Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2
Jalan - Jalan


__ADS_3

Malam hari seperti biasa selesai makan mereka berkumpul di ruang keluarga.


" Mommy dan daddy, Alvonso dapat undangan perayaan ulang tahun perusahaan PT DAKOTA CORP di kota P di hotel Alexis menginap selama 2 hari nanti Alvonso akan datang bersama Kelly." ucap Alvonso


" Kok sama Kelly sayang?" tanya mommy Laras


" Kelly sekarang sudah jadi sekretaris Alvonso dan di dalam undangan membawa pasangan jadi Alvonso membawa Kelly."ucap Alvono menjelaskan ke dua orang tuanya.


" Lho aku juga dapat kak. Aku juga mengajak Liani." ucap Harlan


" Kalau begitu kalian berempat naik pesawat milik daddy Alvonso." ucap daddy Alvonso


" Baik dad." ucap Alvonso dan Harlan.


5 Hari Kemudian


Tidak terasa hari berlalu dengan cepatnya dan kini Harlan, Liani, Alvonso dan Kelly menggunakan pesawat pribadi milik daddy Alvonso.


Daddy Alvonso dan mommy Laras mengijinkan anaknya Alvonso dan Harlan pergi ke kota P di hotel Alexis. Dokter Kennath dan dokter Maria juga mengijinkan anaknya Kelly pergi bersama Alvonso karena mereka percaya dengan Alvonso yang bisa menjaga putrinya terlebih ada anak sahabatnya yaitu Liani begitu pula dengan Ronald dan Clarisa mengijinkan anaknya Liani pergi bersama Harlan karena mereka tahu sifat Harlan terlebih lagi Liani pergi bersama anak sahabatnya yaitu Kelly dan Alvonso.


Kini mereka sudah sampai di kota P dan sudah berada di lobby hotel Alexis.


" Liani, Kelly dan kak Alvonso duduk saja di lobbby. Harlan check in dulu." ucap Harlan


" Ok." jawab mereka serempak


Harlan berjalan menuju ke meja resepsionis.


" Siang mba, saya mendapat undangan dari perusahaan PT DAKOTA CORP." ucap Harlan


" Boleh minta disebutkan nama bapak dan dari perusahaan mana?" tanya resepsionis


" Nama saya Harlan dari PT Alviana Cooperation dan satu lagi atas nama Alvonso PT Alta Company. Orangnya sedang duduk di sana." ucap Harlan sambil menunjuk ke arah Alvonso


" Ok. Benar pak. Ini 2 kartu akses untuk membuka kamar silahkan menikmati fasilitas dari kami pak." ucap resepsionis ramah.


" Bolehkah saya nambah kamar 2 lagi?" tanya Harlan


" Maaf pak, semua kamar penuh sudah di booking oleh PT Dakota Corp." ucap resepsionis ramah sambil memberikan 2 kartu akses untuk membuka kamar.


" Ok terima kasih." jawab Harlan sambil menerima ke 2 kartu akses itu.


Harlan duduk di sebelah Alvonso berhadapan dengan Liani dan Kelly. Harlan menaruh 2 kartu akses hotel di atas meja.


" Kok kartu aksesnya cuman 2?" tanya Liani dan Kelly bersamaan


" Katanya kamarnya penuh, begini aja aku tidur sama kak Alvonso dan Kelly serta Liani tidur bersama." ucap Harlan


" Tidak apa - apa." ucap Kelly dan Liani bersamaan.


" Oh ya nanti malam acara perayaan ulang tahun perusahaan PT DAKOTA CORP. Kalian menyiapkan diri." ucap Alvonso


" Oke." jawab Liani dan Kelly bersamaan


Kelly mengambil kartu yang berada di atas meja begitu pula dengan Harlan. Mereka berempat berjalan menuju ke pintu lift dan masuk bersamaan. Harlan memeluk Liani dari arah samping membuat Alvonso dan Kelly terkejut.

__ADS_1


" Kalian berdua pacaran?" tanya Alvonso terkejut


" Iya benar baru seminggu lebih kami resmi menjadi pasangan kekasih." ucap Harlan


Sedangkan Liani hanya menunduk malu karena di tatap oleh sahabatnya Alvonso dan Kelly.


Orang tua mereka masing - masing bersahabat dan otomatis semua anak - anaknya pun bersahabat. Baik anak laki - laki maupun anak perempuan.


Karena itulah dokter Kennath beserta istrinya dokter Maria dan Ronald beserta istrinya Clarisa percaya kalau anak gadisnya di bawa oleh anak sahabatnya daddy Alvonso.


" Cepat juga." ucap Alvonso sambil menggelengkan wajahnya tidak percaya.


" Kak Alvonso kan ada Kelly sama Kelly saja." ucap Harlan berusaha menjodohkan mereka berdua.


" Tidak aku menganggap mas Alvonso kakak kok." tolak Kelly


Alvonso hanya tersenyum menutupi rasa kecewanya karena Alvonso ada perasaan suka.


" Tuh kalian dengarkan kata Liani, kita ini kan atasan dengan bawahan." ucap Alvonso


Harlan dan Liani hanya menganggukkan kepalanya.


" Oh ya nanti habis mandi kita makan bersama ya di lobby restoran." ajak Harlan


" Ok. Jawab mereka serempak.


ting


Pintu lift terbuka mereka berempat keluar dari ruangan lift menuju kamarnya dan kebetulan kamarnya bersebelahan. Mereka pun masuk ke kamarnya masing - masing sambil membersihkan diri kemudian keluar untuk makan siang di lobby hotel yang menyediakan makanan siang.


Mereka berempat duduk dan makan dalam diam. Ada empat pasang mata menatap ke arah mereka berempat.


" Acaranya masih lama kita jalan - jalan yuk?" ajak Liani


" Boleh juga ayo kita jalan." ucap Kelly


" Kak Alvonso dan kak Harlan bagaimana? " tanya Liani


" Aku ikut deh." ucap Harlan


" Aku juga ikut." ucap Alvonso


Sebenarnya Alvonso malas pergi tapi di kamar tidak melakukan apa - apa terpaksa Alvonso pun ikut mereka bertiga.


Mereka kini sudah di dalam mobil, Harlan duduk di pengemudi dan di sampingnya Liani sedangkan di belakangnya Alvonso dan disampingnya Kelly.


" Kita pergi kemana?" tanya Harlan


" Bagaimana mencari souvenir?" usul Liani


" Boleh juga usulmu, aku ingin membelikan buat sahabat - sahabatku." ucap Kelly


" Berarti kamu belikan buat kami donk? kan kami bertiga sahabatmu juga." ucap Liani


" Khusus kalian tidak kan kalian ikut." ucap Kelly

__ADS_1


Liani tertawa dan diikuti oleh lainnya. Tidak terasa merekapun sampai di tempat tujuan. Mereka berempat turun dari mobil. Harlan bergadengan tangan dengan Liani sedangkan Alvonso berjalan berdampingan tanpa bergandengan tangan.


( " Nasib - nasib, jadi jomblo melihat Harlan dan Liani bermesraan sedangkan orang yang kucintai hanya menganggapku sebagai sahabat." ucap Alvonso dalam hati ).


Sedangkan Kelly tidak berpengaruh dengan sahabatnya yang bergandengan tangan dengan kekasihnya karena Kelly matanya sibuk mencari souvenir yang ingin dibelinya.


" Berhenti di sana ya?" pinta Kelly setelah apa yang dicarinya ketemu.


" Ok." jawab bertiga serempak


Merekapun berjalan ke arah yang ditunjuk oleh Kelly. Kelly dan Liani sibuk memilih souvenir sedangkan Harlan hanya menatap Liani gadis yang sangat cantik dan sangat seksi yang kini menjadi kekasihnya begitu pula dengan Alvonso menatap Kelly gadis yang sangat cantik dan sangat seksi yang dicintainya dalam diam.


Setelah puas memilih Harlan langsung membayar semua barang yang dibeli oleh Liani begitu pula dengan Alvonso.


" Mas Alvonso kok bayarin punya Kelly?" protes Kelly


" Tidak apa - apa santai saja." ucap Alvonso sambil tersenyum


" Terima kasih ya mas Al." ucap Kelly


Alvonso hanya menganggukan kepalanya. Kelly berjalan mendekati Liani kemudian berbisik ke telinga Liani dan Liani hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author

__ADS_1


Yayuk Triatmaja


xxxxxx


__ADS_2