
Soni yang sedang berada di kantor Adelio memerintahkan anak buahnya untuk memastikan Yura sudah berada di rumahnya atau belum.
Tiba-tiba Andre datang menemuinya,"pak Soni,orang rumah memberi kabar kalau bos sudah bangun dan sekarang sedang bersama Atha",ucap Andre setelah melihat Soni menutup ponselnya.
"lalu apa dia tidak berulah lagi?",tanya Soni.
"sepertinya bos bisa menerima Atha",jawab Andre.
"baguslah,tapi aku kasihan pada Yura dia harus menelan pil pahit",ujar Soni.
"saya juga sama seperti bapak,merasa kasihan pada Yura,tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa",tutur Andre.
"aku harus ke rumah Adelio untuk memastikan keadaannya",ucap Soni lalu pergi.
Di perjalanan menuju rumah Adelio,Soni melihat banyak orang yang berkerumun,dan Soni pun menepikan mobilnya.
"ini ada apa ya pak?",tanya Soni pada seorang lelaki.
"ada kecelakaan mobil yang masuk ke dalam sungai",jawab laki-laki itu.
"astaga,terus korbannya bagaimana apa selamat?",tanya Soni bak wartawan.
"saya tidak tahu mereka masih hidup atau tidak,karena mereka langsung dilarikan ke rumah sakit",jawab laki-laki itu.
Tidak sengaja Soni melihat petugas sedang mengobrak-abrik isi tas korban yang di temukan di dalam mobil.
Soni langsung menghampirinya,"selamat sore pak",sapa Soni.
"sore bapak ini siapa ya?",tanya petugas.
"saya bukan siapa-siapa,kebetulan saya cuma lewat sini dan melihat banyak orang berkerumun dan akhirnya penasaran lalu turun",jawab Soni.
"oh baiklah tapi tolong jangan mengganggu pekerjaan petugas".
"siap pak",ucap Soni.
Petugas itu menemukan dompet korban,"saya menemukan identitasnya",teriak petugas yang tadi berbicara dengan Soni.
Petugas lainnya pun menghampiri namun Soni berbalik pergi karena dia tidak mau mengganggu petugas.
"yu...ra",ucap petugas.
Soni yang sedang berjalan mendadak berhenti saat mendengar nama Yura,matanya membulat lalu dia membalikkan tubuhnya dan menghampiri petugas dan merebut sebuah kartu identitas.
"hey kamu mau apa,kami sedang bekerja",ucap salah seorang polisi saat Soni mengambil kartu yang dipegang polisi tersebut.
"Yura",ucap Soni sambil tangannya bergetar.
"apa bapak kenal wanita ini?",tanya petugas kepolisian.
"ya saya kenal,dimana dia sekarang?",tanya Soni.
"dia sudah di larikan ke rumah sakit",
Soni tidak berpikir panjang,dia langsung pergi menuju rumah sakit.
__ADS_1
...----------------...
Yura terbaring lemah di rumah sakit,wajahnya penuh dengan luka,Soni yang melihat kondisi Yura kini tertunduk lemas.
Dia tidak bisa berbuat apa-apa,karena dokter mengatakan kalo ada benturan hebat di kepalanya yang menyebabkan Yura koma.
Andre yang sudah sampai langsung berlari mencari keberadaan Yura,karena Soni yang memberitahunya kalo Yura berada di rumah sakit.
"pak",ucap Andre ketika melihat Soni yang duduk di ruang tunggu pasien.
"bagaimana kondisi Yura,apa dia baik-baik saja?",tanya Andre.
Soni menggeleng,"buruk Ndre,dia koma",jawab Soni.
Andre pun lemas bagai di sambar petir disiang bolong,"jangan dulu bilang pada Adelio soal ini,kita akan cari waktu yang tepat",ucap Soni.
"Yura,malang sekali kamu",ucap Andre dalam hati.
...----------------...
Satu minggu sudah Yura berada di rumah sakit,sedangkan Adelio sekarang sudah bisa berinteraksi lagi berkat kehadiran putranya,namun separuh hatinya tetap hilang,karena tidak ada sosok Yura di sampingnya.
Atha dengan setia menemani ayahnya karena dia selalu ingat pesan ibunya.
Sejak kejadian Adelio mengusir Yura,perasaan putranya merasa tidak enak.
"ayah apa aku boleh bertemu ibu?",Atha meminta ijin pada Adelio.
"kamu kangen ibu ya!",ucap Adelio,Atha pun mengangguk.
"baiklah nanti kita akan bertemu ibu",ucap Adelio agar anaknya tidak merengek.
"aku ingin bicara padamu",ajak Adelio sambil beranjak pergi ke ruangan kerjanya.
"maaf ya paman pergi dulu",ucap Soni pada Atha lalu pergi mengikuti langkah Adelio.
"ada apa?",tanya Soni ketika sudah bersama Adelio.
"apa Yura pernah mengatakan sesuatu padamu sebelum dia pergi?",tanya Adelio.
Soni tersenyum,"hei,kenapa tiba-tiba kamu bertanya soal Yura?",Soni balik tanya.
"Atha ingin bertemu dengan ibunya",jawab Adelio.
deg....
Jantung Soni berdetak kencang saat mendengar ucapan Adelio,dia tidak tahu harus berbuat apa jika putra Adelio memaksa ingin bertemu ibunya.
Dan dia juga tidak mampu untuk berbicara apa yang di alami Yura pada Adelio,karena baru saja dia sembuh.
"bagaimana apa bisa kamu membantu ku memberikan alamat Yura?",tanya Adelio.
"ehm,sebenarnya aku lupa lagi nanti ku tanyakan pada anak buah ku",ucap Soni.
Adelio pun mengernyitkan keningnya,seakan Soni menyembunyikan sesuatu.
__ADS_1
"baiklah,aku minta secepatnya karena aku sendiri yang akan pergi menemuinya",tutur Adelio.
"apa aku tidak salah dengar?",tanya Soni.
Adelio menjawab,"ada sesuatu yang harus aku bicarakan dengannya".
Soni semakin kebingungan,dia berpikir apa beritahu saja keadaan Yura saat ini.
"kamu kenapa?"tanya Adelio yang melihat sikap Soni tidak seperti biasanya.
"aku tidak apa-apa,oh ya kapan kamu akan pergi menemui Yura?",tanya Soni.
"kalo kamu memberikan alamatnya,besok juga aku akan menemuinya",jawab Adelio.
"ehm,oke kalo begitu apa aku boleh pergi?",tanya Soni.
"pergilah",ucap Adelio dan Soni pun keluar dari ruangan Adelio.
"aku harus menemui Andre",ucap Soni dalam hati,ketika dia sudah berada di luar rumah Adelio.
...----------------...
"apa bos ingin menemui Yura?",tanya Andre sambil terkejut,Soni menganggukkan kepalanya.
"tapi aku sudah menduganya",lanjut Andre.
"lalu apa kita harus memberitahunya sekarang?",Soni meminta pendapat Andre.
"lebih cepat lebih baik,saya tidak mau disalahkan oleh si bos",ujar Andre.
"baiklah kalo begitu kita temui dia sekarang",ajak Soni dan mereka berdua pun pergi menemui Adelio.
Sesampainya di kediaman Adelio,mereka langsung masuk kedalam rumah,Soni mencari Adelio namun tidak ada.
"bi...",panggil Soni.
bi iyem menghampiri,"iya tuan".
"Adel kemana ya bi,di kamar dan di ruang kerjanya tidak ada?",tanya Soni.
"tuan tadi keluar bersama den Atha",jawab bi iyem.
"kira-kira kemana?",tanya Soni lagi.
"saya kurang tahu,tuan bilang mungkin sampai malam",jawab bi iyem.
"baiklah kalo begitu saya pamit pergi,bilang pada Adel,besok pagi saya datang lagi",pesan Soni.
Waktu menunjukkan jam 20.00 malam,di rumah Soni sedang bekerja sambil menatap layar laptopnya.
Tiba-tiba suara mobil masuk kedalam garasinya,Soni pun menghentikan aktivitasnya dan melihat ke arah jendela.
"Adel",gumam Soni dan dia pun segera turun ke bawah.
"ada apa malam-malam kamu da...",belum selesai bicara,tangan Adelio sudah menarik kerah piyama Soni.
__ADS_1
"katakan dimana Yura sekarang?",tanya Adelio.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...