Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Impian Atha


__ADS_3

Adelio dan Yura sudah kembali ke rumah setelah semalaman mereka bercinta,badan Yura terasa sakit karena perlakuan Adelio.


"sayang kamu kenapa?",tanya Adelio berbisik pada istrinya.


"aku lelah sekali sepertinya butuh istirahat",jawab Yura yang sedang berbaring di ranjang.


"baiklah aku tidak akan mengganggumu,istirahatlah",ucap Adelio sambil mengecup kening istrinya,lalu dia beranjak pergi keluar kamar untuk menemui putranya.


"selamat siang boy",sapa Adelio pada Atha yang sedang belajar menggambar di kamarnya.


"siang ayah",jawab Atha.


Adelio menghampiri Atha,"ayah boleh kan duduk disini?",tanya Adelio.


"boleh ayah",jawab Atha,dan Adelio pun duduk di samping putranya.


"sedang menggambar apa nak?",tanya Adelio lagi.


"aku sedang membuat gambar rumah impian ku ayah",jawab Atha.


"oh ya,kenapa membuat rumah,kan biasanya anak lelaki suka gambar hewan,tokoh kartun",


"aku suka membuat rumah ayah,aku ingin memberikan hadiah untuk ibu sebuah rumah jika aku besar nanti,karena aku berjanji akan membuat ibu selalu bahagia",ucap Atha yang menyentuh hati Adelio.


Putranya begitu sayang pada ibunya,mungkin keadaan yang membuat dia berfikir seperti orang dewasa walaupun belum saatnya.


"anak pintar,tapi ayah boleh bantu kan untuk mewujudkan rumah impian mu yang akan di berikan pada ibu",ujar Adelio.


"apa betul ayah akan mewujudkan impian ku",ucap Atha,Adelio pun mengangguk dengan semangat.


"yee...terima kasih ayah",kata Atha sambil mencium pipi ayahnya.


Adelio sangat bahagia melihat putranya ceria dan tidak menyangka kalo putranya memiliki keinginan luar biasa,dan pada umumnya anak-anak seusianya biasanya menginginkan mainan atau seputar keinginan anak laki-laki.


...----------------...


Di tempat lain Soni sedang berada di perusahaan Alex,dia berniat menemui Alex karena ingin membicarakan soal kejadian semalam.


"maaf untuk soal yang semalam,apa pukulan ku tidak sakit?",ledek Soni.


"langsung saja apa tujuan mu kemari?",tanya Alex tidak mau bertele-tele,karena dia juga masih kesal pada Soni yang sudah mengganggu aktivitasnya.


"aku ingin membicarakan soal Alin yang kau anggap asisten pribadimu",jawab Soni.


Alex menyeringai,"jangan ikut campur urusan ku tuan",ucap Alex.


"aku harus ikut campur karena dia temanku",ujar Soni.


"ha teman,bukannya dia guru ponakan mu",kata Alex.

__ADS_1


"terserah tapi aku harus turun tangan dan melindunginya",ucap Soni.


"katakan apa mau mu?",tanya Soni.


"aku mah jauhi Alin dan keluarganya,jangan lagi meminta imbalan yang sudah kau berikan kepada keluarganya",tutur Soni.


Alex pun mengepalkan tangannya,dia kesal ternyata Soni sudah mengetahui niat jahatnya pada Alin.


"pemberianku tak akan sebanding dengan apa yang akan mereka ganti,jadi sampai kapan pun aku akan menuntut mereka untuk membayarnya",ucap Alex tegas.


Soni pun tidak habis pikir,masih ada orang yang memberikan bantuan tapi meminta imbalan.


"dengan cara apa untuk membayarnya?",tanya Soni.


"aku yakin kamu sudah mengetahuinya dari gadis itu,dan aku tak perlu menjawabnya lagi",ujar Alex.


"kalau dengan uang?",Soni memberi tawaran.


Alex tertawa kecil,"apa aku terlihat membutuhkan uang?",Alex balik tanya.


"tapi itu satu-satunya cara untuk membayarnya",kata Soni.


"karena aku akan segera menikahinya",lanjut Soni dia terpaksa berbicara seperti tanpa pengetahuan Alin karena di tidak mau Alex terus menerus mengganggu Alin.


"apa kau akan menikahinya?",tanya Alex tidak percaya dengan ucapan Soni.


"ya aku akan menikahi Alin secepatnya,jadi aku harap kamu benar-benar melepaskannya,kalau tidak jangan harap kontrak kerja mu akan berlangsung lama dengan sepupuku",ucap Soni sedikit memberi peringatan pada Alex.


Alex pun berteriak setelah Soni pergi,"aaahh...."


"sial kenapa dia ingin ikut campur urusan ku",ucap Alex kesal.


Alex bingung harus memilih yang mana,kalo kontrak kerjanya dengan Adelio berakhir begitu saja,bisa-bisa perusahaannya bangkrut karena perusahaan yang sedang dia jalani sekarang ini berada dalam naungan Adelio.


...----------------...


"apa,kenapa kamu melakukan hal semacam itu Soni?",tanya Adelio terkejut saat Soni membicarakan soal Alex pada sepupunya itu,Soni sudah memberi tahu apa yang sudah menimpa Alin malam itu.


"tolonglah bantu Alin",rengek Soni.


"aku tahu tapi kenapa harus membawa-bawa perusahaan?",tanya Adelio sambil memijit keningnya.


"itu cara satu-satunya untuk dia bisa melepaskan Alin",ucap Soni.


"terus apa Alin tahu kalau kau akan menikahi dia secepatnya?",tanya Adelio.


Soni menggelengkan kepalanya sambil berkata,"dia belum tahu,termasuk orang tuanya".


"ya ampun Soni kau itu bodoh atau gimana sih,bagaimana kalo Alex datang menemui keluarganya dan menanyakan hal itu,dan perjuangan mu akan sia-sia saja",tutur Adelio.

__ADS_1


"apa kau benar-benar akan menikahi Alin atau hanya gertakan saja?",tanya Adelio memandang tajam.


Soni menjawab,"kau pernah berkata padaku,aku harus memperjuangkan cintaku,dan aku akan menggapainya".


"artinya?",tanya adelio penasaran.


"aku akan melamarnya dan akan menemui keluarganya",jawab Soni.


Adelio bernafas lega,"baiklah kalo niat mu baik,aku akan mendukungmu dan kamu jangan pikirkan masalah Alex,aku akan mengurusnya",tutur Adelio.


"benarkah,kau adalah sepupuku yang paling baik,emmuah",ucap Soni sambil memeluk Adelio dan mencium pipinya.


Yura yang melihatnya membulatkan mata,"apa yang kalian lakukan?",tanya Yura sedang berdiri sambil membawa nampan yang isinya makanan dan minuman.


Sontak Adelio melepaskan pelukan Soni,"tidak sayang dia hanya sedang gembira,tolong kamu jangan berpikiran yang macam-macam",ucap Adelio.


"iya Ra,kami kan sepupuan",ujar Soni.


Yura pun hanya terdiam,dia langsung menyimpan nampan itu lalu pergi lagi meninggalkan mereka berdua.


peletak..


Adelio memukul kepala Soni,"kau sudah membuat istriku sedikit ragu padaku",ucap Adelio kesal.


"maaf,karena saking bahagianya",ucap Soni sambil mengusap kepalanya yang di pukul oleh Adelio.


"baiklah kalo begitu aku pergi,sekali lagi makasih ya",ucap Soni lalu beranjak pergi.


...----------------...


Setelah Soni pulang,Adelio menghampiri istrinya yang sedang membaca novel,"sayang kamu lagi baca apa?",tanya Adelio sambil mendekati Yura.


"sedang baca novel kesukaan ku",jawab Yura yang masih fokus pada buku novelnya.


"ehm gitu ya",ucap Adelio yang melihat sikap Yura cuek terhadapnya.


"sayang buatkan kopi dong",titah Adelio pada Yura.


Yura pun langsung menghentikan aktivitasnya dan beranjak pergi ke dapur.


Tidak menunggu lama Yura pun datang sambil membawa kopi,"lain kali kalau minum kopi itu harus ada aturannya,cukup sehari satu kali saja",ucap Yura memperingatkan suaminya.


"tapi sayang aku gak bisa,ini terlalu nikmat dan sudah candu",ujar Adelio sambil mengecup pipi istrinya.


"aku hanya memperingatkan saja",


"makasih sayang,kamu selalu perhatian aku akan berusaha semampuku mudah-mudahan aku bisa membatasinya",tutur Adelio.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Akan kah keluarga Alin akan menerima Son?


tunggu di episode selanjutnya...


__ADS_2