turun di pinggir semoga kamu dan istrimu selamat." doa Ronald.


" Amin." jawab Alvonso.


Alvonsopun menurunkan Ronald di pinggir jalan kemudian melanjutkan perjalanan untuk menolongi istri tercintanya.


Ronald yang dituruni dinpinggir jalan menghubungi sahabatnya dokter Kennath.


📱 " Ada apa Ron?" tanya dokter Kennath


📱 " Laras di sekap dan salah satu anak bodyguardnya mati di tembak dan sekarang Alvonso lagi ke sana sendirian, kamu bisa jemput aku buat nolongin Alvonso, aku takut Alvonso kenapa - napa." Ucap Ronald kuatir.


📱 " Kamu dimana? biar aku jemput." jawab dokter Kennath


📱 " Aku di jalan xxxx." jawab Ronald


📱 " Ok. aku akan jemput ini lagi siap - siap mau jalan." ucap dokter Kennath.


tut tut tut tut

__ADS_1


Ponselpun dimatikan oleh dokter Kennath sedangkan Ronald menunggu kedatangan sahabatnya dokter Kennath.


__ADS_2