Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Tanda merah


__ADS_3

Di pagi hari Yura memulai aktivitasnya sebagai seorang istri untuk yang kedua kalinya namun kali ini benar-benar berbeda,aura kebahagiaan terpancar dari wajahnya.


Dengan semangat Yura menyiapkan keperluan suami dan putranya,dia begitu cekatan saat melakukannya.


"selamat pagi sayang",sapa Adelio sambil mengecup kening istrinya yang sedang menyiapkan bekal untuk Atha.


"pagi juga sayang",balas Yura dengan melempar senyuman.


"pagi bu,pagi ayah",sapa Atha tiba-tiba berteriak sambil berlari menghampiri orang tuanya.


"ayo sarapan dulu sayang ibu sudah siapkan nasi goreng kesukaan mu",titah Yura.


Atha dan Adelio pun duduk di kursi masing-masing dan mereka menikmati sarapan bersama,"ya tuhan terima kasih sudah menyatukan kami kembali",ucap Adelio dalam hati sambil menatap Yura dan Atha.


Setelah selesai sarapan Adelio pamit untuk bekerja,"sayang aku berangkat ke kantor,mungkin tidak lama hanya menandatangani berkas-berkas saja".


"hati-hati di jalan sayang",ucap Yura.


"Atha ayo kita berangkat",ajak Adelio.


"sebentar ayah",ucap Atha sambil menghampiri ibunya.


Seketika Yura membungkukkan tubuhnya untuk mencium pipi putranya,rambut yang terurai kini dia ikat kebelakang,Atha membulatkan matanya dan dia mengepalkan tangannya,lalu memukuli ayahnya.


"ayah jahat...ayah jahat",teriak Atha sambil melayangkan beberapa pukulan di kaki terus perut.


Adelio pun terkejut,"kenapa sayang?",tanya Adelio.


Yura pun ikut terkejut karena tiba-tiba Atha menyerang Adelio.


"hentikan sayang",ucap Yura namun Atha tidak menghiraukannya.


"ayah jahat kenapa ayah menyakiti ibu lagi",teriak Atha.


Yura dan Adelio pun saling menatap,mereka tidak mengerti apa yang di ucapkan putranya.


"ayah tidak menyakiti ibu nak,kata siapa ayah menyakiti ibu?",tanya Yura tidak mengerti.


"itu buktinya di leher ibu ada tanda merah pasti semalam ayah sudah menyakiti ibu",ucap Atha sambil terisak menangis,ternyata Atha melihat warna merah karena ulah suaminya.


Yura pun langsung menutup tanda merah itu dengan tangannya dan Adelio merasa sangat malu,Yura menatap Adelio karena perbuatannya pagi ini Atha jadi gaduh,"nak ayah tidak menyakiti ibu percayalah",ucap Yura meyakinkan putranya.


"tapi tanda itu apa bisa ibu jelaskan?",tanya Atha.


Yura melirik Adelio,"sayang ibu semalam di gigit nyamuk nak",ucap Adelio.


"bohong,pasti semalam kalian bertengkar kan?",tanya Atha lagi.


"kami tidak bertengkar sayang",kata Yura


"mana mungkin kita bertengkar,kemarin kan ibu sama ayah menikah",timpal Adelio.


"dengarkan ayah nak,ayah sangat sayang sama kamu juga ibu mana mungkin ayah menyakiti kalian,jadi ayah mohon kamu jangan berpikiran negatif tentang ayah dan ini juga berlaku untuk kamu Ra",lanjut Adelio.

__ADS_1


"iya sayang",ucap Yura.


"sebaiknya kalian berangkat ini sudah siang",titah Yura.


"oke,ayo kita pergi boy",ajak Adelio pada Atha.


"iya ayah",ucap Atha sambil meraih tangan ayahnya,dan kini mereka pun pergi.


"hampir saja",gumam Yura sambil menarik nafas.


Bi iyem dan Mia pun terkekeh melihat sikap Atha pada kedua orang tuanya.


"aku jadi malu sendiri",ucap Mia yang menghampiri Yura.


"aku doakan agar kamu cepat-cepat menikah",ujar Yura.


"nikah si gampang,yang susah tuh nyari calonnya",tutur Mia dan bi iyem pun terkekeh.


Yura dan Mia menoleh ke arah bibi,ke tiganya saling pandang dan akhirnya tertawa bersama.


...----------------...


Adelio sudah berada di kantor,dia di sibukkan dengan melihat berkas-berkas yang menumpuk di mejanya.


"wah...wah...wah...aku kira pengantin baru hari ini tidak masuk kerja",ucap Soni yang tengah masuk ke ruangan Adelio.


"bisa tidak kalo masuk ke ruangan orang mengetuk dulu pintu,apa lagi ini ruangan direktur utama",ketus Adelio.


"Soal itu aku sudah bicarakan pada Andre dan aku sudah serahkan semua padanya,jadi silahkan bicarakan soal ini pada Andre",kata Adelio.


Soni manggut-manggut,"oke kalo begitu aku akan menghampirinya",ucap Soni sambil beranjak pergi.


Adelio hampir selesai,dia terus melihat ke arah jam tangannya,"tunggu aku sayang,sebentar lagi aku pulang",ucap Adelio semangat.


Selang beberapa menit akhirnya selesai juga,Adelio pun bergegas pergi,saat berada di luar ruangannya Andre menghampirinya.


"bos mau kemana?",tanya Andre.


"apa kamu pura-pura tidak tahu,aku kan pengantin baru seharusnya hari ini aku ada di rumah bersama istriku",jawab Adelio.


"tapi..."


"aku mau pulang",pamit Adelio sambil melangkahkan kakinya tanpa menghiraukan Andre yang ingin hendak berbicara.


Di rumah Yura sedang bersantai sambil membaca novel kesukaannya di sofa yang berada di kamarnya.


Tiba-tiba sebuah kecupan mendarat di pipinya,sontak Yura pun terperanjat.


"sayang kamu mengagetkanku",ucap Yura.


Adelio tersenyum lebar,"habisnya serius amat baca novelnya sampai tidak menyadari kalo aku datang",ujar Adelio.


"terus kenapa jam segini sudah pulang,ini masih jam 10 sayang".

__ADS_1


"aku kan tadi pagi bilang aku tidak akan lama",ujar Adelio.


"hari ini aku akan mengurung mu di kamar",bisik Adelio di telinga istrinya.


Yura pun menelan salivanya,"apa yang akan kamu lakukan?",tanya Yura.


Adelio menyeringai,"puaskan aku",ucapnya sambil menggendong istrinya dan membawanya keranjang.


...----------------...


Soni sedang berada di sebuah bengkel,dia hendak mengambil motor Alin yang semalam anak buahnya tinggalkan di bengkel.


"bos yakin akan membawa motor ini sendiri?",tanya anak buahnya.


"aku yakin,kamu bawa saja mobilku dengan baik aku akan mengantarkan ke pemiliknya",ucap Soni lalu dia pergi dengan mengendarai sepeda motor.


Soni pergi ke alamat yang di berikan Alin,karena semalam mereka sempat bertukar no ponsel.


Kini Soni sudah berada di sebuah sekolah taman kanak-kanak,dia menunggu di tempat parkiran yang di sediakan di sekolah.


Ibu-ibu yang sedang menjemput anaknya terpesona saat melihat Soni yang ganteng seperti oppa korea.


Terlihat Alin sedang berjalan menuju ke arahnya,"siang kak",sapa Alin yang sudah berada di dekat Soni.


"siang",jawab Soni.


"maaf sudah merepotkan kakak,padahal biar aku saja yang mengambil ke bengkel",ucap Alin.


"tidak apa,lagian aku sedang tidak sibuk",ujar Soni.


"ya enggak enak aja,soalnya sudah ngerepotin",tutur Alin.


Soni hanya tersenyum,dia melihat sikap Alin tidak jauh seperti sikap Yura,orangnya lembut.


"oh ya,kira-kira berapa ya uang yang harus saya ganti?",tanya Alin.


Soni pun tertawa saat mendengarnya,"kamu tidak usah menggantinya",ucap Soni.


"tapi kak,aku jadi tambah gak enak kalo gini",ujar Alin.


"gini aja,sebagai gantinya gimana kalo kamu anterin aku pulang soalnya aku gak bawa mobil",kata Soni.


"ehm baik lah tapi tunggu sebentar bolehkan, soalnya belum waktunya pulang,kalo mau boleh tunggu di dalam",ucap Alin.


"ehm boleh",Soni pun mengikuti Alin,semua ibu-ibu saling berbisik membicarakan mereka.


"wah,pacarnya bu Alin ganteng banget",ucap salah seorang ibu-ibu.


"iya jadi ingat masa muda dulu",ucap yang lainnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


maaf baru up lagi soalnya author lagi sibuk-sibuknya ngerjain tugas kuliah...

__ADS_1


__ADS_2