Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Sekedar teman


__ADS_3

Adelio sudah berada di depan pintu rumah Yura,jantungnya berdegup begitu kencang,entah apa reaksi Yura bertemu dengannya setelah di pecat,Adelio mencoba mengetuk pintu.


tok....tok...tok...


Tidak ada jawaban,dan dia mencoba lagi.


tok...tok...tok...


Masih tidak ada jawaban,tiba-tiba saja seorang wanita menghampirinya,"Tuan di dalam tidak ada siapa-siapa,dia sudah pindah dari sini" ucap wanita itu pada Adelio.


"kapan mereka pindah?" tanya Adelio.


"sekitar dua jam yang lalu,dia pergi bersama calon suaminya".


Adelio terkejut,"calon suami?" gumamnya.


"iya,beruntung sekali dia,yang menemuinya selalu memakai mobil mewah dan berjas" ujar wanita itu.


"kalo boleh tahu kemana mereka pergi?"


"aku tidak tahu"


"kalo begitu makasih" ucap Adelio lalu pergi.


Di tengah perjalanan Adelio memerintahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan Yura,dan dia yakin Andre sedang bersamanya,"boy...maafkan aku kalau saja aku tadi tidak pergi mungkin aku masih mengetahui di mana kalian",ucap Adelio dalam hati.


Kini Yura sudah sampai di sebuah rumah yang begitu besar dan mewah,dia di sambut baik oleh kedua asisten di rumah itu yang sudah cukup lama bekerja di sana.


"selamat bergabung bersama kami,mudah-mudahan kamu betah" ucap salah seorang asisten rumah tangga yang bernama bi iyem.


"makasih bi,saya akan berusaha bersikap baik dan bekerja baik pula" ujar Yura.


"ayo Mia tunjukan kamarnya" perintah bi iyem pada Mia teman seprofesinya.


Yura pun mengikuti langkah Mia,mereka menuju keluar dari arah dapur,ternyata di tempat itu di khususkan kamar untuk asisten rumah tangga terpisah dari rumah pemiliknya.


"ini kamar mu,sebaiknya istirahat dulu karena besok sudah mulai bekerja,oh ya ingat pagi-pagi kamu sudah membersihkan kamar Tuan muda karena lusa dia akan pulang" ucap Mia memperingatkan Yura.


"iya Mi..." dan Mia pun pergi,dan Yura langsung membereskan pakaiannya ke dalam lemari.


Flashback on


Ketika Yura sedang mencari pekerjaan tiba-tiba dia melihat seorang wanita sedang kesusahan membawa barang yang ada di tangannya,dan Yura langsung menghampiri dan membantunya.


"saya bantu bu..." ucap Yura.


"Terima kasih nak..."


Yura membantu membawa barangnya dan di masukkan kedalam bagasi mobil,"makasih nak aku sudah merepotkan mu" ucap Wanita itu.

__ADS_1


"tidak kok,saya senang membantu ibu kalau begitu saya pergi" ucap Yura.


"tunggu..." cegah wanita itu.


"iya..."


"kamu mau kemana?" tanya wanita itu.


"saya mau pulang bu..."


Wanita itu terus memperhatikan Yura,"kamu baik-baik saja kan?"


"iya memangnya kenapa?" tanya Yura sedikit bingung.


"saya lihat dari wajah kamu sepertinya sedang ada masalah" ujar wanita itu.


Yura tertunduk dan berkata," ibu tahu saja,saya sedang mencari pekerjaan".


"pekerjaan seperti apa yang kamu inginkan?"


"apa saja yang penting halal",jawab Yura.


"saya ada pekerjaan buat kamu,tapi hanya seorang asisten rumah tangga" tawar wanita itu.


"oh ya,tidak apa-apa lagian saya juga pernah bekerja menjadi OB" ucap Yura.


Dan pada akhirnya Yura bertemu Andre dan mereka memutuskan untuk membiarkan Atha bersama Andre sementara waktu.


...----------------...


Adelio sudah berada di apartemen,dia menunggu kabar tentang keberadaan Yura dan Atha,ketika Adelio hendak menelepon Andre tiba-tiba pintu kamarnya di ketuk.


tok...tok...


"Masuk..." perintah Adelio.


Seseorang langsung membuka pintunya dan masuk sambil membungkukkan tubuhnya,"Tuan kami sudah mendapatkan informasi yang Tuan perintahkan" ucap seorang pria anak buah Adelio.


"katakan"


"anak yang Tuan maksud dia tinggal bersama Tuan Andre dan soal perempuan bersama Yura kami belum mendapatkan informasi".


Adelio mengernyitkan keningnya,"maksudnya?".


"sepertinya anak itu dititipkan pada Tuan Andre karena kami tidak melihat Nona Yura di sana".


Adelio semakin bingung,"kemana perginya Yura" gumam Adelio.


"baiklah sekarang kamu boleh pergi"

__ADS_1


"tapi Tuan apa boleh saya memberi masukan?"


"boleh,apa itu?"


"sebaiknya Tuan langsung tanyakan pada Tuan Andre mungkin dia tahu semuanya".


"apa kamu sudah bosan bekerja?" tanya Adelio ketus.


"bukan seperti itu maksud saya agar semuanya jelas".


"sebaiknya kamu pergi,itu urusan ku" ujar Adelio.


"baik Tuan saya akan pergi",pamit anak buahnya lalu pergi meninggalkan atasannya.


"Apa aku coba tanya Andre saja ya dan biar di tahu siapa Yura sebenarnya agar dia tidak bisa mendekatinya lagi" ucap Adelio.


Beralih ke Yura,dia sedang berbaring di kasurnya dia mencoba memejamkan matanya tapi dia tidak bisa karena dia rindu akan anaknya,biasanya tidur bersama anaknya namun sekarang dia harus terpisah karena keadaan,"sabar sayang ibu akan segera menjemputmu" ucap Yura.


Keesokan harinya Yura sudah siap bekerja dan dia melangkahkan kakinya untuk menuju ke sebuah kamar,saat masuk Yura berdecak kagum dengan nuansa kamar itu,"apa yang punya kamar ini seorang sultan,ini luas sekali dan barangnya begitu antik-antik" ucap Yura kagum.


Tidak menunggu lama Yura pun cepat-cepat membersihkan ruangan itu.


Di kantor Adelio sedang berkemas untuk pergi,karena dia harus pulang ketempat asalnya dan dia akan kembali jika urusan di kantor pusat sudah selesai.


"Bos..." sapa Andre ketika sudah berada di kantor Adelio.


"kamu baru datang?" tanya Adelio.


"maaf bos saya tadi harus..." belum sempat menjelaskan Adelio sudah memotongnya.


"menyuapi,memandikan anak yang berada di rumahmu" ucap Adelio ketus.


Andre tertegun saat mendengar ucapan atasannya,dia baru tahu selama ini Bosnya mengintainya.


"aku tahu semuanya,katakan apa hubungan mu dengan wanita itu?" tanya Adelio pada Asistennya.


"kami tidak mempunyai hubungan apa pun,kami hanya sekedar teman" jawab Andre.


"oh ya sekedar teman,yakin..." ucap Adelio.


Andre tidak menjawabnya,lalu Adelio menghampiri Andre dan berbisik,"apa kamu tahu siapa dia?".


Andre melihat sorot mata Adelio,"tanyakan sendiri padanya,aku yakin dia belum mengatakannya".


Adelio menepuk pundak Andre,"hari ini aku akan pergi,kerjakan semua yang sudah aku perintahkan dan ingat setelah aku datang lagi kesini,kamu sudah mengetahuinya".


Adelio pergi,sedangkan Andre masih berdiri dia tidak mengerti apa yang di ucapkan bosnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2