Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Ratu di hati seorang pria


__ADS_3

Seharian sudah Andre berdiam diri di rumah,untuk hari ini Andre sudah masuk kerja lagi,dia pergi ke kantor dengan mengendarai mobilnya,saat di perjalanan tiba-tiba ponselnya berdering tanda pesan Wa masuk.


Andre membukanya ternyata pesan Wa dari Yura kalo dia menyuruh Kiki untuk mengantarkan makanan untuknya.


Andre pun langsung memutar balik mobilnya dan dia kembali lagi ke apartemennya,benar saja Andre melihat Kiki yang tengah keluar dari gedung apartemen.


"Ki...",panggil Andre yang tengah melihat Kiki sedang berjalan.


"tuan...",ucap Kiki dan langsung menghampiri Andre.


"tuan ini ada titipan dari nyonya,dia menyuruh saya mengantarkan ini",ucap Kiki sambil memberikan kantong yang berisikan makanan.


Andre pun mengambilnya,"terima kasih",ucap Andre.


"sama-sama",


"aku mau ke kantor,sebaiknya aku antar kamu pulang dulu,ayo",ajak Andre.


Dengan senang hati,Kiki menganggukkan kepalanya lalu dia masuk kedalam mobil.


Sepanjang perjalanan tidak ada pembicaraan diantara mereka,yang hanya kebisingan di jalanan.


Andre merasa kalo tubuhnya kegerahan,padahal dia sudah menyalakan AC,Andre terus fokus ke depan,kalo dia menoleh ke samping dimana Kiki duduk,Andre junior pasti tegang,karena setiap melihat Kiki nafsunya begitu menggebu,dia tidak tahu apa yang di rasakan nya,apakah rasa suka,cinta atau nafsu belaka.


Andre memutuskan untuk tidak memberi harapan pada wanita yang berada di sebelahnya,karena dia tidak mau mengecewakan Kiki.


Di samping Andre,sepertinya Kiki sedang berpikir kalo dia harus bertanya tentang ciuman Andre waktu itu,karena dia butuh kepastian agar dia tidak berharap lebih dari Andre.


Belum dia mengungkapkan Andre sudah lebih dulu berbicara.


"maaf soal ciuman kemarin,aku enggak sengaja,anggap saja itu khilaf ku",ucap Andre.


Kiki pun terpaku saat mendengarnya,hatinya begitu perih seperti di sayat pisau,dia baru sadar kalo Andre tidak menyukainya dan dia sudah berharap lebih pada Andre,namun ucapan Andre membuatnya seakan di sambar petir.


"aku tahu kamu pasti marah,maaf aku sudah melecehkan mu",ucap Andre lagi.


"saya sudah tahu jawaban anda,sebaiknya saya turun saja di sini tuan,saya tidak pantas satu mobil dengan tuan,apa lagi saya hanya seorang pengasuh",ucap Kiki.


"Ki kita bisa bicarakan ini dengan baik-baikan?",tanya Andre sesuka hatinya tanpa dia tidak sadari kalo Kiki terluka.

__ADS_1


Kiki tersenyum,"tolong turunkan saya di sini,sudah tidak ada yang harus di bicarakan lagi",pinta Kiki dan akhirnya Andre menepikan mobilnya,dan Kiki pun langsung keluar dari mobil,tapi sebelumnya dia berkata,"saya akan lupakan kejadian kemarin,dan saya harap juga tuan bisa menjaga sikap tuan",Kiki pun langsung menutup pintu mobil.


Andre yang mendengarnya menjadi tertegun,dia tidak menyangka kalo Kiki akan berbicara seperti itu,tapi dia juga merasa sakit saat Kiki pergi,dan dia menyesal berkata seperti itu dan membuatnya marah.


Tapi Andre berpikir kenapa baru sekarang dia marah,kenapa tidak kemarin saat menciumnya,"apa dia menyukai ku juga?",Andre bertanya sendiri.


Kiki terus berjalan sambil mengusap air matanya,karena dia sudah tidak tahan lagi untuk membendung air matanya,sesekali dia menoleh ke belakang,tapi Andre tidak mengejarnya juga dan membuatnya semakin kesal.


"dasar laki-laki,bisanya cuman mempermainkan perasaan wanita saja",gerutu Kiki.


Tapi pada akhirnya Kiki berpikir kenapa dia harus menangis dan merasa sakit hati,apa dia sudah jatuh cinta pada Andre,kalo memang dia tidak cinta tidak mungkin sesakit ini.


...----------------...


Kiki sudah sampai di rumah majikannya,dia melewati Yura yang sedang menjaga Rachel di ruang keluarga,bukan tidak punya sopan santun tapi dia tidak mau kalo Yura tahu dia habis menangis.


Yura yang melihat Kiki berjalan melewatinya langsung bertanya,"bagaimana keadaan pak Andre apa dia sudah baikan?".


Kiki pun menghentikan langkahnya lalu dia berbalik dan menghampiri Yura sambil menundukkan kepalanya.


"sudah nyonya,tuan Andre sudah bisa kekantor",jawab Kiki.


"saya baik-baik saja nyonya",jawab Kiki.


"angkat kepalamu",titah Yura dan akhirnya Kiki pun mengangkat kepalanya.


"kami habis nangis?,sebenarnya ada apa?",tanya Yura cemas.


"tidak ada apa-apa nyonya",jawab Kiki lagi.


"kalau tidak ada apa-apa kenapa matamu bengkak seperti itu,katakan padaku apa pak Andre sudah berbuat macam-macam padamu?",


Kiki hanya terdiam,dia tidak bisa menceritakan pada Yura karena dia merasa malu.


"ayo Ki katakanlah kamu jangan takut",ucap Yura dan akhirnya Kiki pun menceritakan semuanya pada Yura,dan Yura pun mengerti dengan perasaan Kiki.


"apa kamu menyukai pak Andre?",tanya Yura,Kiki hanya terdiam.


"aku sudah tahu jawaban kamu,aku akan membantu mu",ucap Yura.

__ADS_1


"maksud nyonya?",tanya Kiki.


"kamu suka kan pada Andre,dan aku akan membantumu untuk membuka mata hatinya kalo kamu adalah wanita baik nan cantik",jawab Yura.


"jadi lebih baik kita pergi ke suatu tempat",ajak Yura pada Kiki.


Yura mengajak Kiki ke sebuah pusat perbelanjaan,Yura membelikan baju untuk Kiki,karena dia ingin merubah penampilan Kiki dari biasa saja menjadi luar biasa.


Yura menunggu Kiki yang sedang mengganti pakaiannya,saat Kiki keluar Yura membulatkan matanya,dia takjub dengan penampilan Kiki yang memakai dress selutut dan rambut yang diikat kebelakang yang membiarkan leher jenjangnya terlihat.


"kamu cantik Ki",puji Yura.


"saya malu nyonya tidak biasa memakai pakaian mahal",ucap Kiki.


"kali-kali bolehkan,oh ya rencananya hari ini aku akan pergi ke rumah Kak Soni untuk menjenguk Alin yang baru saja lahiran,sebelum ke sana aku mau pergi dulu ke kantor suami ku dan kamu harus ikut,biar Andre tahu kalo kamu pantas untuk di jadikan ratu di hati seorang pria",tutur Yura.


Yura sudah berada di kantor suaminya,dia berjalan bersama Kiki yang sedari tadi di sampingnya.


tok...tok...tok...


Yura mengetuk pintu lalu membukanya tanpa di persilahkan masuk oleh suaminya.


"siang sayang",sapa Yura pada Adelio.


"sayang kamu datang kekantor,ada apa?",tanya Adelio.


"tidak aku baru saja berbelanja dan aku mampir ke sini",jawab Yura.


"lalu wanita itu?",tanya Adelio sambil menunjuk pada Kiki yang tertunduk.


"ki ayolah jangan seperti itu",ucap Yura.


Dan Kiki pun akhirnya mengangkat kepalanya,Adelio pun terkejut melihat penampilan Kiki,"lihat lah Ki ekspresi suami ku,apa lagi si dia",ucap Yura.


Adelio pun tidak mengerti apa yang diucapkan istrinya.


"sayang aku mau kamu panggil Andre kesini",pinta Yura sambil mengedipkan matanya.


Adelio pun mengerti dengan maksud istrinya lalu dia menyuruh Andre datang keruangannya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2