Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Menjelang pernikahan Kiki dan Andre


__ADS_3

Kiki sedang bersama pak Amin,Kiki bersimpuh di kaki bapaknya sambil menangis.


"pak maafkan aku",ucap Kiki terisak.


Pak Amin tidak bergeming,dia menatap ke arah jendela kamarnya dengan tatapan kosong.


"aku tidak akan menikah sebelum bapak memaafkan ku",ucap Kiki.


"seharusnya kamu tahu konsekuensinya sebelum melakukan hal semacam itu,bapak jijik melihatnya",ucap Pak Amin.


Kiki terdiam,kali ini bapaknya benar-benar marah padanya.


"pak...",rengek Kiki.


"seharusnya bukan hanya kamu yang meminta maaf tapi calon suami mu juga harus meminta maaf padaku,karena kalian melakukannya sama-sama",ujar pak Amin.


"baiklah,Kiki akan meminta mas Andre untuk meminta maaf pada bapak",ucap Kiki.


Tidak lama kemudian terdengar suara ketukan,tok...tok...tok...


Kiki pun beranjak membuka pintu,tapi sebelumnya dia memastikan tidak ada air mata yang keluar.


"tuan,mas",sapa Kiki setelah pintu terbuka,dan dia melihat Adelio dan Andre yang tengah berdiri di hadapan pintu.


"saya ingin bicara dengan pak Amin",ucap Andre.


Kiki pun menoleh kearah pak Amin,"pak,mas Andre ingin berbicara dengan bapak",ucap Kiki.


"silahkan Ndre",ucap Adelio.


"pak,saya mau minta maaf atas kelancangan saya terhadap putri bapak,dan soal pernikahan saya sudah memutuskan untuk secepatnya menikahi Kiki",tutur Andre.


"besok Kiki dan Andre akan menikah,jadi kalian bersiaplah karena waktu pernikahan jam 1 siang,jadi kita bisa punya persiapan sebelum acara di mulai",ucap Adelio memperjelas.


Kiki pun membulatkan matanya,"kenapa?",tanya Kiki heran.


"bapak mau kamu secepatnya menikah,karena bapak tidak mau terjadi sesuatu pada kalian",jawab pak Amin.


Kiki terdiam,apa yang dikatakan bapaknya memang untuk kebaikan dirinya,dan Kiki pun mengikutinya.


"tapi nenek",ucap Kiki.


"kamu jangan khawatirkan nenek,aku yakin dia akan mengerti",ujar Andre.


Tidak lama Andre pun pamit pulang dan dia akan membicarakan hal ini pada neneknya.


Di ruangan bermain Yura dan Atha sedang melihat kelucuan yang di tunjukkan Rachel,sesekali mereka tertawa bersama.


Tidak lama kemudian Adelio datang menghampiri,dan di belakangnya ada Kiki yang mengikuti Adelio.

__ADS_1


"wah seru ni,kok ayah gak di ajak",ucap Adelio sambil memeluk Atha.


"seru loh yah,Rachel banyak tingkahnya",ujar Atha.


"oh ya,coba dong tunjukkin pada ayah",


Rachel pun menunjukkan kelakuannya,Adelio pun tertawa lepas.


Yura melihat Kiki yang tengah membereskan mainan wajahnya terlihat sedih,"Ki aku mau ke kamar,jaga Rachel ya",ucap Yura.


"baik nyonya".


"kamu mau kemana sayang?",tanya Adelio.


"aku mau ke kamar,yuk temani aku",ajak Yura.


"ayo,Atha kamu belajar ya,biarkan mba Kiki temani Atha",titah Adelio.


"iya ayah".


...----------------...


Yura dan Adelio sudah berada di kamar,mereka berjalan menuju sofa,Yura pun duduk di sofa itu,sedangkan Adelio dia mengambil segelas air putih yang di sediakan di meja.


"sayang minum lah",Adelio memberikan segelas air putih pada istrinya.


"terima kasih sayang",Yura pun mengambilnya lalu meminumnya.


"enggak,badan ku sudah mulai membaik",jawab Yura.


"sayang sebenarnya ada apa antara Kiki dan Pak Andre?",tanya Yura.


Adelio tersenyum tipis,"aku gak tahu harus cerita dari mana,menurut aku ini sangat lucu",jawab Adelio.


"lucu gimana?",tanya Yura penasaran.


Adelio pun menceritakan kejadian antara Kiki dan Andre,tidak lupa tentang Soni,karena awal mula nya dari sana.


Adelio pun sambil tertawa menceritakannya,sedangkan Yura dia terdiam.


"apanya yang lucu?",tanya Yura.


Adelio pun berhenti tertawa,"emang menurut kamu gak lucu?",Adelio balik tanya.


"menurut aku hal wajar kalau pak Amin marah dan melakukan seperti itu,apa lagi yang di alami putrinya sendiri,pasti dia akan bertindak cepat",jawab Yura.


"kalau itu aku tahu,menurutku yang lucu itu saat Andre membayangkan Kiki dan yang di peluknya bukan Kiki tapi Soni",jelas Adelio sambil tertawa.


Yura masih tetap diam,dan Adelio pun menghentikan tertawanya.

__ADS_1


"sayang,apa aku salah?",tanya Adelio.


"salah,seharusnya kamu tidak menertawakannya tapi kamu harus memberi masukan dan saling mengingatkan",


"apa yang di lakukan Kiki dan pak Andre memang salah,begitu juga kak Soni,seharusnya dia tidak berkata seperti itu pada pak Andre",jelas Yura.


"kalau gitu aku harus gimana?",tanya Adelio.


"ya mengingatkan mereka",ujar Yura.


Adelio manggut-manggut,"baiklah aku akan mengingatkan mereka".


"jadi mulai besok pagi kita akan sibuk dengan persiapan pernikahan Kiki dan Andre",ujar Adelio.


"bukan besok sayang tapi sekarang,sebaiknya kita kerahkan semua orang yang berada di rumah ini",tutur Yura.


"benar ya,terima kasih sayang sudah mengingatkan ku",ucap Adelio sambil mengecup pipi Yura.


"kalau begitu aku akan meminta mereka untuk berkumpul",Adelio pun pergi keluar dari kamarnya,sedangkan Yura masih duduk di sofa.


"mudah-mudahan mereka menjadi suami istri yang bahagia",Yura mendoakan Kiki dan Andre.


Tidak menunggu lama setelah Adelio memencet Alarm,semua para pekerja berkumpul di ruangan keluarga.


Adelio mulai mengumumkan kalau Kiki dan Andre akan menikah besok,dan Adelio meminta untuk mempersiapkan kebutuhan untuk pernikahan.


Semua orang sangat senang saat mendengarnya,walau pun diantara mereka saling berbisik,dan Adelio menekannkan kalau pernikahan Kiki dan Andre yang serba dadakan bukan karena Kiki hamil di luar nikah tapi karena permintaan bapaknya.


Semua orang sudah di data,Bi iyem bagian menyiapkan makanan di bantu oleh Mia,Jodi dan tukang kebun membuat dekorasi yang sederhana,untuk urusan yang lainnya Adelio akan meminta bantuan anak buah dan pengacaranya.


Pak Amin hanya terdiam,dia merasa malu harus merepotkan sesama karyawannya.


Jodi menghampiri pak Amin,"pak selamat ya sebentar lagi Kiki akan menikah",ucap Jodi.


"makasih pak Jodi,tapi jujur saja saya malu karena sudah merepotkan semuanya",ujar pak Amin.


"tidak apa,kami juga kan sebagian keluarga pak Amin dan Kiki,jadi ini juga sudah tugas kami".


"pak Amin jangan cemaskan itu,sebaiknya pak Amin persiapkan untuk besok,karena pak Amin akan menjadi wali Kiki",tutur Jodi.


"terima kasih sudah mengingatkan dan membantu saya,mudah-mudahan pak Jodi juga cepat-cepat nyusul Kiki",ucap pak Amin.


"aamiin,makasih".


Di apartemen,Andre tengah membicarakan pernikahannya dengan nenek.


Terlihat nenek yang begitu sabar bijak ketika Andre meminta maaf padanya.


"nenek paham apa yang di katakan bapaknya Kiki memang benar,kalo sudah seperti itu kalian secepatnya harus menikah dan tidak boleh di tunda-tunda lagi,karena kami orang tua takut kalo terjadi yang terlalu jauh pada kalian".

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2