Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Sadar


__ADS_3

Hari menjelang malam,Yura dan Adelio masih berada di rumah sakit mereka masih menunggu putranya.


Adelio mencoba memejamkan matanya tapi tidak bisa lalu dia melihat ke arah Yura yang sedang duduk di kursi dekat Atha.


Adelio menghampiri Yura,dia melihat Yura tengah tertidur,lalu dengan perlahan Adelio menggendong Yura dan membaringkannya di Sofa.


Di tatapnya wajah Yura yang sedang tertidur,Adelio mencoba membelai pipi putih Yura namun dia ragu-ragu,dan dia mengurungkan niatnya.


Adelio berbicara dalam hati,"aku yakin kalo aku telah jatuh cinta padamu,tapi aku tidak tahu kapan rasa itu datang".


Ketika Adelio berada di samping Yura,tiba-tiba tangan Atha bergerak lagi tapi gerakannya tidak hanya sekali tapi berkali-kali.


Matanya perlahan mulai terbuka,Atha mengedarkan pandangannya dia tidak menemukan ibu nya,lalu dia mencoba menggerakkan mulutnya namun masih kaku.


Adelio menoleh ke arah Atha dia terkejut melihat mata Atha sudah terbuka,Adelio langsung menghampiri Atha.


"boy kamu sadar sayang...." ucap Adelio sambil menggenggam tangan Atha dengan mata berkaca-kaca.


Atha menatap wajah ayahnya,lalu dia memalingkan wajahnya.


Adelio merasa ada yang aneh dengan sikap Atha tapi dia mencoba untuk berpikir positif,Adelio membangunkan Yura yang masih tertidur.


"Ra...bangun Atha sudah sadar"


Yura pun langsung terbangun dan beranjak menghampiri putranya.


"sayang ini ibu nak" ucap Yura sambil mencium putranya.


"i...bu..." tiba-tiba keluar dari mulut Atha.


"iya sayang ini ibu" ucap Yura tiba-tiba tangisannya pecah.


Adelio juga ikut meneteskan air mata tapi dia cepat-cepat menyekanya.


Setelah beberapa menit melepas rindu,dokter pun datang untuk memeriksa keadaan Atha karena Adelio yang memberi tahu kalo Atha sudah sadar.


"semua ini berkat doa kita semua,ananda Atha sekarang sudah sadar dan mudah-mudahan dia cepat sembuh,selamat ya nyonya,tuan Adelio" jelas Dokter ketika selesai memeriksa Atha.


"terima kasih dok sudah berjuang untuk kesembuhan anak kami" ucap Adelio.


Yura masih duduk di samping putranya,dia tidak mau jauh-jauh,"sayang makasih kamu sudah berjuang untuk bisa sembuh kembali" kata Yura.


Adelio menghampiri Yura dan Atha," hai boy aku sangat merindukan mu" ucap Adelio sambil memeluk tubuh mungil putranya,namun Atha tidak menghiraukannya dia malah melepaskan pelukan ayahnya.


Yura melihat perlakuan Atha,dia merasa ada yang berbeda dari sikap anaknya pada Adelio.


"bu...apa boleh kita berdua saja di ruangan ini?" tanya Atha.


"aku ingin menghabiskan waktu bersama ibu berdua" lanjut Atha.


Adelio yang mendengarnya menjadi terluka,anak yang dia tunggu-tunggu kesadarannya ternyata tidak menginginkannya.


Yura menoleh ke arah Adelio,dia merasa tidak enak dengan ucapan Atha,Adelio pun sadar diri dia langsung pamit pada Yura.

__ADS_1


"baiklah karena Atha sudah sadar,sebaiknya aku pulang"


"tapi ini sudah tengah malam" ucap Yura.


Adelio tersenyum,"ini ibu kota jadi jam segini masih ramai di jalan" ujar Adelio.


"kalo begitu hati-hati" ucap Yura dia merasa berat untuk melepaskan kepulangan Adelio padahal bisa saja mereka besok bertemu kembali.


Adelio pun pergi namun Yura mengejarnya,"tuan...." panggil Yura ketika mereka sudah berada di luar ruangan Atha.


Adelio menoleh kebelakang,"ada apa?" tanya Adelio.


Yura mendekat,"maafkan sikap Atha,aku tidak tahu dia jadi seperti ini" ucap Yura.


Adelio berkata,"tidak apa-apa aku bisa memakluminya,sebaiknya cepat kembali bukankah dia ingin menghabiskan waktu bersama mu?".


"iya,hati-hati di jalan"


Adelio tersenyum lalu dia mencium kening Yura,"selamat malam" lalu dia pergi meninggalkan rumah sakit.


...----------------...


Hari berganti,setelah kesadaran Atha beberapa hari yang lalu,Adelio jarang menjenguk Atha di rumah sakit karena sibuk dengan pekerjaan,bukan hanya itu dia juga sering di cuekin oleh Atha yang membuat hatinya sakit.


Adelio bersandar di kursi kebesarannya,dia memikirkan sikap Atha yang tidak biasanya,"apa ini hukuman untuk ku karena aku sudah menelantarkan mereka?" Adelio bertanya sendiri.


Tiba-tiba Soni masuk keruangan Adelio,"pagi-pagi sudah melamun" ucap Soni yang langsung duduk di sofa.


"aku akan mengajakmu menjenguk Atha,Yura bilang sudah dua hari kamu tidak ke rumah sakit" tutur Soni.


"iya memang,aku merasa anak itu tidak menginginkan kehadiran ku" lirih Adelio.


"jangan menyerah terus perjuangkan apa yang seharusnya kau miliki" pesan Soni.


"ayo kita pergi" ajak Soni.


Adelio masih terdiam,Soni menghampiri Adelio lalu dia menarik tangan sepupunya sambil bertanya,"apa kau tidak mau mencobanya lagi".


Adelio terpaksa mengikuti Soni,kedua pria tampan itu pun pergi ke rumah sakit.


Setelah sampai di rumah sakit,Soni dan Adelio langsung menuju ruangan Atha,di sana sudah ada Andre yang sudah sampai lebih dulu.


"selamat pagi semuanya" sapa Soni.


Adelio melihat Atha yang berada di pangkuan Andre sambil di suapi ibunya.


"pagi kak..." Yura menjawab sapaan Soni.


Andre mendudukkan Atha di tempat tidur lalu dia menyapa bosnya,"selamat pagi bos".


"pagi..." jawab Adelio.


Soni mendekati Atha,"hai nak aku adalah Om Soni sepupu lelaki tua yang sedang berdiri di dekat ibumu" ucap Soni yang memperkenalkan diri,Yura dan Andre pun terkekeh.

__ADS_1


Adelio pun mengepalkan tangannya dia merasa ingin memukul kepala Soni karena sudah menyebutnya lelaki tua.


"hai boy maaf aku baru menjenguk mu lagi" ucap Adelio.


Atha tidak menjawab sapaan Adelio,dia malah memanggil Andre,"om Andre aku mau bersama om" rengek Atha.


Andre pun langsung menghampiri Atha,"kenapa ingin bersama om kan di sini ada om Soni sama om Adel" ucap Andre.


"memangnya tidak boleh,om akan menjadi ayahku jadi kita harus benar-benar dekat" ucap polos Atha.


Andre menjadi bingung dia merasa tidak enak dengan bosnya,begitu pula dengan yang lain termasuk Adelio hatinya berkeping-keping saat mendengar ucapan putranya.


"kenapa kamu memilih dia menjadi ayahmu?" tanya Adelio pada Atha.


"karena dia cocok dengan ibu,mereka serasi" jawab Atha yang membuat Adelio semakin terluka.


"ya sudah ini sudah waktunya aku pergi,Soni aku pergi duluan" pamit Adelio lalu dia pergi.


Yura memijat keningnya,lalu Soni memberi kode pada Yura untuk mengejar Adelio.


Andre yang melihat sikap Atha pada Adelio menjadi semakin serba salah.


Adelio pergi dengan perasaan hancur dia berjalan melewati lorong rumah sakit,tiba-tiba Yura memanggil Adelio.


"Tuan...."


Adelio menghentikan langkahnya saat mendengar seseorang memanggilnya.


"tunggu tuan aku ingin bicara berdua dengan mu" ucap Yura.


"kamu mau bicara apa?" tanya Adelio.


"aku mau minta maaf atas ucapan Atha" jawab Yura.


"akhir-akhir ini kau sering meminta maaf,ada yang lain?" tanya Adelio lagi.


Yura menjawab," hari ini Atha keluar dari rumah sakit,kami akan pulang".


"pulang lah ke rumahku" ucap Adelio.


"kami akan langsung pulang ke tempat kami" ujar Yura.


"aku tahu kamu tidak punya tempat tinggal,sebaiknya kamu pikirkan dulu apa lagi Atha harus kontrol" tutur Adelio.


"tinggallah untuk sementara waktu sampai Atha benar-benar sembuh" lanjut Adelio.


"baiklah aku akan mencoba berbicara pada Atha,aku takut dia tidak mau",ucap Yura.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Akan kah Atha bersedia tinggal bersama Adelio?


kita lihat episode selanjutnya....

__ADS_1


__ADS_2