Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah
Cemburu


__ADS_3

Adelio dan Yura sudah berada di rumah,mereka berniat ingin beristirahat namun ponsel Adelio terus berdering.


Adelio pun langsung mengangkatnya,


Halo,


Halo tuan Adel,saya Lorenza,


Nyonya Lorenza,


Seketika Yura menatap suaminya ketika Adelio menyebut nama wanita itu.


Iya ada apa nyonya,


Tidak,saya hanya ingin mengingatkan tuan kalo besok malam kita bertemu di restauran jam 8 malam untuk membicarakan bisnis kita,


Oh soal itu saya akan usaha kan,


Terima kasih,kalo begitu saya tutup teleponnya.


tuut...tuut...


"mau apa dia?",tanya Yura ketus saat melihat Adelio menyimpan ponselnya.


Adelio menjawab,"dia ingin membicarakan bisnis".


"memangnya bisnis apa yang akan kalian jalankan?",tanya Yura lagi.


"aku tidak tahu,mungkin sekitaran pernikahan,karena dia mempunyai bisnis salon",jawab Adelio.


"lalu hubungannya apa dengan perusahaan kamu?",


"aku kan punya penyewaan gedung,mungkin dia mau join".


"baiklah kalo begitu,tapi ingat jangan tergoda olehnya aku tidak suka caranya menyapa kamu tadi waktu di restauran",ucap Yura sambil membalikan tubuhnya.


Adelio melihat sikap Yura dia langsung tersenyum,"cemburu ya",goda Adelio.


"siapa yang cemburu,biasa saja",ucap Yura yang merasa gengsi untuk mengakuinya.


"oke kalo begitu kita istirahat saja",ujar Adelio sambil memejamkan matanya.


Keesokan harinya seperti biasa Adelio berangkat ke kantor sudah rutin naginya terlebih dahulu mengantarkan Atha ke sekolahnya.


Di perjalanan mobilnya tiba-tiba berhenti karena mobil di depannya menghalangi mobilnya.


"kenapa berhenti pak?",tanya Adelio pada pak Amin supirnya.


"ada mobil yang menghalangi jalan kita",jawab pak Amin.


Adelio pun memperhatikan seorang wanita yang keluar dari mobil yang berada di depannya.


"Lorenza",gumam Adelio.


Wanita itu seakan tahu kalo mobil yang berada di belakangnya adalah mobil yang di tumpangi Adelio,dia langsung mengetuk kaca mobil bagian belakang,mau tidak mau Adelio membukanya.


"iya nona",ucap Adelio.


"maaf pak Adel saya boleh minta bantuan tidak?",tanya Lorenza.


"bantuan apa ya?",

__ADS_1


"mobil saya mogok,kebetulan saya melihat mobil bapak jadi saya turun dari mobil",jawab Lorenza.


"oh...kalo begitu biar supir saya yang bantu",ucap Adelio.


"tapi tuan saya ma.. ",belum selesai berbicara,Adelio sudah memotongnya.


"tidak apa-apa",ucap Adelio


"pak amin tolong bantu nona ini,biar saya pergi ke kantor sendiri",titah Adelio.


"baik tuan",pak Amin pun keluar dari mobil,begitu juga Adelio.


"nona saya duluan",pamit Adelio sambil masuk lagi ke mobilnya dan pergi meninggalkan Lorenza dan pak Amin.


Lorenza sangat kesal karena Adelio tidak mau membantunya sendiri.


"mari bu saya akan membantu memperbaiki mobil ibu",ucap Pak Amin.


"tidak perlu,mobil saya baik-baik saja",ucap Lorenza sambil cemberut dan jutek,Lorenza pun masuk kedalam mobilnya lalu pergi begitu saja.


Pak Amin di buat kebingungan,"lah katanya perlu bantuan tapi kok dia pergi",ucap Pak Amin heran.


Sesampainya di kantor,Adelio langsung mencari keberadaan Andre.


"Pak Andre sudah datang?",tanya Adelio pada salah satu karyawannya.


"belum tuan",


"kalau dia sudah datang suruh ke ruangan saya",titah Adelio dan langsung pergi menuju ruangannya.


Tidak lama kemudian,Andre pun datang ke ruangan Adelio,"bos tadi mencari saya?",tanya Andre.


"ehm,aku mau kamu menggantikan ku nanti malam untuk bertemu Lorenza",jawab Adelio.


"dia bilang ingin membicarakan bisnis,karena kamu Asisten ku jadi aku percayakan semuanya padamu",jawab Adelio.


"baik bos",


...----------------...


Lorenza tengah menelepon seseorang,terlihat dari gaya bicaranya dia sedang merencanakan sesuatu.


"tenang saja,aku yakin dia akan bersedia menjalin bisnis dengan ku",ucap Lorenza sambil tersenyum licik.


Setelah berkata seperti itu Lorenza langsung menutup ponselnya.


"lihat saja kau akan masuk perangkap ku",ucap Lorenza dalam hati.


Di rumah Yura merasa tak tenang karena seharian Adelio susah untuk di hubungi,"kenapa tidak aktif",gumam Yura sambil mengutak-atik ponselnya.


"apa dia sedang meeting?",tanya Yura sendiri.


"atau jangan-jangan dia sedang bersama wanita itu",Yura bicara sendiri.


"aku harus memastikannya",lalu Yura mengambil tasnya dan pergi menemui suaminya di kantor.


hampir satu jam berada di jalanan karena macet,akhirnya Yura sudah sampai di kantor suaminya,dan dia langsung masuk ke dalam.


Ketika Yura sedang berjalan,dia melihat Andre yang tengah berbincang dengan salah seorang karyawan.


Yura pun menghampirinya,"pak Andre suami saya ada di ruangannya?",tanya Yura ketika sudah bersama Andre.

__ADS_1


"bos ada di dalam nyonya,mari saya antar",ajak Andre.


"tidak usah saya bisa sendiri",ucap Yura lalu pergi.


Di dalam ruangan kerjanya Adelio sedang mengobrol dengan karyawannya dia seorang wanita cantik,dan seksi.


Yura yang masuk begitu saja melihat suaminya tengah tertawa bersama wanita itu.


"sayang kamu datang ke sini?",tanya Adelio yang sudah menyadari kedatangan istrinya.


Yura tidak menjawab dia hanya menghampiri kedua orang itu.


wanita itu merasa tidak enak dia langsung pamit,"maaf pak karena pekerjaannya sudah selesai saya harus kembali".


"silahkan",ucap Adelio,wanita itu pun pergi.


Yura masih terdiam,sambil melihat kepergian wanita itu,sedangkan Adelio dia memandang istrinya heran.


"sayang kamu baik-baik saja kan?",tanya Adelio.


"sangat baik",jawab Yura.


"syukurlah,oh ya kamu tiba-tiba datang ke sini dan tidak memberi tahu ku terlebih dahulu",ucap Adelio.


Yura menghela nafas,"aku dari tadi menelepon mu tapi ponselnya tidak aktif,eh ternyata sedang asyik bekerja",sindir Yura.


Adelio tersenyum,"maaf sayang aku baru selesai meeting jadi ponselnya lupa di hidupkan kembali",ujar Adelio.


"ayo duduk sayang",Adelio mempersilahkan duduk pada istrinya.


Yura pun berjalan menuju sofa namun langkahnya terhenti ketika mendengar seseorang masuk keruangan itu.


"selamat siang tuan dan nyonya Adel",sapa Soni dan Alin.


"kak Soni,Alin",ucap Yura sambil berlari menghampiri mereka dan memeluk Alin.


"apa kabar pengantin baru ku",ucap Yura senang dengan kehadiran kedua orang itu.


"kami baik-baik saja",ucap Soni.


"ayo duduk",Yura mempersilahkan Soni dan Alin duduk.


Dan akhirnya mereka berempat duduk di sofa yang berada di ruangan Adelio.


"apa kalian tidak ada acara bulan madu?",tanya Adelio.


"kami menundanya,setelah Alin melahirkan baru akan kami rencanakan",jawab Soni.


"itu ide yang bagus",timpal Yura.


"kalau kalian ada rencana mau kemana hari ini?",tanya Soni pada Adelio dan Yura.


"kami tidak kemana-mana,hanya di rumah saja iya kan sayang!",jawab Adelio.


"iya,kami seperti biasa di rumah saja",ucap Yura.


"kalau begitu bagaimana kalau kita menginap di vila saja,malam ini kan malam minggu",Soni memberi usul.


"bagaimana sayang?",tanya Adelio pada Yura.


"dengan senang hati",jawab Yura.

__ADS_1


"oke kalau begitu kita akan mengadakan makan-makan,dan aku akan menghubungi orang-orang di vila",ucap Soni.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2