
Dua hari sudah Dafa tidak bertemu dengan Rachel,dan sudah dua hari juga Rachel tidak masuk kampus.
Dafa tidak tahu alasan yang sebenarnya Rachel tidak masuk kuliah,yang ada dipikirannya adalah,Rachel sedang menghindar darinya.
Setelah pulang dari kampus,Dafa berniat pergi menemui Rachel,namun di tengah perjalan dia melihat Rachel sedang berjalan bersama seorang lelaki yang tidak dia kenal.
Lalu Dafa menghentikan mobilnya di depan mereka,seketika Rachel dan pria itu menoleh ke arah mobil tersebut.
Rachel sudah menduga kalo mobil itu adalah milik Dafa,dan benar saja Dafa pun keluar dari mobilnya.
"Chel...",sapa Dafa.
"iya pak",
"kamu baik-baik saja kan?",tanya Dafa.
Rachel melihat ke arah lelaki itu,lalu dia memegang lengan laki-laki itu.
"saya baik pak",jawab Rachel.
"dua hari kamu gak masuk jam pelajaran saya,dan saya kira kamu sakit",ucap Dafa.
"maaf pak saya sedang ada kepentingan",ujar Rachel.
"kepentingan apa?",tanya Dafa penasaran sambil melirik ke arah lelaki yang berada di sampingnya.
"ehm itu urusan pribadi pak,maaf ya pak saya harus pergi",pamit Rachel.
"yuk kita pergi",ajak Rachel pada lelaki itu,dan mereka pun pergi meninggalkan Dafa.
Wajah Dafa memerah,dia sedang di bakar api cemburu,badannya mendidih saat melihat Rachel menggandeng lengan pria muda seumurannya.
Sedangkan Rachel dia sedang cekikikan melihat wajah Dafa yang merah.
"puas kamu",ucap lelaki itu.
"puas banget,apalagi lihat wajahnya yang berubah warna,aku yakin dia sedang di landa cemburu",ujar Rachel.
Lelaki itu menggelengkan kepala,dia merasa aneh dengan sikap Rachel.
"Abi,asal kamu tahu,dia tuh lelaki yang paling dingin yang pernah aku kenal,jadi akan ku buat dia mencair".
Lelaki itu Abimanyu,dia adalah putra dari Soni dan Alin,kebetulan dia baru saja datang dari luar negri,karena Soni dan Alin sudah lama berada di luar negri karena pekerjaan Soni.
Kedatangannya di pakai kesempatan oleh Rachel untuk membuat Dafa cemburu.
"kapan kita akan pulang,aku sudah cape terus-terusan ngikuti kamu ke sana kemari",keluh Samuel.
"iya...iya...kita pulang sekarang".
...----------------...
Di rumah Dafa sedang melihat dirinya di cermin,lalu bayangan tadi siang saat Rachel menggandeng seorang pria tiba-tiba saja muncul.
"apa di kekasih Rachel,tapi mana mungkin bukannya Rachel menyukai ku?",tanya Dafa pada diri sendiri.
__ADS_1
"atau dia hanya pura-pura saja",
"tapi lelaki itu terlalu tampan dan bisa saja Rachel langsung menyukainya",Dafa terus berbicara sendiri,seakan tak rela kalo Rachel berdekatan dengan laki-laki lain.
"aku harus cari tahu siapa laki-laki itu",ucap Dafa.
Keesokan harinya,Rachel berangkat ke kampus di temani Abimanyu,mereka turun dari mobil.
"jam berapa kamu pulang?",tanya Abimanyu.
"hari ini hanya 2 mata kuliah,nanti aku kabari",
"kalo gitu aku pergi",
"hati-hati di jalan",
Abimanyu pun pergi dengan mengendarai mobilnya sedangkan Rachel dia pergi dan berbaur bersama teman-temannya.
Ada dua mata yang sedang melihat Rachel dan Abimanyu,dia adalah Dafa,dia tidak ingin melepas pandangannya terhadap Rachel.
Di sebuah ruangan, Dafa duduk sambil melihat kearah pintu,tiba-tiba seseorang mengetuk pintu,tok...tok...tok...
"masuk".
Pintu pun terbuka,"bapak panggil saya?",tanya Rachel.
"betul,masuklah".
Rachel pun masuk kedalam dan menutup kembali pintunya.
"ini tugas kamu selama dua hari tidak masuk",ucap Dafa sambil memberikan beberapa kertas.
Rachel mengambilnya dan melihat isi kertas tersebut.
"ini tugas yang harus saya kerjakan pak?,banyak sekali".
"kamu harus kerjakan dalam kurun lima hari,kalau tidak saya akan berikan nilai D untukmu dan kamu tidak perlu takut karena saya akan membimbing mu,kamu boleh temui saya kapan saja kamu mau".
"jangan dikasih nilai D dong pak,baiklah kalo gitu saya akan kerjakan".
"bagus,kamu boleh kembali".
"baik pak",Rachel pun keluar dari ruangan itu,sedangkan Dafa dia tersenyum menang,karena selama pengerjaan dia akan membimbing Rachel.
Begitu pula dengan Rachel,dia tersenyum lebar karena akan ada alasan untuk bisa bertemu dengan Dafa.
Waktu terus berjalan,Rachel sudah berada di rumahnya,dengan langkah cepat dia mencari Abimanyu yang sudah tidak menepati janjinya.
Rachel mencari ke kamar yang di tempati Abimanyu,sebelum dia mengetuk pintu Rachel mendengar suara ******* yang membuatnya penasaran.
Rachel mencoba membuka pintu dengan perlahan,setelah pintu terbuka dia melihat Abimanyu dan seorang perempuan sedang berciuman.
Mata Rachel terbelalak saat melihatnya,"heeei... ",teriak Rachel.
Sontak Abimanyu dan perempuan itu menoleh kearah Rachel yang sudah berdiri di depan pintu.
__ADS_1
"apa yang sedang kalian lakukan?",teriak Rachel.
"Rachel kamu sedang apa di sana?",tanya Abimanyu.
"yang kalian lakukan itu salah,kalian belum nikah,jadi jangan lakukan hal semacam itu",
Abimanyu tersenyum tipis,"hei kamu ",tunjuk Rachel pada perempuan itu.
"lebih baik kamu cepat pergi atau aku akan membuatmu viral",
"aku gak akan pergi kalo dia masih ingin dengan ku",ujar perempuan itu.
"ini rumah ku,dan dia sepupuku,sebaiknya kamu pergi atau aku akan membuatmu menyesal".
Perempuan itu melirik kearah Abimanyu yang hanya diam saja.
"baiklah aku akan pergi,tapi kamu jangan lupa janjimu padaku",ucap perempuan itu,lalu dia mencium bibir Abimanyu lalu dia pergi.
Rachel terus melihat ke arah Abimanyu,"kamu benar-benar bejat",ucap Rachel.
"apa kamu sering melakukan seperti ini?",tanya Rachel.
"kamu kenapa sih marah-marah gitu,lagian aku sudah biasa melakukannya,itu hanya untuk senang-senang saja",jawab Abimanyu.
"kamu kenal dengan perempuan itu?",tanya Rachel lagi.
"baru saja aku mengenalnya,tadi aku melihatnya dijalan lalu ku ajak dia kesini".
"apa om dan tante tahu,kamu sering melakukan hal semacam ini?",
Abimanyu menggelengkan kepala,"kalau ayah mengetahuinya pasti dia akan membunuhku".
"aku gak habis pikir kalo kamu seperti ini",
"ayo lah Chel,ini hal wajar kok,asal jangan sampai tidur bersama",ujar Abimanyu.
Seketika Rachel melempar buku ke arah Abimanyu,"kalo diluaran sana terserah tapi jangan di rumah ini,karena aku gak mau rumah kedua orang tuaku jadi tempat maksiat",jelas Rachel lalu dia pergi.
"bibi",panggil Rachel sambil berteriak.
"iya non",
"besok-besok harus ada laporan padaku kalau selain yang punya rumah ini membawa tamunya ke sini",ucap Rachel.
"baik non",
Rachel lalu pergi dan masuk ke kamarnya lalu dia membanting pintu sampai terdengar ke lantai bawah,para Art pun saling tatap.
Abimanyu juga mendengarnya dan dia duduk di tepi ranjang,kini dia merasa kalo Rachel benar-benar marah padanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf ya author akhir-akhir ini sering bolos update 🙏
yuk terus kasi like dan komentar yang membangun ya,agar Author tambah semangat menulisnya.
__ADS_1