Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Menerima kenyataan


__ADS_3

Semua orang terdiam termasuk Rachel,dia tidak tahu apa yang sedang menimpanya,mau tidak mau Rachel harus menerima kenyataan kalo dirinya bukan anak kandung Yura dan Adelio.


Perasaan Rachel begitu hancur saat mendengar penjelasan Yura dan Adelio,seakan kakinya tidak bisa menopang tubuhnya.


Yura terus menggenggam erat tangan Rachel,dia ingin memberikan semangat pada putrinya.


Rachel terus menangis,dia tidak bisa menahan air matanya.


"maafkan ibu nak,baru memberi tahu mu,ibu dan ayah ingin mencari waktu yang tepat,tapi kami tidak menyangka kalo kamu mengetahui dengan cara seperti ini",ucap Yura.


"Chel,kamu anak yang pintar dan cerdas,ayah yakin kamu bisa mengerti semuanya",timpal Adelio.


Rachel menyeka air matanya,"aku ingin ke kamar",ucap Rachel lalu beranjak pergi.


Yura hendak mengejar tapi Adelio menahannya,"biarkan dia sendiri,mungkin dia butuh waktu untuk menerima semua ini",ucap Adelio.


Dafa dan Ibunya hanya bisa diam,mungkin belum saatnya mereka memikirkan pernikahan.


"maafkan kami sudah membuat suasana seperti ini",ucap Dafa.


"tidak nak Dafa,justru kalian harus tahu,dan ini alasan saya menyetujui kamu menjadi pendamping Rachel,saya mohon kamu bisa memberikan penjelasan yang lebih pada Rachel",tutur Adelio.


"saya akan berusaha untuk itu,tapi untuk saat ini saya akan membiarkan Rachel sendiri dulu,ehm kalo gitu kami pamit pulang",ucap Dafa.


"silahkan",dan akhirnya Dafa membawa Ibunya pulang.


Di kamar Rachel terus menangis,entah harus bersikap seperti apa untuk menghadapinya,yang jelas perasaannya sedang hancur.


Rachel mengingat kembali penjelasan Yura,"ibumu meninggal karena pendarahan yang sangat hebat,dia memiliki penyakit kanker rahim yang tidak memungkinkan untuk memiliki seorang anak,namun karena keinginan yang kuat dia bisa melahirkan putrinya yang cantik ke dunia ini,dan sebelum meninggal keinginan terakhirnya,dia ingin ibu menganggap kamu sebagai putri ibu sendiri".


"aku dan Mika adalah teman,sebelum dia pergi,Mika selalu meminta padaku untuk menjaga mu",


"kami begitu hancur saat menyaksikan kepergiannya,apalagi saat kami mendengar kabar kalo ayahmu meninggal karena kecelakaan",


"dan pada saat itu lah kami menganggap mu sebagai anak kandung",jelas Yura.


Rachel menangis lagi,lagi dan lagi.


...----------------...


Atha,Yura dan Adelio sedang duduk bersama di ruangan keluarga,mereka membahas soal Rachel yang sudah mengetahui statusnya di keluarga Adelio.


Atha sangat menyayangkan dengan cara Rachel mengetahuinya,namun bagaimana pun lebih cepat lebih baik.


"aku akan menemui Rachel,jadi ibu dan ayah jangan khawatir",ucap Atha.

__ADS_1


"ayah yakin Rachel pasti mengerti",ujar Adelio.


Rachel masih di kamarnya,dia sedang mengobrol dengan Dafa lewat ponselnya.


"kamu harus bisa menerima kenyataan ini,mereka sudah rela memberikan kasih sayang tanpa imbalan,terlihat dari cara mereka memperlakukanmu,sudah jelas kasih sayang yang di berikan",tutur Dafa.


"aku harap kamu bisa mengerti dengan keadaan ini Chel",lanjut Dafa.


"aku juga berpikir seperti itu,mungkin ini sudah takdir ku,tapi walaupun seperti itu tidak akan mengurangi rasa hormat dan sayang ku pada mereka",ucap Rachel.


"syukurlah aku jadi lega mendengarnya",ucap Dafa.


"makasih sayang sudah mendengarkan keluh kesah ku",kata Rachel.


"sudah kewajiban ku untuk mendengarkannya",ujar Dafa.


Tok...tok...tok...suara pintu di ketuk.


"sayang sudah dulu ya,ada yang mengetuk


pintu",ucap Rachel.


"iya sudah kalo gitu selamat malam,tidur yang nyenyak ya",kata Dafa.


"makasih",


Panggilan pun terputus,Rachel menarik nafas lalu membuka pintunya.


Ceklek...


"kak Atha",ucap Rachel.


"malam Chel",


"masuk kak",Rachel mempersilahkan masuk.


Atha pun masuk kedalam kamar Rachel,lalu dia duduk di sofa yang berada di kamar itu.


Kini mereka duduk bersama di sofa,"kamu baik-baik saja kan?",tanya Atha membuka pembicaraan,Rachel hanya terdiam.


"kamu sudah tahu semuanya,kakak tidak akan berbicara panjang lebar,kakak hanya ingin kamu tahu,kalo kita tulus menyayangimu,bukan hanya itu,aku,ibu dan ayah tak ingin kehilangan mu",tutur Atha yang membuat Rachel tak bisa membendung tangisannya lagi.


"kakak ngerti dengan perasaan mu,maafkan kami,yang tidak langsung memberi tahu mu".


"kami tidak bermaksud membohongi mu,kami hanya mencari waktu yang tepat,jadi kakak mohon mengerti lah",lanjut Atha.

__ADS_1


"kita kilas balik ke masa dimana kita kecil,dimasa-masa itu lah kita merasakan kasih sayang seorang ayah dan ibu,mereka berusaha agar anak-anaknya tetap bahagia".


Rachel langsung mengingat di masa-masa itu,dimana dulu dia sakit dan harus di larikan ke rumah sakit,Yura dan Adelio sangat mengkhawatirkan keadaannya.


Seketika Rachel memeluk kakaknya,"makasih kalian sudah tulus menyayangiku",ucap Rachel sambil terisak.


"aku tidak berhak marah pada kalian,aku ngerti kok kalo semua ini sudah takdirku",lanjut Rachel.


Atha melepaskan pelukan Rachel,lalu dia memegang kedua pipi adiknya,"jangan pernah berubah walaupun kamu sudah mengetahuinya,aku adalah kakak mu,tidak akan ada yang merubahnya ingat itu",pesan Atha.


Rachel menganggukkan kepalanya,"ayah dan Ibu sangat mencemaskan mu,jadi kakak mohon temui lah mereka agar perasaan mereka tenang",ucap Atha.


"baik aku akan menemui mereka",ujar Rachel dan akhirnya mereka pun beranjak dari duduknya.


...----------------...


Yura dan Adelio sedang duduk sambil memikirkan Rachel,mereka tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.


Namun Adelio yakin kalo Rachel bisa mengerti,karena bagaimana pun dia yang mendidik Rachel.


"ayah ibu",sapa Rachel yang membuat Yura dan Adelio secepat kilat menoleh ke arah Rachel.


"sayang",ucap Yura sambil memeluk Rachel.


"maafkan ibu nak",lirih Yura.


Rachel melepaskan pelukannya,"kenapa ibu harus minta maaf,ibu dan ayah gak salah,aku ngerti dengan semuanya,aku yakin kalian sangat berat mengatakan hal ini",


"justru aku beruntung di besarkan di keluarga ini,kalo bukan karena kalian mungkin aku tidak akan seperti ini",lanjut Rachel.


Adelio tersenyum kalo dugaannya benar,Rachel pasti bisa melewati semuanya.


"terima kasih bu,sudah menjadi ibu sekaligus sahabatku",ucap Rachel.


"ibu juga terima kasih padamu,sudah menerima semuanya",ujar Yura.


Rachel melihat ke arah ayahnya,"ayah",ucap Rachel,Adelio lalu merentangkan tangannya,dengan cepat Rachel menghampiri Adelio lalu memeluknya.


"terima kasih sudah menafkahi dan melindungi ku ayah",ucap Rachel pada Adelio.


Adelio mengusap kepala Rachel dengan lembut,"kamu putri di rumah ini,jadi ayah harus melindungi mu",ucap Adelio.


Rachel melepaskan pelukannya,lalu dia melihat ke arah Atha,"aku juga mau berterima kasih padamu,karena sudah menjadi kakak yang baik",ucap Rachel.


Dengan hati gembira Atha menghampiri Rachel lalu memeluknya,"aku menyayangimu,walaupun kita tidak seayah dan seibu",ucap Atha.

__ADS_1


Kini keluarga itu merasa nyaman kembali dengan cepat,Rachel sudah mengetahui siapa keluarganya,namun dia tetap akan berbakti dan menghormati orang tua yang sudah membesarkannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2