Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Ibu Anak Dua


__ADS_3

Adelio tengah menerima telepon dari seseorang bahwa Marcel telah pergi,baginya ini adalah seperti mimpi,sejatinya Marcel telah meninggalkan putri tercintanya yang baru lahir dua hari.


"kenapa harus secepat itu kamu pergi meninggalkan putri mu",Adelio berkata sendiri.


Tidak menunggu lama Adelio langsung memberitahu Yura,Soni dan Andre tentang kematian Marcel,dan rencanya jenazah Marcel akan di bawa ke sini dan di makamkan di dekat pusara Mika.


Ini adalah permintaan terakhir Marcel pada pamannya,jika dia meninggal,dia ingin di makamkan di dekat mendiang istrinya.


Yura yang mendengar hal itu semakin terpukul,baru saja bayi Rachel kehilangan ibunya kini dia harus kehilangan ayahnya,begitu malang nasibnya.


"sayang bagaimana dengan Rachel,apa kamu akan menerima dia sebagai putri mu?",tanya Yura pada Adelio.


"jangan takut sayang,kita akan merawatnya dengan baik",jawab Adelio yang membuat Yura merasa lega.


"terima kasih sayang,mulai sekarang kita memiliki satu putra dan satu putri",ucap Yura.


Di tengah guyuran hujan Marcel di kebumikan,semua yang hadir begitu sedih saat melihatnya,apalagi Yura dan Adelio,baru saja mereka mengenal sosok Marcel yang baik,kini harus terpisah karena kematian.


Tiba-tiba Adelio teringat dengan ucapan Marcel yang akan segera datang lagi,namun kedatangannya kali ini berbeda,dia datang dengan tubuh terbujur kaku.


Setelah pemakaman Marcel selesai,Adelio memilih berbincang dengan paman Marcel yang berasal dari luar negri.


Ternyata Marcel berwasiat untuk menitipkan perusahaanya pada Adelio untuk di wariskan pada putrinya saat kelak nanti jika dia sudah dewasa.


Mau tidak mau Adelio harus menerimanya karena Marcel begitu percaya terhadapnya.


Di rumah Adelio dan yang lainnya sedang berkumpul.


"aku mau kamu secepatnya mengurus surat akta kelahiran Rachel dan masukkan dia kedalam kartu keluarga ku",Adelio memerintahkannya pada Andre.


"baik bos",ucap Andre.


"kamu yakin dengan semuanya?",tanya Soni pada Adelio.


"kenapa tidak,Mika dan Marcel sudah mempercayakannya pada kami,dan kami akan menganggap Rachel adalah putri kami sendiri",Yura yang menjawabnya.


"bagus kalau kalian sudah yakin,aku akan mendukung,tapi kamu tahu sendiri kalo Mika adalah mantan istri suamimu",ujar Soni.


"itu dulu,sekarang aku menganggap Mika adalah sahabatku,aku tidak peduli dengan status itu,yang terpenting adalah kebahagiaan Rachel,apa lagi Mika sekarang sudah tiada",jelas Yura.


"aku dan istriku akan melaksanakan wasiat Marcel,aku akan mengambil alih perusahaannya sementara,sebelum Rachel dewasa",tutur Adelio.

__ADS_1


"tapi Marcel kan punya paman,kenapa dia tidak mengurusnya saja sendiri",ujar Soni.


"aku juga sudah berkata seperti itu,namun dia bilang usianya sudah semakin tua dan tidak bisa mengurus perusahaan seorang diri,dan dia menyerahkannya padaku apa lagi Marcel juga berwasiat,dan dia akan membantuku jika ada masalah di perusahaan",jelas Adelio.


"kamu akan semakin sibuk,siap-siap saja Ndre kau juga akan terkena imbasnya",goda Soni pada Andre.


"kalo saya sih oke-oke aja",ujar Andre.


Satu bulan sudah sejak kepergian Mika dan Marcel,kini Yura menikmati hari-harinya untuk menjadi ibu anak dua,begitu juga Adelio dan Atha,perlakuan mereka pada Rachel bak ayah dan kakak kandung.


...----------------...


Suatu hari Yura pergi ke yayasan,dia berniat untuk mengunjungi Jodi,dia sedang duduk dengan pemilik yayasan sambil melihat Jodi dari kejauhan yang tengah menyapu halaman.


"saya lihat,Jodi semakin cepat perubahannya",ucap Yura.


"iya nyonya,saya juga seperti itu,hanya saja dia masih sering menangis dengan tiba-tiba,apa lagi pada malam hari,kami sering kebingungan saat menghentikannya menangis",ujar pemilik yayasan.


"mungkin perlu waktu baginya untuk melupakan apa yang dialaminya",


"betul nyonya,dan kami punya cara untuk menanganinya agar pikirannya tidak tertuju pada masa lalu,ya seperti memberikan pekerjaan dan membuat sebuah karya seni",jelas pemilik yayasan.


Yura menatap Jodi sambil berkata dalam hati,"Mika,kamu sungguh beruntung di cintai oleh dua pria dengan bersamaan,Marcel suami mu begitu mencintai mu sampai akhir hayatnya,sedangkan Jodi,dia terlalu mencintai mu sampai dia harus hidup seperti ini".


"baiklah kalo begitu saya pamit pergi,oh ya ini ada sebuah bingkisan untuknya,bolehkan ibu yang memberikannya",ucap Yura sambil memberikan sebuah paper bag.


"baik nyonya saya akan memberikannya",


"terima kasih,kalo begitu saya pergi",pamit Yura,dan dia pun pergi.


Setelah kepergian Yura,pemilik yayasan memberikan bingkisan yang di belikan Yura pada Jodi.


"ini ada bingkisan untuk mu semoga kamu senang",


Jodi tidak banyak bicara dia hanya menganggukkan kepala tanda ucapan terima kasih.


Semenjak kepergian Mika,Jodi jadi pendiam dan dia jarang berkomunikasi dengan orang lain.


Di kamar Jodi membuka isi paper bag itu,dia melihat sebuah baju kemeja dengan warna biru dongker,Jodi melihat sebuah kertas yang terjatuh kelantai lalu dia mengambilnya.


Hai,apa kabar mu?

__ADS_1


maaf ya aku hanya bisa memberikan hadiah ini,aku hanya bisa berdoa semoga kamu cepat sembuh dan kita bisa bertemu lagi.


salam Yura,


Jodi menyunggingkan mulutnya,sepertinya dia sangat senang menerima hadiah pemberian Yura,dan seketika senyum hilang dan berubah menjadi tangisan,karena Yura masih perduli terhadapnya walaupun Jodi pernah berniat untuk menghancurkan suaminya.


Yura sudah kembali ke rumah,dia di sambut dengan tangisan Rachel yang ingin di gendong olehnya.


"cup...cup sayang ini ibu sudah datang",ucap Yura menenangkan Rachel,seketika Rachel pun berhenti menangis.


"kalau sudah ada pawangnya,langsung dia berhenti",ucap Adelio.


"kamu dari mana sayang?",tanya Adelio pada Yura.


"aku dari yayasan",jawab Yura,dan Adelio pun menoleh ke arah istrinya.


"kenapa kamu akan marah dan melarang ku untuk menjenguk Jodi",ujar Yura.


Adelio pun tersenyum tipis,"kenapa sih kamu berpikir seperti itu pada suami sendiri",ucap Adelio.


"ya memang kamu suka gitu kan",


"please ya Ra,aku gak mau bahas kaya gituan",ucap Adelio.


"gimana kabarnya apa dia sudah baik?",tanya Adelio tiba-tiba yang membuat Yura heran.


"dia sudah ada perubahan",jawab Yura.


"tapi tumben kamu menanyakan keadaan Jodi?",tanya Yura.


"sebenarnya aku harus gimana sih,gini salah gitu salah",jawab Adelio.


"ya aku cuma nanya aja",ujar Yura.


"aku sudah ingin melupakan semua tentang kami,aku ingin menghapus masa lalu yang kelam dan aku berusaha untuk memaafkannya,dan benar katamu,mau sampai kapan aku seperti ini",lirih Adelio.


Yura mendekati suaminya,lalu mengecup bibir Adelio,"aku bangga padamu,tetaplah menjadi Adelio yang murah hati dan pemaaf aku yakin hidup kamu akan jauh lebih baik".


"terima kasih sayang sudah membukakan pintu hatiku dengan kebaikan mu",ucap Adelio lalu memeluk Yura yang sedang menggendong Rahcel.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2