Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Resah


__ADS_3

Pagi-pagi Rachel hendak pergi ke rumah Dafa,dia berniat untuk meminjam buku pada dosennya.


Ketika Rachel sudah berada di depan rumah,dia melihat seorang perempuan dengan memakai kursi roda sedang datang menghampirinya.


"pagi nyonya",sapa Rachel dengan melemparkan senyuman.


"pagi,dengan siapa ya?",


"saya Rachel muridnya pak Dafa,kebetulan rumah saya di depan rumah nyonya",jawab Rachel.


"oh,tetangga baru,silahkan masuk",


"terima kasih nyonya",Rachel pun masuk ke dalam,dia melihat seisi rumah yang sangat mewah,namun terlihat sepi.


"Dafa sedang berada di samping rumah,biasa kalo jam segini dia sedang berolah raga",ucap perempuan itu yang tak lain adalah ibu Dafa.


"terima kasih nyonya",dengan perlahan Rachel melangkah ke arah samping rumah,ketika dia sudah di ambang pintu,dia melihat Dafa sedang berolah raga bersama seorang wanita yaitu mantan istrinya bernama Ana,yang waktu itu Rachel pernah melihatnya di rumah Dafa.


Dada Rachel bergemuruh,suhu badannya terasa panas,dia tidak bisa berkata-kata hanya bisa melihat canda tawa mereka.


Dafa menyadari kalo Rachel sedang melihatnya,seketika dia menyebut nama Rachel.


"Rachel...",


Dafa langsung menghampiri Rachel,"kamu sedang apa di sini?",tanya Dafa.


"ehm,tadinya saya mau pinjam buku yang di rekomendasikan bapak,tapi saya pikir lebih baik saya cari di internet saja,maaf pak sudah mengganggu",jawab Rachel lalu dia pergi begitu saja.


Dafa diam saja dan hanya melihat kepergian Rachel.


Mantan istri Dafa menghampiri,"siapa Daf?",


"tetangga baru",


"sebaiknya kamu temui ibu saja,aku mau mandi",titah Dafa pada Ana lalu Dafa pun pergi ke kamarnya.


Wanita itu merasa aneh terhadap sikap Dafa yang tiba-tiba berubah setelah kedatangan Rachel.


Di rumah Rachel sedang menangis di kamarnya,"apa yang di katakan kak Atha salah,jelas-jelas dia memiliki seorang wanita di sisinya",ucap Rachel sambil terisak menangis.


"Dafa memang bukan jodoh ku,dan aku harus bisa melupakannya".


...----------------...


Setelah selesai mandi,dengan tergesa-gesa Dafa keluar dari kamarnya sambil membawa satu buku yang dia pegang di tangannya.


"kamu mau kemana?",tanya ibu Dafa.


"aku mau ke rumah tetangga kita yang baru bu,tadi dia kesini",jawab Dafa.


"oh Rachel",

__ADS_1


Dafa mengernyitkan keningnya,"ibu kenal Rachel?",tanya Dafa penasaran.


"ibu baru saja kenal,tadi dia memang kesini dan ibu menyuruhnya masuk untuk menemui mu",jawab ibu Dafa.


Dafa memejamkan matanya,"kenapa gak bilang dulu sama aku sih bu".


"memangnya kenapa?",


Dafa menghela nafasnya,"ya enggak kenapa-napa,oh ya kalo gitu aku pergi dulu ke sana sebentar",pamit Dafa lalu dia pergi.


Ibunya Dafa menggelengkan kepalanya,"ada apa dengan anak itu".


Ana hanya melihat Dafa pergi,dia merasa ada yang di sembunyikan oleh Dafa,karena sikap Dafa yang tidak biasanya.


Dafa sudah berada di rumah Rachel,dia sedang berbicara dengan bi Inah.


"maaf tuan,neng Rachel sudah berangkat",


"berangkat kuliah maksudnya bi?",


"saya tidak tahu tuan,tadi saya lihat neng Rachel terburu-buru gitu",


"terima kasih bi,kalo begitu saya pergi",pamit Dafa.


"silahkan tuan".


Dafa pun pergi dengan perasaan resah di hatinya karena memikirkan Rachel.


Waktu terus berjalan dan malam pun tiba,Dafa terus melihat layar ponselnya,rasanya dia ingin mendengar kabar Rachel namun dia tidak memiliki keberanian.


Dafa berpikir keras untuk menemui Rachel,dan kali ini dia bertekad untuk menemui Rachel lagi.


Dafa sudah berdiri di depan gerbang pintu rumah Adelio,dia bertanya pada seorang penjaga rumah.


"maaf pak,apa nona Rachel ada di dalam?".


"ehm kayanya nona Rachel berada di rumah yang satunya lagi,karena sedari tadi nona belum pulang".


"oh gitu ya,makasih ya informasinya".


Tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depan Dafa,"pak Dafa",sapa Atha.


"pak Atha,baru pulang?",tanya Dafa.


"iya saya baru pulang,di kantor banyak kerjaan",jawab Atha sambil turun dari mobil.


"pak Jodi langsung masuk garasi aja",titah Atha pada Jodi.


"siap den".


"kenapa bapak tidak masuk?",tanya Atha.

__ADS_1


"tidak,saya hanya ingin mengetahui keadaan Rachel,karena tadi dia tidak masuk kuliah,saya pikir dia sakit",jawab Dafa.


"wah,makasih loh pak Dafa sudah perhatian pada adik saya,jarang-jarang loh ada dosen kaya bapak",ucap Atha yang membuat Dafa tersipu malu.


"biasa saja,dia kan bukan hanya murid saya tapi merangkap jadi tetangga",ujar Dafa.


Atha tersenyum karena dia yakin kalo Dafa sudah mulai menyukai adiknya,"Rachel baik-baik saja,tapi untuk malam ini mungkin dia tidur di rumah kami yang lama".


"oh gitu ya,ehm syukurlah kalo dia baik-baik saja,kalo gitu saya pamit pulang,selamat istirahat untuk pak Atha".


"tidak masuk dulu pak",


"terima kasih lain waktu saja,lebih baik bapak istirahat saja",


"ya sudah saya masuk dulu",ucap Atha lalu dia masuk kedalam rumah.


Begitu pula Dafa,dia pulang kerumahnya dengan hati yang lagi-lagi kecewa tidak bisa bertemu dengan Rachel.


Dafa membaringkan tubuhnya di kasur miliknya,dia membayangkan wajah Rachel yang cantik,kini Dafa mulai merindukan Rachel.


Dan di tempat lain,Rachel pun merasakan hal yang sama,dia sangat gelisah sehari tak bertemu dengan Dafa,namun tekad untuk melupakan Dafa memang sudah niatnya dari awal, namun lagi-lagi dia harus memikirkan Dafa.


"kenapa sih di otak aku tuh ada kamu Dafa",lirih Rachel sambil menutup wajahnya dengan buku.


"bisa gak sehari aja kamu menghilang dari ingatanku",lanjut Rachel.


Tiba-tiba suara ponselnya berdering,tanda notifikasi pesan Wa masuk.


Dengan cepat Rachel membukanya,ternyata pesan dari kakaknya.


baru saja pujaan hatimu mencari mu,(Atha)


masa,(Rachel)


beneran,katanya dia mengkhawatirkan mu,kayanya mulai ada yang suka nih,(Atha)


jangan bohong deh,gak mungkin dia kaya gitu soalnya dia tipe cowok cuek,(Rachel)


ya udah kalo gak percaya,(Atha)


selamat bobo ya bawel,hati-hati di rumah ya,kalo ada suara yang aneh tinggal telpon aja kakak,(Atha)


siap komandan,(Rachel)


Rachel menaruh lagi ponselnya,"apa benar yang dikatakan kak Atha,tapi mustahil banget sih",Rachel berbicara sendiri.


Tapi tiba-tiba dia teringat sesuatu,"ya aku baru ingat kemarin saat dia menolongku,lalu dia mau aku ajak makan,terus waktu itu dia pernah nolongin aku waktu aku di ganggu sama anak-anak rese",


"terus ucapannya waktu itu",seketika Rachel tersenyum,"apa mungkin dia mulai menyukai ku?",


"baiklah kalo gitu,aku akan membuat dia mengatakan sesuatu padaku",

__ADS_1


"tunggu saja Dafa,aku akan membuat dirimu merindukan ku".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2