
Adelio sudah berada di kantornya,terpaksa dia berangkat karena ada sesuatu yang harus di bicarakan dengan Andre.
"informasi apa yang kamu dapat tentang Lorenza dan Jodi?",tanya Adelio pada Andre.
"Lorenza dan Jodi mempunyai rencana untuk menghancurkan reputasi bos",jawab Andre.
"sudah kuduga ini ada kaitannya dengan kelakuan Lorenza di luar negeri",ucap Adelio.
Andre mengernyitkan keningnya,"maksud bos?",tanya Andre penasaran.
Adelio pun menceritakan semua kejadian yang dialaminya selama pergi ke luar negri,dan dia juga merasa heran tiba-tiba Lorenza berada di negara itu,kalau bukan dirinya yang menjadi tujuannya.
"apa bos tahu kalo seseorang sudah mengirimkan poto pada nyonya?",tanya Andre.
Adelio terkejut,"poto apa?",tanya Adelio.
"poto dimana bos sedang berciuman dengan Lorenza",jawab Andre.
Adelio membulatkan matanya dan dia langsung memijit keningnya,"aku yakin itu adalah bagian dari rencana mereka",ucap Adelio.
"dan parahnya lagi,kemarin Jodi menemui nyonya di sekolahan Atha",ucap Andre.
"apa",ucap Adelio terkejut.
"sial,kenapa dia menemui Yura?",ucap Adelio kesal.
"terus kenapa Jodi bisa bertemu dengan Yura,aku kan sudah menyuruh anak buah ku untuk menjaga istri dan anakku",lanjut Adelio.
"kalo soal itu saya juga tidak tahu,mungkin bos bisa tanyakan langsung pada mereka",ucap Andre.
"lalu bagaimana dengan Yura waktu itu?",tanya Adelio.
Andre menjawab,"saya tidak tahu persis apa yang dikatakan Jodi,saya hanya melihat nyonya sangat terpukul,dan hampir saja dia tertabrak karena memikirkan suatu hal".
Adelio mengusap kasar wajahnya,dia merasa bersalah pada istrinya karena sudah meninggalkannya pergi,andai saja dia tahu rencana Lorenza dan Jodi, mungkin waktu itu dia tidak akan pergi.
"aku tidak akan membiarkan mereka melakukan hal sekecil apa pun pada istriku",ucap Adelio.
"lalu rencana selanjutnya apa?",tanya Andre.
"itu akan ku pikirkan nanti,hari ini aku ingin pulang karena aku harus menjelaskan semuanya pada Yura",ucap Adelio tergesa-gesa.
"nyonya sudah tahu tentang rencana mereka",tutur Andre.
__ADS_1
Adelio pun menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah Andre.
"maaf bos,saya dan Pak Soni sudah memberi tahunya",ucap Andre.
"Soni...dia tahu semuanya!",ucap Adelio.
"iya bos saya yang memberi tahu karena kemarin saya kebingungan menghadapi nyonya,dan saya mencoba menghubungi bos tapi ponsel bos tidak aktif",jelas Andre.
Adelio menarik nafas,"baiklah kalo mereka sudah tahu tapi untuk urusan Yura ini lebih penting karena aku harus menjelaskannya sendiri",ucap Adelio lalu dia pergi.
Andre menghela nafasnya sambil mengusap dadanya,"untung saja tidak kena semprot si bos",ucap Andre.
...----------------...
Tidak menunggu lama Adelio sudah berada di rumah,dia menaiki anak tangga untuk menghampiri istrinya yang berada di kamarnya.
Adelio membuka pintu,dia melihat Yura yang tengah berbaring di kasur,"tumben masih pagi sudah tidur",gumam Adelio sambil melangkah menghampiri Yura.
"sayang kenapa kamu sudah pulang?",tanya Yura yang sudah menyadari kedatangan suaminya.
"iya sayang,urusan di kantor sudah selesai dan aku cepat pulang karena badanku terasa sakit",ucap Adelio sambil berbaring di samping Yura.
"kamu sendiri kenapa jam segini sudah tidur?",tanya Adelio.
"jangan terlalu capek,aku gak mau kamu sakit",ucap Adelio lalu mencium kening istrinya.
"sayang,kamu baik-baik kan?",tanya Adelio.
Yura mengernyitkan keningnya,"aku baik,memangnya kenapa?",tanya Yura.
"aku dengar Jodi menemui mu",ucap Adelio.
"pak Andre yang memberitahu mu!",ujar Yura.
"sayang dia tidak menyakitimu kan?",tanya Adelio cemas.
Yura tersenyum,"tidak sayang,kamu lihat aku baik-baik saja",ucap Yura.
"syukurlah,tapi apa tujuan dia bertemu dengan mu?",tanya Adelio.
"dia hanya ingin bertemu saja,karena sudah lama sekali kita tidak bertemu",jawab Yura.
"jangan bohong sayang,aku rasa dia tidak pernah dekat dengan mu,apa dia berkata yang tidak-tidak terhadapku?",tanya Adelio lagi.
__ADS_1
Yura menarik nafas,karena Adelio pun harus tahu apa yang di bicarakan,"dia sudah memberi tahuku,kalo dia mengalami penyiksaan dari mantan bosnya,dan dia hampir mati",jawab Yura.
Adelio terdiam,"tapi aku punya alasan untuk melakukan itu",ucap Adelio.
"ucapan mu sama persis dengan kak Soni",ujar Yura.
Yura menggenggam kedua pipi suaminya,"dengarkan aku sayang,tidak semua masalah harus di selesaikan dengan kekerasan,apa lagi dia mantan asisten mu setidaknya kamu sudah lebih dalam mengenalnya",tutur Yura.
"dan ingat,bisa saja dia melaporkanmu ke polisi",lanjut Yura.
"kamu tidak tahu siapa pengkhianat itu,bahkan sampai sekarang pun dia masih menginginkan aku hancur",jelas Adelio.
"apa lagi sekarang dia memperbudak Lorenza untuk mencapai tujuannya,dia menyuruh Lorenza untuk menggodaku agar reputasi ku hancur",lanjut Adelio,Yura pun terdiam.
"kamu tahu apa yang terjadi denganku di sana?",tanya Adelio,Yura masih terdiam.
"dia membuat gila,dia memaksaku untuk berhubungan badan dengannya,dan dia juga sudah memfitnahku,dan aku rasa semua ini ada kaitannya dengan munculnya Jodi".
"sayang,maafkan aku tentang apa yang kau lihat,itu bukan seperti apa yang kau pikirkan",ucap Adelio.
"tidak apa sayang,aku percaya padamu walau awalnya aku ragu,tapi aku yakin kali aku adalah wanita mu",ujar Yura.
Adelio tersenyum,"terima kasih sayang,aku mohon jangan pernah goyah karena keadaan",pinta Adelio dan Yura pun mengangguk.
Adelio menatap istrinya dalam-dalam dia berharap kalo Yura tetap yakin dengan cintanya.
"oh ya kalo aku boleh tahu,apa yang sebenarnya terjadi padamu dan Jodi sampai terjadi konflik?",tanya Yura penasaran.
"dia sudah mengkhianati ku,dia sudah memanipulasi berkas perusahaan yang hampir lepas dari genggamanku,dan dia juga sudah berselingkuh dengan Mika sewaktu kami masih suami istri",jawab Adelio.
"sebenarnya itu alasan ku dulu tidak menginginkan Mika tinggal di rumahku dan menolak permintaan mu,aku tidak mau wanita itu hadir lagi dalam hidupku",lanjut Adelio.
"dan kamu kembali lagi padaku setelah bercerai dengan Mika",ucap Yura.
Adelio tersenyum,dia tidak menyangkalnya kalau yang dikatakan Yura memang benar tapi kali ini lain,kalau dulu dia menikah dengan Yura karena paksaan tapi sekarang justru dia yang mencintai Yura terlebih dahulu.
"sayang,yang kamu katakan benar,tapi waktu aku bertemu lagi dengan mu,entah dari mana perasaan itu muncul dan aku sangat ingin memilikimu lagi,apa lagi ketika aku melihatmu dengan Andre,aku merasa cemburu dan tak rela,dan akhirnya aku berpikir kalo itu adalah cinta dan aku memutuskan untuk mengejar cintamu",jelas Adelio.
Tiba-tiba Yura mencium bibir suaminya,"aku mencintaimu sayang",ucap Yura mengungkapkan rasa cintanya pada Adelio.
Adelio tersenyum kala Yura mengatakan cinta,dan Adelio pun mencium bibir istrinya begitu lembut,Yura pun tidak diam dia menyambutnya dengan senang hati.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1