
Di sebuah cafe,Yura dan Adelio sedang bersama Jodi,Yura dan Adelio mencoba bertanya tentang kepergian Jodi.
"sebenarnya kamu mau kemana?",tanya Yura.
"saya mau mencari pekerjaan,saya tidak mungkin terus tinggal di yayasan,saya juga harus menghidupi saya pribadi saya tidak mau bergantung pada orang lain",jelas Jodi.
"kamu mau kerja apa?",giliran Adelio yang bertanya,Jodi tidak menjawab dia hanya menunduk.
Yura dan Adelio saling melihat satu sama lain,mereka paham dan merasa kalo Jodi ragu untuk mengatakannya.
"begini saja,bagaimana kalo kamu jadi penjaga Atha saja,aku percayakan padamu,apalagi saat dia berada di luar rumah",Adelio memberi saran.
"tapi itu juga tidak terlepas dari pengawasan ku",lanjut Adelio.
"maaf tuan apa saya pantas bekerja lagi bersama tuan?",tanya Jodi.
"kenapa kamu berbicara seperti itu?,kamu berhak atas kehidupanmu",jawab Yura.
"aku sudah bilang pada mu mari kita lupakan masa lalu,cukuplah untuk merasa bersalah dan jangan menyiksa diri sendiri",timpal Adelio.
"tapi saya merasa malu untuk menerima semua kebaikan nyonya dan tuan",ujar Jodi.
"kenapa harus malu,kami yakin kalo kamu akan menjaga amanah dari kami,jadi kembali lah bekerja untukku",ucap Adelio.
Jodi menundukkan kepalanya seketika dia terisak menangis.
"kenapa kamu menangis?,apa ada yang salah dengan ucapan kami?",tanya Yura.
Jodi menggelengkan kepalanya,"tidak nyonya,saya menangis karena rasa syukur saya,tuhan memberi kesempatan lagi",jawab Jodi.
"terima kasih atas pekerjaan yang di berikan tapi apa tuan dan nyonya percaya terhadap saya?",tanya Jodi lagi.
"kalo kami tidak percaya,kami tidak akan memperkerjakan mu di tempat kami",jawab Adelio.
"baiklah kali ini saya akan menjaga kepercayaan tuan dan nyonya,saya akan menjaga putra anda dengan baik",ucap Jodi.
"jangan sia-siakan kesempatan ini",pesan Yura pada Jodi.
"baik nyonya".
Kini Yura dan Adelio mengajak Jodi pulang kerumahnya,mulai besok Jodi sudah bisa bekerja menjadi bodyguard Atha.
...----------------...
Di sebuah perapatan jalan Kiki sedang berjalan sambil melihat-lihat di sekitarnya,die pergi ke sebuah mini market untuk membeli keperluan Rachel.
Ketika hendak sampai mini market,Kiki melihat Andre yang keluar dari sebuah apotek yang bersebelahan dengan mini market tersebut,dia hendak memanggil Andre,namun dia mengurungkan niatnya saat melihat Andre tiba-tiba memegang kepalanya.
__ADS_1
Kiki pun berlari menghampiri Andre yang hampir ambruk,namun dengan cepat Kiki menahannya.
"tuan Andre kenapa?",tanya Kiki sambil menahan tubuh Andre.
"kepalaku pusing",jawab Andre sambil memegang kepalanya.
"kalo gitu kita ke dokter saja",ajak Kiki,namun Andre menolaknya,"tidak usah aku sudah membeli obat".
Kiki bingung harus berbuat apa,tidak menunggu lama dia memutuskan untuk mengantar Andre ke tempatnya.
"tuan,sebaiknya saya antar ketempat tuan saja,tolong berikan saja alamatnya",kata Kiki.
"aku akan menunjukkannya,kita naik taxi online saja",ucap Andre.
"lalu mobil tuan?",
"biarkan saja disini,nanti kalo aku sudah membaik,aku akan mengambilnya",jawab Andre.
Kiki berpikir,sebaiknya dia menggunakan mobil Andre,kebetulan dirinya sudah lihai menyetir mobil.
"sebaiknya kita pakai mobil tuan saja,saya bisa nyetir kok",ucap Kiki.
"baiklah terserah kamu",ucap Andre sambil memberikan kunci mobilnya,dia tidak menolak karena dia ingin cepat-cepat sampai di apartemen.
Setelah sampai,Kiki membaringkan Andre di ranjang yang biasa Andre tempati,lalu Kiki pergi ke dapur dia membuka kulkas lalu mencari makanan.
Tidak lama kemudian,Kiki kembali ke kamar Andre sambil membawa nampan yang berisi roti dan air putih hangat.
Andre menuruti perkataan Kiki lalu dia memakan rotinya walau sedikit demi sedikit,setelah itu Kiki memberikan obat yang di beli Andre tadi di apotek.
"terima kasih kamu sudah membantu ku,sebaiknya kamu pulang saja nanti nyonya mencari mu,dan bawa saja mobilku",ucap Andre.
"baik tuan kalo begitu saya pamit pulang,semoga lekas sembuh,kalo ada apa-apa hubungi saja saya",ucap Kiki.
Andre hanya menganggukkan kepalanya,lalu dia memejamkan matanya.
Ketika Kiki hendak pergi,tiba-tiba ponselnya berdering,kring....kring...
Dengan cepat Kiki mengangkat satu panggilan dari Yura.
hallo
Ki kamu dimana?
maaf nyonya saya sedang di apartemen tuan Andre,
lagi ngapain?
__ADS_1
tuan Andre sakit nyonya,tadi waktu Kiki pergi ke mini market,Kiki melihat tuan Andre memegang kepalanya,lalu kiki menghampirinya dan membantunya pulang ke apartemennya.
kenapa tidak langsung di bawa ke rumah sakit?
saya sudah mengajaknya namun tuan Andre menolaknya.
baiklah kalo begitu,kamu jagain Andre sampai dia benar-benar sembuh,soal Rachel biar ada Mia yang membantu saya.
tapi nyonya,tuan Andre menyuruh saya untuk pulang.
tidak apa,katakan saja padanya kalo ini tugas dari saya.
baik nyonya.
Di sebrang sana Yura mengakhiri panggilannya,dia tersenyum.
"biarlah Kiki malam ini bersama pak Andre,siapa tahu benih-benih cinta tumbuh",gumam Yura yang terdengar oleh Adelio.
"benih-benih cinta siapa yang tumbuh?",tiba-tiba Adelio mengagetkan Yura.
"sejak kapan kamu di sini?",tanya Yura.
"belum lama,hanya saja aku mendengar kamu berbicara benih-benih cinta,bisa kan kasih tahu aku",ucap Adelio.
Yura pun menjelaskannya pada Adelio,dan dia memberi tahu,sepertinya Andre mulai dekat dengan Kiki dan Yura memberikan kesempatan pada Kiki untuk menjaga Andre siapa tahu benih-benih cinta tumbuh.
Adelio pun paham dengan tujuan istrinya,dan dia tidak mempermasalahkan itu.
"oke kalo begitu,sebaiknya kamu panggil Atha sekarang,aku akan memperkenalkan Jodi padanya",titah Adelio.
"oke,tunggu saja di bawah aku akan memanggilnya",ucap Yura lalu pergi.
Kini Adelio memperkenalkan Jodi pada Atha,"sayang kenalkan ini Jodi dia yang akan menjaga mu,tapi bukan berarti ayah dan ibu akan mengabaikanmu",
"ayah sengaja menyuruh Jodi untuk menajaga mu,agar ayah dan ibu jadi tenang",Adelio menjelaskan pada Atha kalo mulai besok Jodi akan mendampingi Atha kemana pun dia pergi.
Dengan hati yang terbuka,Atha pun menerima Jodi dengan baik.
"baiklah,jadi ayah tidak usah repot-repot mengantarkan aku ke sekolah,karena mulai sekarang om jodi lah yang akan mengantarkan aku",
"halo,aku boleh panggil dengan sebutan om kan?",tanya Atha pada Jodi.
"boleh,sesuka hati mu saja,mudah-mudahan kita bisa bekerja sama",jawab Jodi.
"tentu saja,jadi ayah dan ibu jangan terlalu khawatir karena om Jodi akan menjagaku,iya kan om!",ucap Atha.
"tentu tuan muda",ujar Jodi yang memanggil Atha dengan sebutan tuan muda.
__ADS_1
Adelio dan Yura pun merasa lega,karena putranya bisa menerima Jodi,dan dia begitu cepat akrab dengan orang yang baru saja dia lihat.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...