Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Kesalahan yang sama


__ADS_3

Seperti biasa Adelio sudah siap untuk pergi ke kantor dan bekerja,di bantu Yura yang mempersiapkan kebutuhannya secara Yura adalah asisten pribadinya,jadi setiap yang Adelio butuhkan Yura harus mempersiapkannya.


Semua ini tidak mudah bagi Yura,karena bayangan saat bersama Adelio selalu menghantuinya,tetapi Yura berusaha untuk menghilangkan ingatan itu di pikirannya dengan cara mengikhlaskan semua yang pernah terjadi dan membuka lembaran baru.


Kini walau pun Adelio mantan suaminya tapi dia tetap harus bersikap baik-baik saja karena bagaimana pun dia sekarang ini hanya seorang Asisten rumah tangga.


"terima kasih untuk semuanya" ucap Adelio pada Yura.


"tidak perlu berterima kasih karena di sini saya di gaji dan ini sebagian tugas saya Tuan" jawab Yura.


Adelio melangkah pergi namun dia menoleh kembali ke arah Yura yang sedang berdiri sambil menunduk,"jangan pernah mencoba berpikir untuk pergi dan mencari pekerjaan yang lain" ucap Adelio lalu dia melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Yura.


Yura hanya menundukkan kepala lalu dia membereskan tempat tidur dengan berukuran king size milik tuannya.


Setelah selesai Yura pun pergi keluar kamar dan berniat untuk menghampiri putranya yang sudah dari tadi menunggunya bersama Bi iyem di dapur.


"anak ibu sedang apa?" tanya Yura pada Atha.


"aku baru saja selesai sarapan,oh ya bu kata bi iyem ibu mau mendaftarkan aku ke sekolah apa itu benar?" tanya Atha penasaran.


"iya nak,sebentar lagi ibu mau berangkat tapi Atha tunggu saja di rumah karena ibu gak akan lama kok" jawab Yura.


"iya,Atha sama bi iyem saja nanti kita bikin kue tart lagi ya" timpal bi iyem sedikit membujuk Atha.


"tapi aku boleh pesan sesuatu?" tanya Atha.


"kamu mau pesan apa?" Yura balik tanya.


"aku ingin di belikan es cream" jawab Atha.


"iya nanti pulangnya ibu belikan,sekarang ibu berangkat dulu hati-hati di rumah ya" pesan Yura.


"iya...ibu juga hati-hati" ujar Atha.


Yura pun pergi untuk mendaftarkan Atha ke sekolah karena sudah waktunya Atha masuk sekolah seperti anak-anak yang lainnya.


Di kantor Adelio sedang meeting bersama para karyawannya,dengan lugas dia menjelaskan perihal perusahaannya saat ini.


"baik meeting hari ini selesai" ucap moderator saat Adelio mengakhiri penjelasannya,semua yang hadir pun membubarkan diri,begitu pun Adelio dia pergi ke ruangannya.

__ADS_1


Adelio duduk dan menyandarkan dirinya di kursi kebesarannya melepas penat sambil mengutak-atik ponselnya karena selama dia meeting selalu mematikan ponsel.


Banyak sekali pesan WA yang masuk,ada satu yang Adelio penasaran,satu kiriman poto dari anak buahnya yaitu poto Yura yang sedang berada di luar rumahnya.


Ternyata Adelio sengaja menyuruh orang untuk mengawasi Yura 24 jam,"kenapa dia tidak minta ijin padaku jika dia mau pergi keluar?" gumam Adelio.


"aku harus membuat peraturan agar dia tidak semena-mena" ucap Adelio berbicara sendiri.


...----------------...


Yura sedang berjalan menuju kediaman Adelio sambil menenteng sebuah kantong plastik yang isinya satu buah es cream pesanan putranya.


Tiba-tiba saja sebuah mobil berhenti di sampingnya,sontak Yura pun menghentikan langkahnya,seketika kaca mobil terbuka,"Ra..." panggil Soni.


Yura pun membulatkan matanya,"kak Soni..."sapa Yura.


"kamu mau kemana?aku antar ya!" tawar Soni.


"aku mau pulang kak,tapi aku mau jalan saja makasih loh atas tawarannya" ucap Yura.


"kamu ada waktu gak,kita ngobrol dulu gitu!" ujar Soni.


"sebentar saja Ra..." bujuk Soni.


"ya sudah kita ngobrol di kafe dekat sini saja,tapi gak lama ya kak" ucap Yura.


"iya...yuk masuk" ajak Soni dan Yura pun masuk kedalam mobil Soni.


Di sebuah kafe Yura dan Soni tengah mengobrol,"kamu kerja dimana Ra?" tanya Soni.


"saya jadi asisten rumah tangga kak" jawab Yura.


"ehm...bagus kalo kamu sudah dapat pekerjaan lagi aku ikut senang,oh ya aku gak nyangka bisa bertemu lagi secara kamu susah di lacak" ujar Soni.


"jadi selama ini kakak mencari ku?" tanya Yura.


Soni hanya tersenyum,sebenarnya dia hanya basa basi saja,pertemuan mereka terekam oleh sebuah kamera yang sengaja di buat Soni untuk memanas manasi Adelio sepupunya,Soni berniat untuk mengetes sejauh mana Adelio bisa berusaha mendekati Yura lagi.


Sudah 30 menit mereka mengobrol,Yura pun pamit pergi karena dia teringat dengan pesanan putranya yang sudah mencair dan terpaksa Yura harus membelinya kembali.

__ADS_1


Yura sudah berada di rumah,dia di sambut senang oleh Atha,"bu es cream nya enak sekali,lain kali ibu ajak aku ya" ucap Atha sambil memakan es cream.


"iya...nanti kita beli sama-sama,ibu mau bekerja dulu sebentar lagi Tuan muda mau datang" ucap Yura.


"kenapa ibu memanggilnya Tuan muda?" tanya Atha.


"ibu kan bekerja di rumahnya jadi ibu harus bersikap baik padanya dengan memanggil dia tuan muda" jelas Yura.


"oh...ya sudah kalo begitu Atha mau pergi ke kamar saja" ucap Atha sambil melangkahkan kakinya,dan Yura kembali bekerja.


Di kantor Adelio terkejut dengan poto yang di tunjukan Soni,"apa ini...kenapa kamu bisa bersamanya?" tanya Adelio kesal.


"santai bro...aku bertemu dengannya di jalan jadi aku mengajaknya dulu untuk sekedar mengobrol" jawab Soni.


"tidak ada kerjaan...." umpat Adelio.


Soni tersenyum melihat wajah kesal sepupunya,"kamu kenapa kok jadi marah-marah" tanya Soni.


"siapa yang marah,aku hanya bosan saja" ucap Adelio.


"oh...bosan"


"sebenarnya apa tujuan mu memperlihatkan itu padaku?" tanya Adelio.


"aku hanya ingin kamu tahu kalo aku sedang berusaha mendekati Yura,jadi kamu jangan coba-coba menjadi saingan ku ya" jelas Soni.


"apa maksud mu mendekatinya,tidak...." ujar Adelio.


"kenapa tidak...dia kan bukan siapa-siapa mu lagi,jadi aku bebas mendekatinya" ucap Soni.


"hey ingat,jangan pernah mendekatinya atau kau akan mati di tangan ku" ucap Adelio sambil menarik kerah baju Soni.


Soni tertawa lepas,"ha....ha....apa kamu berniat untuk menjadikannya istri lagi?" tanya Soni.


Adelio melepaskan cengkeramannya lalu berkata,"aku tidak tahu,aku merasa takut kalo aku akan menyakitinya lagi" lirih Adelio.


Soni menepuk pundak sepupunya,"pikirkan semuanya dengan matang-matang,kalo kamu ingin mempersuntingnya lagi jangan pernah lakukan kesalahan yang sama" pesan Soni dan Adelio pun tertunduk.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2