
Adelio sudah berada di rumahnya,dia langsung memanggil Yura untuk datang keruangan kerjanya.
"ada apa Tuan memanggil saya?" tanya Yura ketika sudah berada di ruangan Adelio.
"ini daftar peraturan untukmu" jawab Adelio sambil memberikan sebuah map dan Yura membukanya,"ini apa kenapa peraturannya banyak sekali?" tanya Yura heran.
Adelio menjawab,"itu berlaku untuk hari ini,apa lagi poin 3 kamu harus meminta ijin padaku jika mau keluar rumah".
"lalu dengan poin terakhir tidak boleh bertemu dengan seorang lelaki diluar atau pun di dalam rumah maksudnya apa?"tanya Yura lagi kesal.
"itu karena aku gak mau asisten ku di gosip kan yang tidak-tidak oleh sesama pekerja dan tetangga" jelas Adelio.
Yura menghela nafasnya sesak rasa nya saat mendengar peraturan yang ditujukkan untuknya karena menurut Yura Adelio sudah berlebihan.
"kalo kamu melanggar akan aku potong gaji mu" ujar Adelio.
"apa mau dia sebenarnya,jangan-jangan dia tahu kalo aku bertemu dengan kak Soni" ucap Yura dalam hati.
"bagaimana kamu sudah paham?" tanya Adelio.
"ya Tuan saya paham" jawab Yura kesal karena sikap Adelio.
"bagus kalo sudah paham kamu boleh keluar" ujar Adelio.
Tidak menunggu lama Yura pun berbalik untuk keluar akan tetapi dia tidak melangkahkan kakinya malah kembali berbalik menghadap ke arah Adelio lagi.
"ada apa lagi?" tanya Adelio heran.
"saya besok mau ijin untuk pergi ke luar bersama anak saya" ucap Yura.
"mau kemana,jam berapa?" banyak pertanyaan dari Adelio.
"besok hari pertama Atha masuk sekolah,jadi saya mau mengantarnya soal waktu mungkin pagi-pagi sekali saya pergi" jawab Yura,dia terpaksa ijin karena dia tidak mau melanggar peraturan dari Tuannya,karena dia tidak mau berdebat dengan Adelio.
"kamu boleh pergi dengan syarat aku yang akan mengantarmu" ucap Adelio.
Yura terkejut,"peraturan macam apa itu,saya bisa pergi sendiri" ujar Yura.
"tidak ada penolakan" paksa Adelio.
Yura sangat geram dengan sikap Adelio yang mengatur kehidupannya dengan semena-mena,Yura pergi tanpa pamit pada tuannya.
__ADS_1
Adelio tersenyum kemenangan,"ternyata tidak susah untuk menaklukan mu" gumam Adelio.
"apa mau dia,kenapa sikapnya berubah sangat drastis" gumam Yura ketika dia sudah berada di luar ruangan Adelio.
"apa ada sesuatu yang membuatnya seperti ini?" lanjut Yura bertanya sendiri.
Sejenak pikiran Yura melayang pada mantan suaminya itu,tapi semua itu buyar karena ada seseorang yang memanggil namanya.
"Ra..."
Yura menoleh ke arah suara itu,"kak Soni" sapa Yura sambil menghampiri Soni.
Soni hanya bengong melihat Yura berada di rumah sepupunya,"ini benar kamu Ra!" ucap Soni.
"iya kak ini aku Yura" ujar Yura.
"ngapain kamu di sini?" tanya Soni.
"jangan bilang kamu kerja di sini" lanjut Soni.
Yura tersenyum sambil menundukkan kepalanya,"ya seperti yang kakak lihat,aku bekerja di sini" jelas Yura.
Soni menggelengkan kepalanya,"benar-benar pria bodoh itu kenapa harus memperkerjakan mu seperti ini" ucap Soni.
Yura heran dengan tingkah Soni yang tiba-tiba berbicara dengan nada tinggi padanya,"ada di dalam" jawab Yura,dan Soni pergi meninggalkan Yura begitu saja.
Yura hanya terdiam melihat sikap sepupu Adelio itu.
braaaak....
Pintu terbuka lebar akibat Soni membukanya,Adelio pun terkejut saat melihat Soni berada di rumahnya.
"hei...apa yang kau lakukan di rumah ku" ucap Adelio pada Soni yang berdiri di hadapannya.
"justru aku yang bertanya padamu,apa yang kau lakukan terhadap Yura" teriak Soni.
Adelio mengernyitkan keningnya," aku tidak melakukan apa-apa,lagian apa urusanmu menanyakan hal ini?" ucap Adelio.
"aku tahu siapa kamu,pasti kamu punya niat jahat pada Yura iya kan?" tanya Soni sambil berteriak.
"jangan berani berteriak di rumah ku,katakan kenapa kamu datang ke sini dengan sikap yang tidak sopan seperti ini?" tanya Adelio.
__ADS_1
"aku hanya ingin memberi mu pelajaran karena sudah membiarkan Yura bekerja di bawah kungkungan mu" jawab Soni.
Adelio tertawa,"ha...ha...kalau kamu tidak tahu asal usulnya jangan gampang menghakimi orang,sebaiknya kamu tanyakan sendiri padanya" ujar Adelio,Soni pun terdiam lalu dia pergi meninggalkan Adelio.
Yura yang sedang mendengarkan hal itu pun mencoba mengejar Soni yang hendak pergi keluar.
"kak tunggu"
Soni tidak menghentikan langkahnya,tetapi Yura cepat-cepat meraih tangannya dan membuat Soni terkejut,dia tidak percaya kalo Yura akan melakukan hal seperti itu yang membuat Soni begitu bahagia bisa di sentuh oleh Yura.
Yura cepat-cepat melepaskannya saat dia sadar Soni sudah berhenti tepat di hadapannya.
"jangan marah padanya,semua ini hanya kebetulan" ucap Yura.
"jangan mencoba untuk melindunginya,ingat apa yang dia pernah perbuat dulu" ujar Soni.
"aku tidak melindunginya,ini memang benar adanya,aku dan dia baru kemarin menyadari semua ini" Yura menjelaskannya pada Soni kenapa dia bisa bekerja pada mantan suaminya.
"tetap saja dia salah seharusnya dia tidak usah memperkerjakan mu seperti ini,apa lagi seorang asisten mungkin itu hanya akal-akalannya saja" ketus Soni.
"jangan berbicara sembarangan terhadap ku,nanti salah sasaran" ujar Adelio yang tengah menghampiri Soni dan Adelio.
"memang faktanya seperti itu kan,kamu selalu punya niat jahat pada mantan istrimu yang satu ini" tutur Soni,Yura pun mengernyitkan keningnya saat mendengar ucapan Soni soal mantan istri.
"jaga bicaramu Soni,aku adalah kakak sepupu mu apa kau sudah tidak punya rasa hormat lagi!" ucap Adelio kesal.
"sudah kak jangan di teruskan lagi,sebaiknya kakak pergi saja" ucap Yura dia sangat ketakutan kalo kedua saudara itu akan berkelahi.
"aku tidak akan pergi kalau kamu tetap di sini,sebaiknya kita pergi dari sini,biar aku yang akan menghidupi mu" ajak Soni.
Yura terdiam dia lalu melihat ke arah Adelio yang sudah menahan amarahnya,"aku tidak bisa pergi" ucap Yura.
"kenapa? apa dia istimewa?" tanya Soni.
"saya tidak bisa menjelaskannya pada kakak" lirih Yura,dia tidak bisa pergi bersama Soni karena ada Atha yang menjadi alasannya,dari benak Yura yang paling dalam dia tidak mau memisahkan Atha dan ayahnya.
"dia bekerja untukku jadi tidak ada yang akan membawanya pergi,tidak akan kubiarkan itu terjadi" ujar Adelio.
Soni melihat ke arah Adelio dengan tatapan marah,"ayo ikut aku" ucap Soni sambil menarik tangan kiri Yura,namun Adelio menarik tangan Yura yang sebelah kanan.
"tetaplah tinggal di sini" ucap Adelio.
__ADS_1
Posisi Yura sekarang berada di tengah-tengah kedua pria tampan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...