Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Andre Sakit


__ADS_3

Di apartemen,Kiki sedang membuat sup untuk Andre,dengan cekatan dia melakukannya.


Sedangkan di kamar,Andre masih tertidur,tiba-tiba saja dia menghirup aroma yang asing baginya.


Andre pun membuka matanya,dia menyandarkan tubuhnya di ranjang,kepala Andre masih sakit,dia enggan untuk berdiri.


Tiba-tiba pintu kamar terbuka,terlihat Kiki yang masuk dan menghampiri Andre.


"kamu belum pulang?",tanya Andre.


"belum tuan,nyonya menyuruh saya untuk menjaga tuan",jawab Kiki.


"padahal aku sudah mulai membaik,jadi tidak usah cemas",ujar Andre.


"tapi kata nyonya ini perintah",ucap Kiki.


"baiklah,mungkin itu bukti kalo majikan ku peduli terhadapku",ujar Andre.


"tuan mau makan?,saya sudah membuat sup",Kiki menawarkan makan pada Andre.


"kamu cari bahannya dari mana?",tanya Andre.


"tadi saya keluar sebentar untuk membeli bahannya,sekalian beli cemilan",jawab Kiki.


"kalau tuan mau makan sekarang saya akan ambil,mumpung masih hangat",


"boleh"


Kiki pun pergi ke dapur untuk mengambil sup,tidak lama kemudian Kiki datang lagi sambil membawa sup dan satu gelas air putih.


"silahkan menikmati tuan",ucap Kiki sambil menyodorkan sup buatannya.


Andre pun dengan senang hati menerimanya,"hati-hati tuan masih panas",Kiki memperingatkan Andre.


Andre meniup sup nya sebelum di memasukkan kedalam mulutnya,"ehm...enak",ucap Andre.


Kiki pun tersenyum,"makasih,berarti saya tidak sia-sia membuatnya,karena ini baru pertama kalinya",tutur Kiki.


"oh ya,tapi rasanya langsung enak,pasti kamu punya bakat masak ni",puji Andre.


"habiskan tuan,kalo mau tambah boleh karena masih ada".


"kalo masih ada kok kamu gak ikut makan",


Kiki menggelengkan kepalanya,"saya masih kenyang",


Beberapa menit Andre menghabiskan sup nya,setelah itu Kiki menyimpan mangkuk dan gelasnya ke dapur.


Saat Kiki di dapur,Andre melamun dia teringat pada neneknya yang jauh di sana,biasanya kalo dia sakit neneknya yang mengurusnya.


Dan Andre berpikir sudah waktunya dia memiliki seorang istri yang bisa menemaninya saat susah dan senang.


Waktu menunjukkan jam delapan malam,Kiki malam ini akan tidur di apartemen Andre,seperti perintah majikannya.


Dia akan tidur di sofa,karena apartemen yang di tempati Andre hanya ada satu kamar.


Kiki sedang berbaring di sofa sambil memainkan ponselnya,tiba-tiba Andre keluar dari kamar,sontak Kiki pun bangun dan langsung menghampiri Andre yang berjalan sambil membawa bantal dan selimut untuk Kiki.

__ADS_1


"tuan ada yang bisa saya bantu?",tanya Kiki.


"pakailah ini,di sini udaranya sangat dingin",ucap Andre sambil memberikan selimut dan bantal.


Kiki mengambilnya,"makasih tuan",ucap Kiki.


"maaf,disini hanya ada satu kamar",


"tidak apa,saya tidur di sini saja",


"baiklah kalo begitu selamat malam",ucap Andre lalu dia masuk lagi ke dalam kamar.


Di dalam kamar Andre masih berdiri di balik pintu,dia merasa tidak enak dengan Kiki,karena dia sudah bersedia menemaninya.


Tidak hanya Andre,Kiki pun masih berdiri di depan pintu,entah kenapa hatinya berdetak kencang saat berdekatan dengan Andre,apa mungkin dirinya sudah memiliki rasa pada Andre.


...----------------...


Keesokan harinya Kiki sudah mempersiapkan sarapan untuk Andre,Kiki mencoba mengetuk pintu.


tok...tok...tok...


"tuan apa anda sudah bangun?",tanya Kiki di balik pintu.


"sudah",jawab Andre dari dalam.


"sarapannya sudah siap tuan",ucap Kiki lagi.


"ya aku sebentar lagi keluar".


Setelah mendengar jawaban dari Andre,Kiki langsung kembali ke dapur.


"pagi,bagaimana tidurnya nyenyak?",tanya Andre.


"seperti yang anda lihat,saya seceria ini",jawab Kiki,padahal jantungnya berdegup kencang.


"baguslah,ayo kita sarapan bersama",ajak Andre.


"baik tuan",


Akhirnya mereka sarapan berdua,sambil melahap makanannya,Andre berpikir mereka seperti pasangan suami istri.


"kamu jago masak,aku suka buatan mu",puji Andre.


"makasih tuan,lain kali kalo ada waktu saya akan memasak untuk anda lagi",ujar Kiki,Andre pun tersenyum saat mendengarnya.


Setelah selesai makan Kiki langsung membereskan bekas sarapan mereka,Kiki hendak mencuci piring,tiba-tiba dia menjatuhkan sebuah piring.


prang....


Kiki langsung mengambil pecahan piring itu,namun tangannya tergores pecahan piring,"aw...",Kiki meringis.


Andre yang mendengarnya lalu dia menghampiri Kiki.


"kamu kenapa Ki?",tanya Andre.


Kiki menoleh pada Andre yang tengah berjalan menghampirinya,"tidak apa-apa tuan ini hanya terkena goresan piring saja",jawab Kiki.

__ADS_1


Andre menarik tangan Kiki lalu melihat lukanya,seketika Andre menghisapnya,sontak Kiki membulatkan matanya,dia tidak percaya apa yang dia lihat.


Ketika Andre menghisap luka Kiki,tak sengaja matanya bertemu dengan mata Kiki,mereka saling menatap satu sama lain,jantung Andre berdegup begitu kencang,begitu pula Kiki,seakan dirinya melayang ke langit.


Lama sekali mereka saling bertatapan,Andre yang mulai hilang kendali karena hasrat ke lelakiannya keluar,seketika dia memajukan wajahnya lalu dengan lembut mencium bibir Kiki sambil memejamkan matanya.


Kiki pun tidak menolaknya,mungkin rasa cinta yang sudah tumbuh di hatinya mulai menerima perlakuan Andre.


Ciuman itu terasa kaku karena ini baru pertama kalinya bagi mereka.


Tiba-tiba Andre membuka matanya,lalu dia melepas ciumannya.


"tidak,ini tidak boleh terjadi",ucap Andre dalam hati.


Kiki hanya terpaku saat Andre melepasnya,lalu dia menunduk malu.


"maafkan aku sudah lancang terhadap mu",ucap Andre.


"kamu gak apa-apa kan?",tanya Andre yang mulai cemas dengan keadaan Kiki.


"saya tidak apa-apa tuan",jawab Kiki yang masih menundukkan kepalanya.


Andre pun melepas kan tangan Kiki,lalu dia menjauh sedikit dari hadapan Kiki.


"baiklah kalo begitu aku kembali ke kamar",ucap Andre.


"hati-hati jangan sampai seperti itu lagi",lanjut Andre.


"baik tuan".


Andre sudah berada di kamarnya,dia meraba dadanya,detak jantungnya belum teratur.


"ada apa dengan ku?",Andre bertanya sendiri.


"aku sudah melakukan apa yang seharusnya aku tidak lakukan",ucap Andre lagi.


Kiki yang masih berdiri sambil meraba bibirnya,seketika tersenyum.


"apa dia merasakan hal yang sama,seperti aku yang merasakannya",ucap Kiki.


"ya tuhan,jika memang dia adalah pasangan ku,dekatkanlah kami",doa Kiki.


Setelah selesai mencuci piring,Kiki berniat untuk pulang ke rumah majikannya,dia ingin berpamitan pada Andre,namun pria itu belum juga keluar dari kamarnya.


Kiki mencoba mengetuk pintu kamar Andre,tok ..tok...tok...


"tuan,saya mau pamit pulang",ucap Kiki namun tidak ada jawaban.


Kiki mengetuk pintu lagi,tok...tok...tok...


"tuan apa anda baik-baik saja?",tanya Kiki,masih belum juga ada jawaban.


Kiki merasa cemas dan akhirnya dia memberanikan diri untuk membuka pintu.


Kiki melihat Andre yang tengah tertidur,dia tidak berani membangunkannya,Kiki hanya berkata dengan pelan.


"tuan saya harus pulang,semoga anda cepat sembuh",Kiki pun menutup pintu lalu dia pergi dari apartemen Andre.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2