Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Takut Jatuh Cinta Pada Orang Yang Salah


__ADS_3

Sebuah mobil berwarna hitam berhenti di depan gerbang rumah milik Adelio,terlihat seorang perempuan turun dari mobil itu,dia adalah Rachel yang diantar pulang oleh Dafa.


Tanpa menoleh ke arah belakang,Rachel terus berjalan masuk kedalam halaman rumah,sepertinya dia masih kesal terhadap Dafa.


Di dalam mobil Dafa hanya tersenyum lalu dia pergi meninggalkan rumah milik orang tua Rachel.


Rachel masuk kedalam rumah dengan raut wajah yang kesal,Yura yang memperhatikan putrinya langsung bertanya,"kenapa putri ibu pulang kuliah dengan muka cemberut kaya gitu,cantiknya jadi hilang deh",ucap Yura.


"ibu aku lagi kesel",rengek Rachel.


"memangnya ada apa?",


"itu tuh pak Dafa dia menemui aku lagi",


Yura mengernyitkan keningnya,"memang kalian sering bertemu kan!",ucap Yura.


"iya tapi dia tadi langsung menghampiri ku bu,dia bilang dia kangen sama apa yang pernah aku lakukan padanya",jelas Rachel.


"terus kenapa kamu kesel,bukannya kamu menginginkan dia seperti itu",


"aku kesel karena aku ngerasa kalo dia mempermainkan perasaanku,apa lagi dia kan sudah memiliki istri,aku gak mau jadi pihak ketiga",


"kamu memang putriku yang sangat pintar,ibu salut sama keputusan kamu,lebih baik kamu hindari laki-laki yang sudah memiliki istri,kalo dia singgel sih ya gak apa-apa asal dia orang baik",


Rachel memeluk Yura,"bu,aku jadi takut jatuh cinta pada orang yang salah",ucap Rachel.


Yura membelai rambut putrinya,"jangan takut nak,ibu yakin kamu akan mendapatkan laki-laki yang baik",


"makasih bu,aku bangga pada ibu yang selalu membuat diriku tenang",ucap Rachel.


Di perjalanan pulang,Dafa senyum-senyum sendiri karena dia mengingat ucapan Rachel tadi kalo dirinya pria beristri,dan Dafa tidak tahu Rachel mendapatkan informasi dari mana,yang jelas dia masih singel parent.


Dafa tidak sengaja menoleh kearah kursi penumpang yang berada di sampingnya,dia melihat jepit rambut milik Rachel yang tertinggal di mobilnya.


Dafa langsung mengambilnya,"aku harus secepatnya mengembalikan ini pada Rachel",ucap Dafa sambil memikirkan sesuatu.


...----------------...


Keluarga Adelio sedang makan malam bersama,kebetulan malam ini malam minggu,biasanya mereka menghabiskan malamnya dengan bersama-sama,karena malam minggu selalu di jadikan momen yang paling dinantikan.


Tiba-tiba suara bel berbunyi,Yura menyuruh art nya untuk membukakan pintu.


Tidak lama kemudian art itu datang kembali,"siapa bi?",tanya Yura.


"itu bu di depan ada tamu buat non Rachel",jawab art itu.


Sontak semua orang melihat ke arah Rachel,"bener deh aku gak ngundang teman-teman ku ke sini",ucap Rachel.


"laki-laki atau perempuan bi?",tanya Yura lagi.

__ADS_1


"laki-laki bu,dia terlihat rapih".


Tidak menunggu lama Rachel langsung berlari ke arah ruangan depan,karena dia yakin kalo yang datang adalah dosennya yaitu Dafa.


"pak Dafa",sapa Rachel ketika melihat Dafa berdiri di teras depan.


"Chel",ucap Dafa.


"ngapain malam-malam gini bapak datang ke rumah saya?",tanya Rachel.


"ehm aku hanya ingin melihat kondisi kamu dan mengembalikan ini",ucap Dafa sambil memberikan paper bag kecil pada Rachel.


"itu milik mu kan,itu tertinggal di mobil",lanjut Dafa.


"makasih pak sudah repot-repot datang ke rumah saya",kata Rachel.


"tadinya aku mau mengembalikan ini saat di kampus tapi terlalu lama,mungkin saja kamu secepatnya mau pakai",tutur Dafa.


Tiba-tiba terdengar suara Adelio menghampiri Rachel,"Chel kenapa tamunya gak di ajak masuk?",tanya Adelio.


Dafa yang menyadarinya langsung merentangkan tangan,"perkenalkan nama saya Dafa,saya dosen Rachel di kampus".


"oh dosennya Rachel",ucap Adelio sambil meraih tangan Dafa.


"ayo masuk dulu,di luar dingin",ajak Adelio,tanpa ragu-ragu Dafa pun masuk mengikuti Adelio.


Dafa terlihat akrab dengan Adelio,obrolan mereka sangat nyambung,begitu juga Atha yang ikut berbaur dengan obrolan mereka.


Yura dan Rachel hanya menjadi pendengar setia,Rachel mulai merasa bosan dia mencoba berbicara kalo Dafa harus pulang.


"ayah,maaf ya sepertinya pak Dafa harus pulang karena mungkin saja istrinya sudah menunggunya di rumahnya,kasian kan apa lagi ini sudah hampir larut malam",tutur Rachel.


"oh maafkan saya kalo gitu,saya terlalu asyik dengan perbincangan kita,kapan-kapan kita luangkan waktu untuk mengobrol",ucap Adelio.


Dafa tersenyum,"baiklah kalo gitu saya pulang,Rachel terima kasih sudah mengingatkanku",ucap Dafa.


...----------------...


Keesokan harinya Atha dan Adelio pergi ke rumah baru yang sebentar lagi akan ditempatinya.


Adelio melihat rumah barunya dengan teliti,karena dia tidak mau memberikan hadiah pada istrinya yang hanya biasa-biasa saja,dia ingin memberikan yang terbaik.


Adelio berjalan di sekitaran halaman belakang rumah,sedangkan Atha dia berjalan di sekitaran halaman depan,dia tidak sengaja melihat Dafa yang sedang mengajak ibunya berjemur di depan rumahnya.


Atha langsung menghampiri Dafa,"pak Dafa",sapa Atha.


"eh pak Atha",ucap Dafa heran.


"ternyata bapak tinggal di komplek ini?",tanya Atha.

__ADS_1


"iya saya tinggal di sini,bapak sendiri sedang apa?",Dafa balik tanya.


"kebetulan rumah yang berada di depan rumah bapak adalah rumah saya",jawab Atha.


"berarti kita bertetangga",ucap Dafa.


"yup,kita bertetangga tapi rumah kami masih dalam renovasi mungkin tidak lama lagi kami akan pindah ke rumah ini",tutur Atha.


"tidak di sangka kita bisa tetanggaan",ucap Dafa.


"Rachel juga sering datang ke sini,hanya beberapa kali",


"oh ya,kok saya tidak pernah tahu ya",


"mungkin bapak sedang berada di luar rumah".


"oh ya kita masuk dulu,tidak enak ngobrol di luar,kalo di dalam kan kita bisa sambil ngopi",ajak Dafa.


"makasih pak,saya harus kembali kedalam kebetulan ayah saya juga ada disini",


"oh ya,kalo gitu sekalian saja ajak kesini",


"terima kasih pak lain kali,maaf saya masih ada pekerjaan",ucap Atha.


"oh baiklah kalo gitu saya masuk kedalam,ibu saya sudah menunggu",pamit Dafa.


"kebetulan kami hanya hidup berdua di sini",lanjut Dafa yang membiarkan Atha mengetahui identitasnya.


"istri bapak dimana?",tanya Atha.


Dafa tersenyum,"saya singel pak,saya hanya punya ibu seorang",jawab Dafa.


"maaf pak saya kira bapak sudah menikah,karena semalam Rachel bilang kalo istri bapak menunggu di rumah",jelas Atha.


"mungkin dia tidak tahu",


"mungkin,ehm kalo gitu saya pamit mari pak",ucap Atha.


"iya silahkan".


Atha pun kembali ke tempatnya dan langsung mencari keberadaan ayahnya,"yah...",panggil Atha.


Adelio yang sedang memperhatikan para pekerja langsung menoleh,"kamu dari mana?",tanya Adelio.


"aku tadi gak sengaja melihat pak Dafa,ternyata dia akan menjadi tetangga kita yah",jawab Atha.


"oh ya,memang dunia ini terasa sempit",ucap Adelio.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2