Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Menggoda


__ADS_3

Hari sudah pagi,seperti biasa Yura sudah siap untuk pergi ke kamar Adelio untuk mempersiapkan kebutuhan tuannya,dia berjalan menaiki anak tangga.


Sesampainya di depan kamar Adelio,Yura membuka pintu dan dia masuk begitu saja,namun pandangannya tertuju pada seorang wanita yang tengah berbaring di kasur milik Adelio.


Wanita itu adalah Mika,dia berbaring tanpa memakai busana hanya selimut yang menutupi tubuhnya.


"apa kau tidak punya etika,masuk kamar tuannya begitu saja" ketus Mika.


Yura menundukkan kepala,"maaf nyonya setiap pagi saya harus mempersiapkan keperluan tuan" ucap Yura.


Mika tertawa kecil,"ha...ha...apa kamu tidak mengerti kalo sekarang istrinya sudah berada di sini jadi keperluannya akan ku siapkan" ujar Mika.


"tapi nyonya,tuan tidak menginstruksikan seperti itu pada saya" ucap Yura.


Mika mendengus kesal,"apa kau ingin di pecat sudah lancang padaku?"


"bukan maksud saya seperti itu nyonya"


"dasar asisten m****n bilang saja kalau kau suka menggoda suami ku" ucap Mika.


Yura mengepalkan tangannya,rasanya dia ingin menghajar wanita yang berada di kamar tuannya,namun Yura mencoba bersabar karena itu tidak mungkin dia lakukan.


"kenapa kau masih saja di sana,apa kau akan melihat kami sedang bercinta lagi?" tanya Mika.


Yura terkejut mendengarnya,"apa bercinta,bukan kah Adelio pernah berkata kalo dia singel" ucap Yura dalam hati dengan heran.


"baiklah nyonya saya pergi,silahkan lakukan apa yang anda mau" ucap Yura lalu dia keluar dari kamar Adelio.


Mika tersenyum kemenangan lalu dia bergumam,"ini belum seberapa,aku tidak akan membiarkan mu bisa kembali lagi pada Adelio".


Ternyata semua ini rencana dari Mika,dia sengaja datang ke kamar Adelio agar Yura mengira kalau mereka telah bercinta semalaman.


Tiba-tiba saja Adelio keluar dari kamar mandi,dia terkejut melihat Mika yang sedang berbaring di kasurnya.


"apa yang kau lakukan disini?" tanya Adelio.


Mika menjawab,"aku hanya ingin beristirahat di sini sebentar".

__ADS_1


"lalu kenapa kau tidak memakai baju?" tanya Adelio heran.


Mika tersenyum,"kenapa dengan pertanyaan mu,bukan kah kau selalu senang kalo melihatku tanpa busana?" goda Mika.


Adelio mengusap wajahnya kasar,"sebaiknya kau keluar aku akan memakai baju" titah Adelio.


Mika bangkit dari tidurnya,dia membuka selimut dan langsung memakai baju kimono yang dia kenakan sebelum datang ke kamar Adelio.


Mika mendekati Adelio dengan tatapan menggoda,di rabanya dada mantan suaminya,"ayo lah kau jangan berpura-pura tidak mengerti maksudku" bisik Mika di telinga Adelio.


Adelio pun tidak tinggal diam,dia mendorong Mika sambil terjatuh di kasur,"jangan pernah coba-coba merayuku wanita j****g" ucap Adelio kesal.


"atau aku akan mengusir mu dari sini,dan ingat jangan pernah memanfaatkan kebaikan ku" tutur Adelio memperingati Mika.


"kenapa kamu berkata seperti itu,selalu saja mengancam ku,aku berusaha untuk mengambil hati mu Del..." teriak Mika.


"jangan pernah bermimpi untuk bisa mengambil hati ku Mika,sekarang pergi atau aku yang akan menyeret mu keluar" ujar Adelio.


Mika kesal dengan perlakuan Adelio padanya,dia tidak akan menyerah begitu saja,semuanya harus kembali padanya,Mika pun pergi dari kamar Adelio tanpa berkata lagi.


...****************...


Tapi Yura tidak mau berlarut-larut dalam hal itu dia menghilangkan semua itu dari pikirannya dan kembali fokus bekerja.


Adelio turun dari kamarnya,dia menghampiri Yura ke dapur,bi iyem yamg menyadari kedatangan tuannya langsung menyapa Adelio.


"selamat pagi tuan!" sapa Bi iyem.


Yura yang mendengar sapaan bi iyem dia langsung menghentikan aktivitasnya dan langsung berbalik dan ikut menyapa Adelio.


"selamat pagi" sapa Yura.


"pagi semuanya..."ucap Adelio.


"bi tolong tinggalkan kami berdua" titah Adelio pada Bi iyem.


"baik tuan" bi iyem pun pergi,sedangkan Yura masih berdiri,Adelio berjalan menghampirinya.

__ADS_1


"kenapa kamu tidak datang ke kamar ku?" tanya Adelio.


Yura menjawab,"maaf tuan tadi saya sudah ke kamar tuan namun istri tuan memerintahkan saya untuk pergi lagi".


Adelio menarik nafas,"memangnya siapa tuan mu,kenapa kamu harus mendengarkan kata-kata wanita itu?" tanya Adelio kesal.


"aku kan sudah bilang kamu adalah asisten pribadi ku jadi kamu yang akan melayaniku,dan ingat satu hal jangan pernah menyebut wanita itu istriku" lanjut Adelio,dan dia pergi begitu saja tanpa sarapan dahulu.


Yura begitu amat bersalah,seharusnya dia tadi tidak mendengarkan kata-kata Mika,"aku salah lagi" gumam Yura.


Adelio berada di mobilnya,dia sejenak memejamkan matanya,"semua ini karena Mika,aku tidak akan membiarkan dia mengusik ku lagi" ucap Adelio dalam hati.


Mika sudah turun dari kamarnya,dia menuju meja makan,"apa tuan Adelio sudah turun?" tanya Mika pada bi iyem yang sedang melayani Mika.


"tuan Adelio sudah berangkat kerja nyonya" jawab bi iyem.


"apa dia sudah berangkat,kenapa dia harus melewati sarapan bersama ku!" ucap Mika.


Yura pergi menuju kamar tuannya,dia melewati Mika yang sedang sarapan.


"kau mau kemana?" tanya Mika pada Yura.


Yura pun berhenti dan menjawab," saya mau membereskan kamar tuan nyonya".


"tidak perlu biar aku yang membereskannya" ucap Mika.


"maaf nyonya ini sudah pekerjaan saya" ujar Yura.


"kau sudah membantah ku" ucap Mika sambil berdiri.


Bi iyem tidak tinggal diam dia mencoba membantu Yura untuk menjelaskan,"maaf nyonya kami harus mematuhi perintah tuan,baru saja Yura dapat teguran dari tuan karena dia tidak mempersiapkan kebutuhan tuan sebelum berangkat ke kantor".


Mika tersenyum senang,"bagus kalo dia marah pada mu,itu yang aku mau" ucap Mika.


Yura kesal dengan ucapan Mika,begitu pun dengan bi iyem dia baru tahu kalo wanita yang berada di hadapannya seperti itu.


"kenapa tuan membawa wanita seperti ini ke sini" ucap bi iyem dalam hati.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2