Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Satu Malam yang terlarang


__ADS_3

Soni sedang berada di perjalanan menuju kediaman orang tua Alin,dia hendak mengantarkan Alin pulang.


Akan tetapi di tengah perjalanan tiba-tiba hujan begitu deras,sampai akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti di sebuah restauran.


Setelah selesai makan,hujan belum juga reda terpaksa mereka menunggu lagi sampai hujan reda.


Saat mereka berbincang tiba-tiba saja wajah Alin berubah menjadi pucat,Soni yang melihatnya langsung khawatir.


"kamu baik-baik saja kan?",tanya Soni.


"aku merasa perutku sakit dan sepertinya ingin muntah kak",jawab Alin.


"pasti kamu masuk angin",ucap Soni.


"sepertinya isi di dalam perut ku ingin keluar",ucap Alin sambil berlari ke arah toilet,dan akhirnya Alin pun memuntahkannya setelah berada di toilet.


Soni yang sedari tadi mencemaskan Alin,dengan setia dia menunggu di pintu masuk toilet,setelah beberapa menit,Alin pun keluar.


"bagaimana apa sudah enakan?",tanya Soni.


"aku gak kuat lagi kak,aku ingin berbaring",jawab Alin lemas.


Soni berpikir keras,dia tidak mungkin memaksa membawa Alin pulang ke rumah orang tuanya,dan di sekitaran restauran itu tidak ada klinik atau apotek.


"Lin,sebaiknya kita istirahat saja disini,kebetulan tempat ini menyediakan penginapan",Soni memberi saran.


"terserah kakak,aku hanya ingin berbaring",ucap Alin tak berdaya.


Tidak menunggu lama,Soni pun memapah Alin untuk membawa ke penginapan,sesampainya di kamar penginapan Soni membaringkan Alin di tempat tidur.


Soni menempelkan tangannya ke kening Alin,"kamu demam Lin,tunggu sebentar ya",ucap Soni,dia pun bergegas keluar untuk mencari obat.


Tidak lama kemudian Soni datang kembali sambil membawa obat untuk Alin.


"Lin bangunlah,minum obat dulu ya",titah Soni.


Alin terbangun dia langsung duduk,"kakak dari mana,aku takut sekali sendirian di sini",rengek Alin sambil memeluk Soni.


Soni pun sedikit terkejut saat Alin memeluknya dengan erat,"aku mencari obat dan apotik nya sangat jauh,tapi aku berhasil membawa kan obat untuk mu,sebaiknya di minum dulu biar cepat sembuh",ucap Soni sambil mengusap punggung Alin.


Dia begitu merasakan hangatnya pelukan Alin,apa lagi keadaan Alin panasnya sangat tinggi.


"ayo minum",titah Soni sambil melepaskan pelukan Alin,dan wanita itu pun menuruti perintah Soni.


Soni pun memberikan obat itu dan segelas air,Alin pun lekas meminumnya.


"sebaiknya kamu tidur lagi,jangan takut karena aku akan menjaga mu",ucap Soni.

__ADS_1


"iya kak",Alin pun membaringkan tubuhnya kembali dan memejamkan matanya lagi.


Waktu terus berjalan,malam ini Soni dan Alin tidur satu kamar namun berbeda tempat,Alin tidur di kasur yang empuk,sedangkan Soni dia tidur di sofa.


Waktu menunjukkan pukul 2 malam,Alin pun membuka matanya dan dia terbangun dari tidurnya,dia melihat ke arah kanan dan kiri tetapi matanya tidak menemukan Soni.


Dan dia pun beranjak dari tidurnya,saat dia melangkahkan kaki,Alin melihat Soni yang tengah tertidur di sofa.


Alin pun menghampirinya,dia duduk di samping Soni,dia menatap wajah pria pemilik ketampanan itu yang sedang tertidur lepas.


"terima kasih sudah mau membantu ku",ucap Alin pelan karena dia tidak mau membangunkan Soni.


Alin pun pergi ke kamar mandi dia hendak membuang air kecil.


Setelah Alin berada di kamar mandi,tiba-tiba lampunya mati sontak Alin pun menjerit karena dia takut dengan kegelapan.


"aah...."


Soni yang sedang tertidur mendengar jeritan Alin,dia langsung bangun,Soni sadar kalo lampunya mati dan dia mencari ponselnya lalu menyalakan senter.


"Lin kamu di dalam?",tanya Soni sambil mengetuk pintu kamar mandi.


Tidak lama kemudian Alin membuka pintunya,Soni pun memberi cahaya pada Alin.


"kakak",ucap Alin sambil masuk ke pelukan Soni,lagi-lagi Alin membuat jantung Soni berdetak sangat kencang,dan Alin pun dapat merasakannya.


Alin pun membalas ciuman Soni dan mereka berakhir di atas ranjang dan terjadilah pergulatan yang terlarang.


Setelah melalui buasnya nafsu terlarang,kini mereka berbaring di atas kasur sambil berpelukan dan tanpa memakai pakaian,hanya selimut yang menutupi tubuh mereka berdua.


Soni mencium kening Alin,"kamu jangan takut aku akan bertanggung jawab dengan apa yang sudah aku lakukan",ucap Soni meyakinkan Alin,memang pada awalnya Soni sudah mencintai Alin dan berniat menikahinya.


"aku pegang janji kakak",tutur Alin.


"maaf aku sudah merebut kehormatan mu tanpa ikatan pernikahan",kata Soni sambil meraba bibir Alin.


"aku harap kakak akan menepati janji",ucap Alin,Soni pun menganggukkan kepalanya.


"terus hubungan sekarang ini apa?",tanya Alin.


Soni tersenyum,"maunya apa?",Soni balik tanya.


Alin hanya diam,Soni memegang dagu Alin,"apa kamu tahu kalo aku sudah lama memendam perasaan ini,semenjak kita bertemu hati ku berdetak kencang saat kita sering bertemu,rindu selalu hadir ketika kita menjauh".


"aku mencintai mu Alin,sangat-sangat mencintai mu",bisik Soni di telinga wanita yang sedang bersamanya.


Alin pun menutup matanya,dia merasa ini seakan mimpi,Alin membuka matanya,"aku juga mencintai mu",ucap Alin dan akhirnya mereka berciuman kembali.

__ADS_1


...----------------...


Keesokan harinya,Soni dan Alin melanjutkan perjalannya,kedua wajah mereka terlihat sangat bahagia,karena akhirnya mereka mempunyai status hubungan yaitu sepasang kekasih.


Setelah sampai di rumah Alin,mereka di sambut sinis oleh kakak Alin bernama Bowo.


"Alin masuk",titah Bowo saat melihat Alin berpegangan tangan dengan Soni.


"iya kak",ucap Alin sambil menundukkan kepalanya lalu pergi meninggalkan Soni yang tengah berdua bersama Bowo.


"kamu siapa?",tanya Bowo.


"saya Soni kekasih baru Alin",ucap Soni.


Bowo tersenyum licik,"Alin tidak boleh berhubungan dengan siapa pun karena dia akan segera menikah",ucap Bowo.


Soni mengernyitkan keningnya,dia merasa akan susah untuk meminta restu keluarga Alin.


"maaf kalo boleh tahu siapa calon Alin?",tanya Soni.


"kamu tidak perlu tahu,dia orang kaya dan sudah sering membantu keluarga kami",jawab Bowo.


Soni tersenyum,dia sudah menduga kalo orang yang dimaksud adalah Alex.


"apa itu Alex?",tanya Soni lagi,Bowo pun sedikit heran kenapa Soni bisa mengetahui Alex.


"kamu tahu bos Alex?",Bowo balik tanya,Soni tidak menjawab dia hanya tersenyum.


"pasti kamu tahu siapa bos Alex,karena dia terkenal kaya dan seorang pengusaha sukses",ucap Bowo sombong.


Soni semakin geli saat mendengarnya," hei tuan sebaiknya kamu pergi dan jangan datang lagi kesini,dan ingat jangan berharap kalo Alin akan menjadi istrimu",Bowo memberi peringatan pada Soni.


"hei Bowo",panggil ibunya.


Bowo dan Soni menoleh kearah seorang wanita yang sudah terlihat tua.


"kamu masuk kedalam,ibu ingin bicara dengan teman Alin",titah Ibunya Alin.


"tapi bu",


"sudah,ayo masuk sana",


"ingat perkataan ku",ucap Bowo sambil menunjukkan telunjuknya kearah wajah Soni.


Ibu Alin yang melihatnya menggelengkan kepalanya,"sudah sana pergi",ucap Ibu Alin,dan Bowo pun pergi.


Ibu Alin melihat penampilan Soni,dia merasa kalo Soni bukan berasal dari kalangan biasa,melihat mobil yang di bawanya saja sudah terlihat kalo Soni orang kaya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2