Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Bayangan Mika


__ADS_3

Mika baru saja selesai di makam kan,orang-orang pun sudah pergi,tinggal Marcel yang tertunduk di pusara istrinya.


Tidak hanya Marcel,tetapi Yura,Adelio,Soni,Alin dan Andre masih berada di sana.


Adelio mencoba menenangkan Marcel,"berat sekali kehilangan orang yang kita cintai,hidup kita terasa hampa,untuk sembuh pun rasanya membutuhkan waktu yang lama,akan tetapi kita tidak bisa terus menerus berlarut-larut dalam kesedihan",ucap Adelio.


"sebaiknya kita pulang,Mika sudah tenang dan kita tidak perlu mencemaskan nya lagi,yang harus kita pikirkan adalah Rachel,dia membutuhkan kita sekarang ini",lanjut Adelio.


Marcel mengangguk dan akhirnya dia bersedia pulang bersama Adelio dan yang lainnya.


Di rumah sakit,Jodi sedang menangis karena dia baru tahu kalo Mika sudah pergi,Jodi sangat menyesal karena pernah jahat terhadap Mika.


Jodi keluar dari rumah sakit sambil berjalan gontai,pikirannya melayang,hatinya hancur sepertinya tidak ada harapan lagi bagi hidupnya.


Dia Tidak tahu arah tujuan hidupnya sekarang ini,dan dia memutuskan untuk bunuh diri.


Jodi pergi ke sebuah jembatan,dia naik ke atas benteng lalu berdiri dan merentangkan tangannya,Jodi memejamkan matanya dan dia siap untuk terjun.


Namun seketika wajah Mika datang sambil berkata,"jangan Jodi,jangan lakukan itu,percayalah kamu akan hidup lebih baik lagi,kamu bisa Jodi".


Seketika Jodi pun membuka matanya dan dia melihat kearah kiri dan kanan,dia merasa kalo Mika berada di sisinya,dan akhirnya dia mengurungkan niatnya lalu turun ke jalan.


Di tepi jalan Jodi duduk sambil bersandar pada benteng,dia merenungi ucapan bayangan Mika,dan dia sadar kalo yang di inginkan Mika adalah yang terbaik baginya.


Jodi pun menangis,dia sekarang menyesali perbuatannya selama ini dan dia ingin memperbaiki sikapnya.


Adelio dan yang lainnya sudah berada di rumah,kini Marcel dan bayi kecilnya pun di boyong ke rumahnya,karena Adelio tidak bisa membiarkan Marcel sendiri di rumahnya.


Mia datang membawa bayi Rachel dan di berikan kepada Marcel,"tuan ini putri anda",ucap Mia.


"terima kasih",ucap Marcel lalu menggendong putrinya.


Marcel menciumi bayi Rachel,dia merasa kalo anaknya malang sekali karena di usianya harus kehilangan seorang ibu.


Marcel menangis sambil mendekap putrinya,Yura pun ikut menangis di pelukan Adelio,begitu pula Alin dia ikut merasakannya.


Hari ini adalah hari dimana mereka di rundung kesedihan karena di tinggalkan Mika.


...----------------...


Kini giliran Yura yang menggendong bayi Rachel,Yura membiarkan Marcel untuk menenangkan diri dikamar.


Yura yang di temani Alin sedang memberi susu dot pada Rachel.


"malang sekali nasibmu nak,kamu tidak sempat melihat wajah ibu mu",lirih Yura.


"aku tidak menyangka akan secepat ini pertemuan ku dan kak Mika,padahal kami belum sempat mengenal lebih dalam lagi",tutur Alin.


"sebenarnya Mika orang yang baik,dan dia care terhadap teman,cuman sayang kami belum lama berteman",ujar Yura.


"bukan hanya kamu,tapi aku juga begitu singkat sekali dengan persahabatan kami",lanjut Yura.


Di taman Adelio sedang berbicara dengan anak buahnya,dia bertanya mengenai Jodi.


"apa kamu sudah menyuruhnya pergi?",tanya Adelio.

__ADS_1


"sudah bos",jawab anak buah Adelio.


"apa dia tidak mengatakan sesuatu?",


"dia hanya memberi pesan terima kasih",jawab anak buahnya.


"tapi bos,sepertinya dia kembali ke rumah sakit",lanjutnya.


"apa kamu mengikutinya?",


"iya bos,hanya sekedar jaga-jaga",ucap anak buahnya.


"baiklah kamu boleh pergi",titah Adelio.


"baik bos".


Adelio masih berdiri,dia berpikir kalo Jodi akan terpukul saat mendengar Mika sudah meninggal.


Tiba-tiba Soni sudah berada di dekatnya,"kamu sedang memikirkan apa?",tanya Soni yang membuyarkan pikirannya.


"ah tidak,oh ya aku mau ke kantor dulu tolong temani Marcel,aku gak lama kok",ucap Adelio.


"pergilah,aku akan menunggunya di sini tapi ada sesuatu yang harus aku tanyakan padamu",ujar Soni.


"apa?".


"aku dengar kamu menangkap Jodi,apa itu benar?",tanya Soni,dan Adelio pun menganggukkan kepalanya.


"lalu dimana dia?",tanya Soni lagi.


"aku sudah melepaskannya",jawab Adelio.


"ini permintaan Mika, mau tidak mau aku harus membiarkannya pergi,padahal aku masih ingin menghajarnya karena sudah memfitnahku",jawab Adelio.


"Jodi sudah pergi?",tiba-tiba Yura datang dan mendengar pembicaraan mereka.


"iya sayang,tadi pagi aku menyuruh orang-orang ku untuk melepaskannya",jawab Adelio.


Yura tersenyum lebar,"bagus aku hargai keputusan mu,tapi apa dia tahu kalo Mika sudah pergi?".


"tadi anak buah ku sempat mengikutinya sampai rumah sakit,dan aku yakin kalo dia sudah tahu",jawab Adelio.


Yura menghela nafasnya,bukan hanya Adelio,Yura pun berpikir kalo Jodi akan sedih saat mendengarnya.


...----------------...


Jodi sudah berada di depan pusara Mika,dia terus membelai tanah yang masih basah,sambil menangis Jodi terus memanggil nama Mika dengan sebutan sayang.


"sayang,sayangku Mika...ini aku sudah datang",isak Jodi.


"sayangku...kenapa kamu tega meninggalkan ku,padahal aku sangat merindukan mu".


"aku menyesal kenapa baru tahu keadaan mu sekarang ini",


Jodi berbaring di samping pusara Mika,kecintaan terhadap wanita teramat dalam,dengan perlahan Jodi memejamkan matanya dan dia tertidur.

__ADS_1


...----------------...


Keesokan harinya Adelio sudah seperti biasa dengan kesibukannya,begitu pula Yura dia punya PR yang harus di kerjakan yaitu mengurus bayi Rahcel.


"sayang,Marcel belum turun?",tanya Adelio pada Yura yang sedang menyusui bayi Rachel.


"belum sayang coba deh kamu panggil",jawab Yura.


"baiklah kalo begitu aku ke atas",ujar Adelio lalu dia pergi.


Atha yang melihat ibunya sedang menggendong bayi langsung menghampirinya.


"ibu,apa dia akan tinggal di sini bersama kita?",tanya Atha.


"untuk kali ini dia akan tinggal di sini bersama kita,tapi untuk selanjutnya ibu tidak tahu,hanya om Marcel yang berhak menentukan",jawab Yura.


"gitu ya bu",ucap Atha sambil menatap ibunya kecewa.


"tapi apa dia akan memanggilku kakak?",tanya Atha lagi.


"tentu sayang,dia sudah ibu anggap anak sendiri,jadi dia akan memanggilmu kakak",jawab Yura.


Atha mulai tersenyum,terlihat kebahagiaan dari sorot matanya.


"tapi aku tidak mau dia memanggil ku kakak",ujar Atha.


"lalu apa?",tanya Yura.


"aku ingin dipanggil abang Atha",jawab bocah kecil itu.


Yura tersenyum,"boleh,sekarang Atha punya adik,dan mulai sekarang ibu juga akan memanggil Atha dengan sebutan abang,agar bayi Rachel terbiasa mendengarnya",tutur Yura.


"boleh",ucap Atha ceria.


Di kamar,Adelio sudah bersama Marcel,dia melihat Marcel baru saja menelepon seseorang.


"ada apa?",tanya Adelio.


"perusahaan ku sedang kacau di luar negri,mau tidak mau aku harus pergi untuk menyelesaikannya",jawab Marcel.


"tapi kamu masih seperti ini,apa lagi Mika baru saja pergi,apa kamu yakin akan pulang?",tanya Adelio.


"tenang saja,aku akan bisa dan semua yang ku lakukan ini adalah demi Rachel putri ku",jawab Marcel.


"baiklah kalo begitu aku percaya padamu,hati-hati di jalan",pesan Adelio.


"baiklah".


"tapi apa kamu akan membawa bayi Rachel?",


Marcel sedikit berpikir, dia tidak mungkin membawa Rachel sekarang kasihan dia masih terlalu kecil.


"aku bingung",ucap Marcel.


Adelio mengerti dengan maksud Marcel,"aku tahu,sebaiknya biar kami di sini yang menjaganya kamu bisa pergi dan mengurus perusahaan mu dengan tenang",ucap Adelio.

__ADS_1


"terima kasih,Mika tidak salah orang untuk menjadikan kalian orang tua kedua bagi putri kami".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2