Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Susu Jahe


__ADS_3

Adelio sudah sampai di rumahnya,dia berbaring di ranjang melepas penat,tiba-tiba Yura datang sambil membawa secangkir susu jahe buatannya.


"sayang aku buatkan susu jahe,minumlah mumpung masih hangat",ucap Yura sambil menyodorkan pada Adelio.


Adelio pun bangun dan mengambil susu jahe buatan sang istri tercinta.


"ehm,rasanya enak dan hangat di tenggorokan",ucap Adelio.


"namanya juga susu pakai jahe,pasti hangat di tenggorokan",ujar Yura.


"bagaimana tadi kamu antar Jodi sampai yayasan?",tanya Yura,Adelio menganggukkan kepalanya sambil meminum Suja alias susu jahe.


Adelio menghabiskan susunya sekaligus,"aku suka minuman ini,lain kali buatkan lagi untukku ya",ucap Adelio.


"syukurlah kalo kamu suka",ucap Yura sambil menyimpan gelas kosong di atas meja,lalu dia duduk di samping suaminya.


Adelio memeluk istrinya dengan erat,"sayang hari ini sepertinya beban di hatiku berkurang",ucap Adelio.


"beban apa sayang?",tanya Yura penasaran.


"tadi waktu aku mengantarkan Jodi,kami sempat berbincang di dalam mobil,dia tiba-tiba meminta maaf padaku,aku juga sama meminta maaf padanya,dan kami bersepakat untuk mengakhiri pertikaian ini",jawab Adelio.


Yura tersenyum bahagia dia yakin Adelio dan Jodi sudah mendapatkan hidayah.


"syukurlah kalo kalian sudah saling memaafkan,karena yang kita inginkan adalah ketenangan hati,dan jadikan pelajaran untuk di masa yang akan datang",pesan Yura.


Adelio tersenyum lalu mencium kening istrinya,"terima kasih wejangannya sayang",ucap Adelio.


Keesokan harinya Yura seperti biasa sibuk dengan pekerjaan rutinnya dia memasak nasi goreng kesukaan putranya,sedangkan Adelio dia baru bangun dari tidurnya lalu menuju kamar mandi untuk melakukan ritualnya.


"selamat pagi semuanya",sapa Adelio yang sudah berada di ruangan makan,di sana sudah ada Atha dan Yura.


"pagi juga ayah",ucap Atha membalas sapaan ayahnya.


Yura dengan cepat mempersiapkan makanan yang akan di hidangkan pada Adelio,"makanlah yang banyak agar nanti di kantor lebih bersemangat",ucap Yura.


"terima kasih sayang,hari ini aku akan makan banyak karena mungkin aku akan pulang larut malam",tutur Adelio.


"tumben",


"pulang dari kantor aku akan menemui Jodi,aku akan melihat kondisinya setelah di urut",ujar Adelio sambil melahap nasi goreng buatan istrinya.


"oh baguslah kalo kamu ingin pergi ke sana,hati-hati di jalan sayang",ucap Yura.


"tentu sayang"


Setelah mereka menyelesaikan sarapannya,Adelio pamit berangkat ke kantor sekalian mengantarkan Atha ke sekolah.


...----------------...

__ADS_1


Di sebuah kamar yang berukuran besar,terdengar suara ******* yang sedang di mabuk kenikmatan.


Soni dan Alin sedang melalukan penyatuan di pagi hari,kegilaan Soni di atas ranjang membuat Alin kewalahan.


Setelah melakukan kesekian kalinya,akhirnya Soni melepaskan istrinya,Soni melihat Alin yang sudah kelelahan akibat perlakuannya.


Dia mengecup kening Alin,"kamu baik-baik saja kan?",tanya Soni lembut sambil membelai pipi Alin.


"aku tidak tahu kenapa pinggangku tiba-tiba sakit dan terasa panas",jawab Alin sambil memegang pinggangnya.


Seketika Soni beranjak dan langsung memakai pakaiannya,"sayang ayo kita ke dokter",ajak Soni.


"enggak usah",ucap Alin.


"kenapa,nanti kalo ada apa-apa sama kandungannya gimana?",tanya Soni cemas.


"ya seharusnya kamu bertanya itu sebelum melakukannya",ketus Alin.


"maaf sayang bukannya kalo sudah hamil besar bagus kalo kita melakukan hubungan intim",ujar Soni.


"ya enggak sehari sampai berkali-kali dong",


"tapi kan dede nya biar cepat keluar",


"terserah kamu aku mau istirahat aja",ucap Alin kesal karena Soni selalu mencari alasan.


"tidur lah,biar aku yang memasak untuk mu",


"kapan kamu nikah?",tanya Adelio.


"sudah sepantasnya loh kamu punya pasangan",lanjut Adelio.


Andre hanya tersenyum tipis,apa yang di ucapkan Adelio memang benar,sudah waktunya dia menikah,namun Andre belum juga menemukan calon yang tepat untuk di jadikan istrinya.


Andai saja dulu Yura bukan mantan istri bosnya,mungkin Andre akan terus berusaha mendekati Yura.


Arah jarum jam menunjukkan jam 3 sore,niatnya Adelio akan pergi ke yayasan jam 5 sore,berhubung pekerjaan sudah beres jadi dia memutuskan untuk segera pergi agar pulang ke rumah tidak terlalu malam seperti yang di bicarakan pada Yura.


Adelio bergegas pergi tapi sebelumnya dia menyuruh Andre untuk mengantarkan sesuatu ke rumahnya.


Andre tiba di rumah Adelio,dia masuk ke dalam rumah tapi suasana rumah tampak sepi,jadi Andre memutuskan untuk menunggu di luar.


Ketika Andre duduk di kursi luar,tiba-tiba Kiki datang sepertinya dia baru saja pulang berbelanja.


"selamat siang pak Andre?",sapa Kiki yang sudah berada di dekatnya.


"eh Kiki,dari mana?",tanya Andre sambil melemparkan senyumnya.


"saya dari depan,biasa beli keperluan pribadi",jawab Kiki.

__ADS_1


"pak Andre kenapa gak masuk?",tanya Kiki.


"sepertinya nyonya sedang istirahat,di dalam terlihat sepi",jawab Andre yang merasa canggung.


Andre sebenarnya mengagumi kecantikan Kiki yang natural tanpa make up.


"ya sudah kalo gitu ayo masuk biar saya buatkan kopi",ajak Kiki.


Andre pun mengangguk dan mereka pun masuk kedalam rumah.


Kini Andre dan kiki sedang mengobrol di kursi yang berada di taman.


"kamu senang bekerja dengan nyonya dan tuan?",tanya Andre pada Kiki.


"tentu tuan karena nyonya dan tuan Adelio begitu baik",jawab Kiki.


"syukur kalo kamu senang,berarti kamu betah tinggal di sini",ucap Andre.


"ya begitulah",


Tanpa mereka sadari Yura sudah berada di belakang mereka,"ehem...",Yura berdehem.


Sontak Andre dan Kiki menoleh ke arah belakang,dan terkejut saat melihat Yura.


"nyonya",ucap Kiki sambil beranjak dari duduknya dan menundukkan kepala.


"kalian sedang apa?",tanya Yura.


"maaf nyonya saya di suruh bos untuk membawakan ini",jawab Andre sambil memberikan sebuah tas laptop,dan Yura mengambilnya.


"maaf nyonya,tadi saya melihat tuan Andre duduk di luar lalu saya mengajaknya masuk dan kami berlarut dalam obrolan",ujar Kiki.


Yura tersenyum,"tidak apa-apa,mau pacaran juga boleh asal jaga jarak",goda Yura,kedua orang itu pun merasa malu dan mereka hanya menyembunyikan senyumannya.


"kalau kalian ingin melanjutkan obrolan silahkan,aku mau masuk lagi",lanjut Yura.


"tidak nyonya saya harus masuk,dan sebentar lagi waktunya memandikan Rachel",ujar Kiki.


"permisi",Kiki pun pergi,kini tinggal Yura dan Andre.


Yura melihat Andre yang tidak mengedipkan matanya saat melihat Kiki,Yura paham dengan maksud Andre.


"kalo suka ayo cepat ungkapkan",goda Yura.


Andre pun tersenyum malu,"kamu bisa aja",ucap Andre.


"kalo gak cepat-cepat nanti di ambil orang,nyesel deh",


Andre berpikir apa yang dikatakan Yura benar,tapi perasaannya hanya sekedar suka,dia tidak mau memberikan harapan palsu pada seseorang.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2