Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Demi keselamatan


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Adelio pulang kerumahnya,dia bergegas mandi karena dia harus pergi ke kantor pergi ke rumah sakit lagi.


Bi iyem langsung menyiapkan sarapan untuk tuannya,sedangkan Mia dia di utus Adelio untuk menemani Yura di rumah sakit sebelum dirinya kembali.


Adelio sudah siap pergi ke kantor namun dia melewati sarapannya,Adelio malah menyuruh bi iyem untuk membawa makanan itu ke rumah sakit.


Tidak menunggu lama Adelio langsung berangkat kekantor,sesampainya di kantor Adelio menerima telepon dari Andre kalo Mika kini sudah pergi dan menjual mobil pemberian Adelio untuk berobat.


"terus lacak keberadaannya dan cari informasi yang akurat tentang pengobatannya" titah Adelio pada Andre.


Adelio menghela nafasnya sambil memijit keningnya,"kenapa jadi seperti ini" keluh Adelio.


Di rumah sakit Mia membujuk Yura untuk makan,namun Yura tetap menolaknya karena dia tidak berselera makan.


"Ra...kalo kamu gak makan nanti kamu sakit terus yang jagain Atha siapa" bujuk Mia.


"Mi,aku makannya nanti saja aku belum lapar" ujar Yura.


"terus kapan ini sudah mau siang lho" ucap Mia.


Yura masih enggan memakan nasi yang dibawa supir Adelio,selera makannya hilang ketika melihat kondisi Atha yang lemah.


Tiba-tiba Atha bergerak hebat tubuhnya mengejang sontak Yura dan Mia panik dan langsung memanggil dokter.


Tidak lama kemudian dokter datang dan masuk keruangan dimana Atha di rawat,setelah di periksa ke dokter tubuh Atha pun mulai tenang dan dokter pun keluar dari ruangan.


"kenapa dengan anak saya dok?" tanya Yura dengan tubuh gemetar.


"maaf bu,saya menyarankan lebih baik anak ibu di bawa ke rumah sakit besar mungkin peralatan di sana sudah memadai kalau ibu berniat membawanya saya akan buatkan rujukannya" jelas Dokter.


Yura hanya diam dia tidak berbicara sepatah pun,yang ada di pikirannya adalah bagaimana dia memindahkan Atha ke rumah sakit besar sedangkan dia tidak punya banyak uang untuk biaya pengobatan anaknya.


"dok,bisa kan memberi waktu kami untuk memikirkan semuanya?" tanya Mia.


"ya silahkan tapi jangan lama-lama untuk memutuskannya karena saya takut kondisi anak ini semakin memburuk" ucap dokter lalu dia pergi.


Mia melihat ke arah Yura yang tangah duduk sambil memegang kepalanya,lalu Mia menghampiri Yura.

__ADS_1


"Ra...aku tahu yang ada di pikiranmu sekarang soal uang kan?" tanya Mia.


"iya Mi" lirih Yura.


"Ra kamu jangan takut soal itu ayahnya pasti akan memenuhinya" ujar Mia sontak Yura pun melihat ke arah Mia.


"aku gak mau mengemis,aku gak mau belai kasihan darinya Mi" ucap Yura.


"tapi itu sudah kewajibannya Ra,Atha adalah anak tuan Adelio anak dari pernikahan kalian yang sah" tutur Mia.


"ada apa ini?" tanya Adelio tiba-tiba datang dari belakang.


Yura dan Mia pun langsung berdiri dan saling menatap.


"kenapa kalian membahas soal pernikahan?" tanya Adelio lagi.


"anu tuan Atha..." Mia tidak meneruskan ucapannya.


"ada apa dengan Atha?" tanya Adelio dengan mimik wajah ketakutan.


"apa benar Ra?" tanya Adelio pada Yura.


"iya" ucap Yura sambil menganggukkan kepalanya.


Adelio menghela nafasnya,"oke kita akan lakukan itu secepatnya" ucap Adelio.


"tapi masalah biayanya!" ujar Yura


Adelio mendekati Yura dan memegang pundak Yura dan dia berkata," jangan pikirkan soal itu ke luar negri sekalipun aku akan melakukannya demi keselamatan putra ku".


"baiklah anggap saja aku berhutang padamu" ujar Yura,Adelio pun memejamkan matanya karena dia tidak tahu harus bagaimana agar meyakinkan Yura untuk bisa menerima kalo Adelio sendiri adalah ayah Atha.


"dia adalah darah daging ku mulai sekarang aku tidak akan menyia-nyiakannya" tutur Adelio.


"tapi kamu tidak akan mengambilnya dariku kan?" tanya Yura lagi.


Adelio tersenyum lalu dia membelai pipi putih Yura,"aku tidak akan membuat kalian terpisah" jawab Adelio.

__ADS_1


"aku akan menyatukan keluarga kecil kita Yura,aku janji" ucap Adelio dalam hati.


Yura tersenyum sambil menitikkan air mata lalu dia memeluk Adelio tanda terima kasihnya pada sang mantan suami.


Adelio pun membelai rambut Yura,Mia yang melihatnya ikut tersenyum bahagia,"mudah-mudahan mereka bisa kembali lagi tuhan" ucap Mia berdoa dalam hati.


Setelah Adelio menandatangani surat persetujuan dari dokter dia langsung menghubungi Andre,dia memberi kabar kalo dia akan pulang bersama Yura mereka akan membawa Atha ke pusat kota untuk menjalani pengobatan di sana,Adelio memerintahkan Andre untuk mengurus semua keperluan Atha dan Yura selama di sana.


...----------------...


Kini mereka sedang berada di perjalanan menuju kota,mereka pergi dengan memakai pesawat milik Adelio.


Terlihat Yura yang sedang menggenggam tangan anaknya sambil terus berdoa meminta kesembuhan Atha.


Sedangkan Adelio dia sibuk dengan laptopnya karena dia harus menyelesaikan tugas kantornya yang akan di tinggalkan sampai kesembuhan Atha.


Tidak hanya Yura dan Adelio,tim medis pun ikut membantu.


Setelah selesai Adelio langsung menghampiri Yura,"istirahatlah biar tim medis yang menjaganya" titah Adelio.


Yura pun mengikuti Adelio,kini mereka duduk berdua,Yura menyandarkan kepalanya di kursi pesawat dan mencoba memejamkan matanya namun rasa kantuk tidak kunjung datang lalu dia melihat ke arah Adelio yang sedang sibuk dengan ponselnya.


"maafkan aku sudah membuat pekerjaan mu terganggu" ucap Yura pada Adelio.


"tidak apa-apa aku senang melakukan semuanya untuk keluarga kita" ucap Adelio yang tidak di sadari nya.


Yura pun mengernyitkan keningnya sambil menatap Adelio,"apa ucapan ku salah?" tanya Adelio.


"tidak, hanya saja ada yang mengganggu pikiranku" ujar Yura.


"oh ya kalo begitu aku minta maaf" ucap Adelio.


Yura pun menggelengkan kepalanya sambil tersenyum,Adelio yang melihat senyuman Yura jantungnya langsung berdebar kencang,"apa yang kurasakan ini tuhan,kenapa aku sangat bahagia melihat senyumannya" ucap Adelio dalam hati.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Author : aduh Author aja yang nulisnya sambil senyum-senyum...

__ADS_1


__ADS_2