
Yura sedang membuat kue permintaan putranya,di bantu oleh Bi iyem dan Mia,ketiganya begitu akrab sampai gelak tawa mereka terdengar nyaring.
Tiba-tiba suara bel rumah berbunyi,Mia pun memilih untuk membukakan pintu,saat pintu di buka terlihat seorang wanita tengah berbadan dua yang berdiri di ambang pintu.
"selamat siang",sapa Mika sambil tersenyum.
Mia terkejut saat melihat wanita itu,"mau apa wanita ini datang lagi ke sini,lalu perutnya buncit seperti sedang hamil,jangan-jangan dia sedang membuat jebakan untuk tuan Adel",ucap Mia dalam hati.
"maaf saya boleh bertemu dengan pemilik rumah",ucap Mika dengan ramah.
Namun Mia menatap Mika dengan tajam,"ada keperluan apa ya anda datang ke sini?",tanya Mia jutek.
Mika pun tersenyum,dia paham dengan sikap Mia,mungkin Mia merasa kalo dirinya masih punya niat jahat terhadap Yura dan Adelio.
"aku hanya ingin bertemu pemilik rumah",jawab Mika.
Tiba-tiba dari dalam Yura datang menghampiri karena Mia terlalu lama membukakan pintu dan dia berjalan seraya bertanya,"siapa Mi yang datang?".
Mia pun terkejut lalu dia membalikan tubuhnya,"anu non...ehm...",ucap Mia ragu.
Namun Yura terus melangkah dan betapa terkejutnya dia saat melihat Mika yang berdiri di depan pintu.
"Mika",ucap Yura sambil memeluk wanita itu.
Mika pun dengan senang hati membalas pelukan Yura.
Yura melepaskan pelukannya lalu dia melihat Mika dari ujung kaki sampai ke ujung kepala.
"kamu sedang hamil?",tanya Yura sambil mengelus perut Mika.
"iya,aku sedang hamil",jawab Mika.
"syukurlah ayo masuk",ajak Yura dan akhirnya mereka bertiga masuk kedalam rumah.
Di balkon,Yura dan Mika sedang berbincang melepas rindu,keduanya begitu senang dengan pertemuan mereka.
"makasih loh sudah mau mampir ke rumah",ucap Yura.
"iya,awalnya aku ragu mau datang,tapi setelah ada ijin dari Adel aku beranikan saja datang ke sini",ujar Mika.
Yura mengernyitkan keningnya,"kamu bertemu Adelio dulu?",tanya Yura penasaran.
Mika melihat kearah Yura,"apa dia tidak memberi tahu mu,kalo kita tidak sengaja bertemu di luar negri kemarin?",Mika balik tanya.
Yura pun menggelengkan kepalanya,"pasti dia lupa",ucap Yura.
"padahal dia bilang akan memberi tahu mu kalo aku akan datang ke rumah kalian",tutur Mika.
"di maklum saja,mungkin faktor usia jadi dia pelupa",kekeh Yura dan Mika pun menggelengkan kepalanya.
"kenapa suami mu tidak di ajak ke sini?",tanya Yura.
"dia sedang sibuk jadi aku memutuskan untuk pergi sendiri,oh ya besok malam kamu ada acara gak?",tanya Mika.
Yura mencoba mengingat,"perasaan tidak ada,memangnya kenapa?",tanya Yura.
"aku dan suami ku mengadakan pesta kecil-kecilan dan aku ingin kalian datang ke rumahku besok malam",jawab Mika mengundang Yura dan Adelio.
"akan ku usahakan,mudah-mudahan Adelio sedang tidak sibuk",ucap Yura.
__ADS_1
"jangan lupa ajak Soni ya,karena aku hanya mengundang kalian",ujar Mika.
"baiklah nanti akan ku sampaikan,kebetulan Soni sudah menikah",tutur Yura.
"oh ya",ucap Mika terkejut.
"iya,dan sebentar lagi mereka akan memiliki anak",kata Yura.
"syukurlah aku ikut senang".
...----------------...
Di kantor Adelio dan Andre sedang makan siang bersama para karyawannya,kini jadi pekerjaan rutin bagi mereka,satu bulan sekali mengadakan acara makan-makan bersama.
"Ndre,apa ada kabar tentang Lorenza dan Jodi?",tanya Adelio.
"tentu bos,hari ini Jodi kedatangan tamu wanita hamil,sedangkan Lorenza dia sudah pergi",jawab Andre.
"Lorenza pergi kemana?",tanya Adelio lagi.
"saya tidak tahu dia pergi kemana",jawab Andre.
"apa dia menyerah?",tanya Adelio,Andre hanya mengangkat kedua bahunya.
Adelio berpikir tentang wanita hamil yang menemui Jodi siang ini,dan dia merasa penasaran dan akhirnya Adelio menyuruh Andre untuk mencari siapa wanita itu.
"cari tahu siapa wanita yang datang ke rumah Jodi",titah Adelio.
Kali ini Adelio tidak akan membiarkan Jodi berbuat seenaknya terhadapnya,dan dia akan mempersempit langkah Jodi.
"sepertinya aku harus pulang lebih cepat",ucap Adelio.
"ada sesuatu yang harus aku kerjakan di rumah",jawab Adelio.
"pekerjaan apa bos?",tanya Andre lagi.
Adelio menarik nafas karena Andre terlalu banyak bertanya,"pekerjaan membuat anak",jawab Adelio lalu pergi,dan Andre pun di buat tertegun.
Setelah Adelio pergi,Andre pun menerima pesan Wa kalo wanita hamil yang menemui Jodi adalah Mika mantan istri Adelio dan Andre pun langsung menghubungi Adelio.
"apa semua ini rencana mereka?",tanya Adelio sendiri ketika dia sudah mendapat informasi dari Andre.
Adelio terus berpikir kalo pertemuannya di luar negeri itu kebetulan bertemu Mika atau sudah di rencanakan nya dia benar-benar tidak tahu,tapi yang pasti Adelio harus mencari informasi yang lebih akurat lagi.
Adelio sampai di rumahnya,dia langsung masuk ke dalam,Adelio di sambut oleh Atha dengan ceria.
"ayah...",teriak Atha berlari menghampiri Adelio.
"boy...",ucap Adelio sambil merentangkan tangannya.
Kedua ayah dan anak itu pun saling berpelukan,Adelio mencium kening putranya.
"sepertinya kamu sedang senang,boleh cerita sama ayah gak?",tanya Adelio.
"tentu ayah,tadi di sekolah aku dapat nilai yang bagus",jawab Atha.
"oh ya,hebat dong anak ayah",puji Adelio.
"berapa nilainya?",tanya Adelio.
__ADS_1
"aku dapat nilai seratus yah",jawab Atha senang.
"pintar sekali anak ayah,pertahankan ya sayang dan terus belajar",pesan Atha.
"siap ayah",ucap Atha sambil hormat pada Adelio.
Adelio pun tertawa kecil saat melihat tingkah laku putranya.
"boy,ayah mau ke kamar dulu ya".
"iya ayah".
Adelio pun pergi menuju kamarnya,dia melihat Yura tengah berbaring,Adelio mendekat.
"sayang kamu baik-baikkan?",tanya Adelio.
"kamu sudah pulang",ucap Yura.
"iya aku sengaja pulang lebih awal soalnya ada berkas yang tertinggal di ruangan kerja",ujar Yura.
"kamu sakit?",tanya Adelio.
Yura menjawab,"aku gak tahu,sering sekali datang lemas".
"kita ke dokter yuk",ajak Adelio,Yura pun menggelengkan kepalanya.
"ya sudah kalo kamu gak mau,aku akan menyuruh pak Amin ke apotek untuk beli vitamin",ucap Adelio.
"gak usah,aku sudah beli",ujar Yura.
Adelio pun mengurungkan niatnya,lalu dia mengganti pakaian dengan pakaian santai.
"sayang,kamu kenapa gak bilang kalo kamu bertemu Mika di luar negri?",tiba-tiba Yura bertanya pada Adelio.
Adelio pun menghentikan aktivitasnya sejenak,lalu dia berpikir dari mana Yura tahu kalo dirinya bertemu dengan Mika.
"kenapa kamu gak jawab?",tanya Yura.
"aku lupa sayang,maaf ya",jawab Adelio sambil melanjutkan membuka pakaiannya.
"kamu tahu dari mana aku bertemu dengan Mika?",Adelio balik tanya.
"dia sendiri yang bilang,dia tadi datang ke rumah kita dan dia mengundang kita untuk datang ke acara pesta kecilnya,kak Soni pun di undang",jawab Yura.
Adelio pun terdiam saat Yura mengatakan kalo Mika datang kerumahnya.
"kita bisa hadirkan?",tanya Yura.
"kapan?",
"besok malam",
"akan aku usahakan tapi aku janji ya",ucap Adelio.
Yura pun menganggukkan kepalanya,Adelio semakin yakin kalo semua ini ada kaitannya dengan rencana Jodi.
"awas saja kalo memang benar,aku tidak akan segan-segan membuat kalian sengsara",ucap Adelio dalam hati.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1