Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Saling memiliki


__ADS_3

Atha dan Tiwi tengah berbaring sambil berpelukan,Tiwi begitu senang ketika Atha memperlakukannya sebagai seorang pasangan.


Dan kini dia mengerti kalo suaminya itu sudah mencintainya dan dia berhasil membantu Atha untuk meyakinkan perasaannya.


Atha membelai pipi putih Tiwi,lalu dia menciumnya,"kenapa baru kali ini kita seperti ini,kenapa tidak dari dulu?",tanya Tiwi.


"ini sudah kehendak tuhan,aku sudah bilang,dengan seiringnya waktu cinta itu akan hadir",jawab Atha.


Tiwi tersenyum,lalu dia meraba bibir suaminya dan mengecupnya,"aku mencintai mu",ucap Tiwi.


"aku juga mencintaimu",balas Atha.


"artinya kini kita saling memiliki,aku milikmu dan kamu milikku",ucap Tiwi.


Atha tersenyum lalu dia mencium bibir Tiwi dan memperdalamnya,begitu pula Tiwi dengan senang hati dia membalasnya.


Kini malam pertama yang mereka nanti-nantikan telah tiba,Atha begitu lembut menyentuh istrinya dan membuat Tiwi begitu merasa seperti orang putri karena perlakuan suaminya.


Tiwi mengeluarkan air matanya ketika suaminya mencoba meminta haknya,Atha mengusap air mata Tiwi,"sakit sayang?",tanya Atha,Tiwi menganggukkan kepalanya.


"tahan ya,nanti juga akan terbiasa",ucap Atha.


Tiwi mengeratkan pegangannya pada seprai,karena Atha yang hendak mengeluarkan laharnya.


Seketika itu mereka pun mengakhirinya,"makasih sayang",ucap Atha lalu mencium kening Tiwi.


"boleh kah aku ke kamar mandi?",tanya Tiwi,Atha menganggukkan kepalanya.


Tiwi pun beranjak dari tidurnya dan memakai pakaiannya,namun ketika dia melangkah tiba-tiba terasa sakit daerah ***********.


"aw...",Tiwi meringis.


Sontak Atha pun bertanya,"kamu baik-baik saja?".


"sakit",ucap Tiwi.


Atha kebingungan dia merasa bersalah karena sudah menyakiti istrinya,"apa itu akibat kita melakukan malam pertama?",tanya Atha.


"mungkin saja,karena ini pertama kalinya untukku",jawab Tiwi.


"maafkan aku sayang",ucap Atha merasa bersalah.


"kenapa harus minta maaf,bukankah ini adalah kewajiban",ujar Tiwi.

__ADS_1


"iya sih,tapi tetap saja aku tak enak",kata Atha.


Tiwi mengusap rambut Atha,"jangan merasa bersalah seperti itu,aku senang kok bisa seperti ini dengan mu lelaki yang aku cintai,jadi kamu jangan merasa bersalah,aku yakin ini gak akan lama",tutur Tiwi.


"terima kasih",ucap Atha lalu dia mencium bibir Tiwi.


"baiklah kalo gitu aku bantu ke kamar mandi",ujar Atha sambil menggendong istrinya.


Tiwi tersenyum lalu dia mencium bibir Atha,dan Atha pun berjalan dan tak melepaskan ciuman istrinya.


...----------------...


Di tempat lain Dafa di buat bingung oleh sikap Rachel yang sedang ngidam,Rachel meminta setiap makanan yang di inginkan namun ketika makanan itu sudah di belikan,Rachel malah tak ingin memakannya.


Dafa menjadi kesal lalu dia pergi meninggalkan Rachel,ibu Dafa yang memperhatikannya mencoba memberikan pengertian pada putranya.


"Daf,kamu mau kemana?",tanya ibunya ketika melihat Dafa hendak keluar rumah.


"aku ingin mencari udara segar bu",jawab Dafa.


"bolehkan ibu temani?",


"tidak usah nanti ibu masuk angin",


Mau tidak mau Dafa harus mengikuti kemauan ibunya,"baiklah kita ngobrol sambil minum jus saja ya bu".


"terserah kamu saja yang penting kamu punya waktu luang untuk ibu",


"maafkan aku bu",


"tak apa",mereka pun pergi menuju halaman samping rumah,di sana Dafa dan ibunya duduk sambil minum jus jeruk hangat buatan Dafa.


"ibu sangat senang Rachel sedang mengandung,dan ibu lihat kamu juga sangat bahagia",kata ibu Dafa.


"tentu bu,aku sangat senang,apa lagi saat aku mengetahuinya,rasa cinta ku pada Rachel semakin bertambah",tutur Dafa.


"tapi aku tidak mengerti kenapa orang yang sedang hamil,banyak sekali kemauannya",lanjut Dafa.


"memang sudah pada umumnya wanita hamil banyak kemauan,kamu sebagai seorang suami harus bersabar untuk menghadapi sikap seorang istri yang sedang hamil,apa lagi wanita hamil ingin selalu di manja",


"dulu waktu ibu mengandung mu,ibu juga merasakan hal seperti itu,tapi ayah mu begitu sabar menghadapi ibu,dia memperlakukan ibu seperti seorang putri,selama ibu hamil ayah mu yang mengurus semua pekerjaan rumah tangga,mulai dari memasak sampai mencuci pakaian,semua itu ayah mu yang mengerjakannya".


"jadi bersabarlah,bisa jadi kamu di uji seberapa perhatiannya seorang suami terhadap istrinya",Ibu Dafa memberi penjelasan pada putranya.

__ADS_1


"mungkin seperti itu,makasih ibu sudah menjelaskannya padaku,mulai saat ini aku akan lebih bersabar menghadapi Rachel",ucap Dafa.


Setelah lama berbincang,Dafa dan ibunya kembali ke kamar masing-masing,Dafa sudah mendapati istrinya tertidur.


Dafa perlahan mendekatinya,lalu dia mencium kening Rachel.


"maafkan aku sayang belum jadi suami yang baik",ucap Dafa.


Tiba-tiba Rachel membuka matanya,"kamu dari mana?",tanya Rachel.


"kamu belum tidur?",Dafa balik tanya.


"aku menunggu kamu dari tadi",jawab Rachel.


"maafkan aku sayang sudah membuat mu menunggu,aku tadi bersama ibu di halaman samping,karena kami sudah lama tak berbincang berdua",kata Dafa.


"oh,ya sudah ayo berbaring di sampingku,rasanya anak mu ingin pelukan ayahnya",pinta Rachel.


Dafa pun berbaring di samping Rachel dan memeluknya.


Rachel mencium aroma wangi tubuh khas suaminya,"aku suka aroma tubuh mu sayang",ucap Rachel.


"oh ya,kamu atau anak kita",


"sepertinya dua duanya",


Dafa tersenyum,"aku bersyukur istriku masih menginginkan ku saat hamil,kalo mendengar cerita orang lain,ada istrinya yang sedang hamil dan dia tidak mau dekat-dekat dengan suaminya,alasannya karena bau dan mual".


"itu kan mereka,kalo aku mau nya sih dekat- dekat sama kamu,apa lagi kalo lagi di kampus,sebenarnya aku ingin duduk di depan bersama mu",ucap Rachel.


"kalo itu tahan sayang,karena itu kan tempat aku bekerja",


"iya aku ngerti kok,tapi malam ini kamu mau kan menengok bayi kita",pinta Rachel.


Dengan senang hati Dafa mengiyakan keinginan istrinya yang satu ini,"tentu saja sayang",ucap Dafa.


Dafa memulainya dengan lembut,dia tidak mau menyakiti istri dan anaknya yang berada di dalam perut.


Kembali ke pasangan yang baru saja menikmati malam pertama,Atha dan Tiwi sedang di mabuk cinta,mereka berharap akan selamanya seperti ini.


Atha mencumbui istrinya terus menerus,dia tidak mau melewatkan malam yang indah bersama Tiwi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2