Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Kelahiran Putri Mika


__ADS_3

Mika sedang berada di ruangan operasi di temani suaminya,tidak ada pilihan lain bagi Marcel untuk menyelamatkan salah satu dari mereka.


Kala itu Marcel sedang duduk bersama dokter di sebuah koridor yang sepi,terlihat Marcel menundukkan kepalanya.


Pikiran tentang Mika terus berada di kepalanya,pilihan yang dokter berikan amat berat terhadapnya,karena Marcel tidak mau kehilangan istri dan anaknya dan kini dia dihadapkan dengan pilihan antara istri atau anaknya.


Entah pada siapa dia berbagi keluh kesahnya,kalau bukan dengan Mika,mau tidak mau dia harus mengatakan ini pada Mika.


Di ruang rawat inap,Marcel menggenggam tangan Mika dengan erat,dia benar-benar takut akan kehilangan istrinya.


"Marcel jangan pikirkan tentang aku,tapi pikirkan tentang calon bayi kita,aku mau dia hidup di dunia ini,dia punya masa depan yang panjang",ucap Mika serak.


"aku tidak bisa kehilangan mu Mika,kalau kamu pergi lalu siapa yang akan menjaganya,dia butuh sosok dirimu",tutur Marcel.


"jangan bilang kamu memilih aku dari pada anak kita".


Marcel menggelengkan kepalanya,"bukan itu maksud ku,kalau aku harus memilih aku ingin kalian hidup",jelas Marcel.


Mika membelai pucuk kepala Marcel,"dengarkan permintaan terakhirku sayang,aku mohon selamatkan anak kita",rengek Mika.


"tapi sayang bagaimana dengan aku?",tanya Marcel.


"setiap insan pasti akan meninggal,tidak ada bedanya aku sekarang dan aku dimasa yang akan datang,toh aku tetap akan meninggalkanmu,jadi aku mohon selamatkan anak kita perjalanannya masih panjang",Mika tetap pada pendiriannya.


"aku memberinya kesempatan tuk hidup di dunia ini,dan aku yakin kamu bisa mendidiknya dengan baik,Yura dan Adelio tidak akan membiarkan mu sendiri",lanjut Mika.


Ini adalah alasan Mika meminta Yura menjadi ibu pengganti bagi anaknya,karena dia sudah tahu kalo hidupnya tidak akan lama lagi.


Kembali ke meja operasi,Mika menatap cahaya yang menyinari tubuhnya,ada harapan di matanya untuk si buah hati,begitu pula dengan Marcel,dia harus bisa merelakan Mika jika takdir yang membuatnya pergi untuk selama-lamanya.


Ini adalah keputusan yang di ambil oleh Marcel,karena Mika yang terus meminta untuk menyelamatkan hidup anaknya,bukan karena tak cinta atau ingin pergi dari Marcel namun kehidupan anaknya lah yang lebih berarti baginya.


Setelah beberapa jam berada di ruangan itu,akhirnya Mika mendengar suara tangisan bayi,seketika dia mengeluarkan air matanya,begitu juga Marcel dia menangis antara sedih dan bahagia.


...----------------...


Mika sudah berada di ruang pemulihan,Marcel masih setia menemani Mika,sedangkan anak mereka berjenis kelamin perempuan lahir dengan selamat dan sekarang berada di ruang bayi.


Yura dan Adelio datang menemui Mika yang tengah berbaring di belangkar rumah sakit,"selamat ya bayi perempuan mu sangat cantik",ucap Yura.


Mika hanya tersenyum karena kondisinya semakin lemah.


"Ra tolong temani Mika dulu,aku mau melihat putriku",ucap Marcel.

__ADS_1


"pergilah,aku dan Adelio akan menjaga Mika",ujar Yura.


"makasih",ucap Marcel lalu pergi keluar.


Setelah berada di luar,dia tidak bisa menahan air matanya,seketika dia menangis karena tak kuasa melihat kondisi Mika yang kian melemah dengan bantuan alat medis.


Mika melihat ke arah Adelio yang berdiri di samping Yura,dan dia mengangkat tangannya,Adelio pun menyambutnya dengan hangat.


"maafkan aku Del",ucap Mika serak.


"aku sudah memaafkan mu",kata Adelio.


"kamu suami yang baik,perhatian dan sangat penyayang,sayangnya aku malah menyia-nyiakan mu",tutur Mika.


"sudahlah jangan di kenang lagi,itu akan menambah beban,percayalah aku sudah memaafkan mu",ucap Adelio.


"ada satu lagi permintaanku padamu Del",ucap Mika.


"tolong lepaskan Jodi,maafkanlah kesalahannya seperti kamu memaafkan kesalahan ku,biarkan dia pergi dan menjalankan kehidupannya,aku yakin dia akan berubah",lanjut Mika.


"baiklah demi kamu,aku akan melepaskannya",ucap Adelio.


"makasih..."


"sama-sama,bukankah seorang sahabat harus saling menjaga",ujar Yura,Mika pun tersenyum bahagia karena Yura menganggapnya seorang sahabat sama halnya dirinya yang menganggap Yura lebih dari teman.


"aku titip putriku pada kalian,jaga dia layaknya putri sendiri,jadikan dia adik untuk Atha",ucap Mika.


Yura tak kuat menahan tangis,dan jatuh lah air mata Yura,sedangkan Adelio ikut bersedih dia tidak menyangka dengan kehidupan Mika yang sedang di ujung kematian.


Adelio tak kuasa melihat Mika,dia memilih keluar dari ruangan,setelah berada di luar dia melihat Marcel tengah terisak menangisi keadaan Mika.


Adelio menghampirinya dan duduk si samping Marcel,Adelio menepuk pundak Marcel.


"aku tahu kamu sedih,tapi kamu harus kuat untuk putri mu",ucap Adelio menguatkan Marcel.


"aku tahu,terima kasih kamu sudah memberikan pertolongan pertama pada kedua orang yang ku cintai",ucap Marcel.


"bukan aku yang membawanya kemari,tapi seseorang yang tidak kamu kenal",ujar Adelio.


Marcel pun menoleh kearah Adelio,"nanti aku akan mengenalkannya padamu",ucap Adelio.


Di sebuah gudang yang teramat besar,Jodi sedang mondar mandir ke sana kemari,dia memikirkan Mika,hatinya begitu gelisah perasaannya tak tenang.

__ADS_1


"Mika mudah-mudahan kamu baik-baik saja sayang,tunggu aku di sana,aku akan menjemputmu",ucap Jodi.


...----------------...


Di rumah sakit,Mika berusaha menggendong bayinya yang amat cantik,dia tersenyum sambil meneteskan air matanya,ada rasa bahagia di hatinya namun tidak luput kesedihan pun menyelimutinya,tapi dia tetap tegar di hadapan suaminya.


Mika menciumi putrinya,"maafkan mamah sayang,mamah tidak bisa mendampingi mu sampai besar nanti",ucap Mika.


Yura yang melihatnya menangis,begitu juga Adelio walaupun tidak meneteskan air mata tapi saat melihat Mika hatinya begitu terpukul.


Marcel pun tak kuasa melihatnya,sesekali dia mengusap air mata yang jatuh di pipinya,hubungannya dengan Mika begitu singkat,walaupun pernikahan karena perjodohan keluarganya namun Marcel dan Mika begitu saling mencintai.


Mika begitu erat memeluk putrinya,karena ini untuk yang pertama dan terakhir kalinya.


"sayang,putri kita begitu cantik seperti mu",puji Marcel.


Mika tersenyum dan berkata,"jika kamu merindukan ku,lihat lah wajah putri kita".


Setelah merasa cukup puas mendekap putrinya,akhirnya Mika menyerahkannya pada Yura,"biarkan dia berlama-lama di pangkuan mu agar dia terbiasa",ucap Mika pada Yura yang sedang menggendong putri Mika.


Mika tersenyum bahagia melihat Yura menggendong bayinya,lalu Mika meminta Marcel untuk berbicara berdua,Yura dan Adelio pun mengerti maksud Mika,lalu mereka pun pergi.


Kini tinggal Mika dan Marcel,Mika masih ingin berlama-lama dengan suami tercintanya.


"jangan bersedih sayang,aku masih di sini",ucap Mika sambil menyeka air mata Marcel.


"aku selalu berharap keajaiban datang padamu",lirih Marcel.


"apa kau sangat mencintai ku?",tanya Mika.


"tentu saja,aku sangat mencintaimu,memiliki mu adalah hal yang terindah dalam hidupku",jawab Marcel.


"terima kasih,tapi ada sesuatu yang kamu tidak tahu soal aku",ujar Mika.


"apa?",tanya Marcel.


Mika pun menceritakan kisahnya saat bersama Jodi,pria yang menjadi cinta terlarangnya kala itu,namun hal itu tidak menyurutkan cinta Marcel pada Mika karena dia menerima Mika dengan segala kekurangannya.


"aku tidak perduli siapa dia dan bagaimana masa lalu mu,bagi ku sekarang adalah aku cinta terakhir mu",kata Marcel.


Mika pun menangis di pelukan Marcel yang begitu erat,"andai saja kita ditakdirkan masih bersama dalam jangka waktu yang lama,aku tak akan pernah menyia-nyiakan mu",tutur Mika.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Sedih jadinya....


__ADS_2