
Lorenza tengah tertidur di sebuah kamar yang bukan miliknya,dia membuka matanya perlahan dan mengedarkan pandangannya.
Lorenza melihat seorang perempuan tengah duduk di kursi sambil menghadap jendela,Lorenza pun mencoba bertanya,"siapa kamu?".
Perempuan itu membalikan tubuhnya lalu dia tersenyum,"selamat datang di kediaman saya nona",sapa Mika.
Lorenza pun mengernyitkan keningnya,dia merasa tidak asing dengan wajah Mika.
"apa anda masih ingat saya?",tanya Mika,Lorenza pun masih mengingat pertemuan mereka.
"saya teman Adelio,Mika",ucap Mika.
Dan akhirnya Lorenza pun dapat mengingatnya,dia tidak menyangka kalo Mika akan menolongnya,"aku ingat,tapi kenapa aku bisa berada di sini?",tanya Lorenza.
"tadi saat lewat aku menemukan mu pingsan di jalan dan aku membawa mu ke sini",jawab Mika.
Lorenza terdiam dia baru ingat,memang benar tadi pas waktu dia akan pergi,tiba-tiba kepalanya mendadak pusing,seketika pandangannya kabur dan dia tidak ingat apa-apa lagi,Mika yang melihatnya langsung membawa Lorenza ke rumahnya dengan persetujuan suaminya.
"terima kasih kamu sudah membantu ku,tapi sekarang aku harus pergi",ucap Lorenza sambil beranjak.
"tunggu",ucap Mika menahan Lorenza.
"kenapa harus secepat itu,ini sudah malam,sebaiknya besok saja kamu pergi",lanjut Mika.
"tidak,terima kasih malam ini saya harus pergi,permisi",pamit Lorenza.
Mika pun tidak bisa menahannya lagi,dan dia membiarkan Lorenza pergi,namun Mika menyuruh anak buah suaminya untuk mengikuti Lorenza pergi,karena Mika ingin tahu siapa Lorenza sebenarnya.
...----------------...
Jodi tengah kesal,karena dia tidak menemukan Lorenza di apartemennya,Jodi uring-uringan setiap benda yang ada di hadapannya pasti di lempar.
"brengsek,kemana kamu pergi Lorenza",teriak Jodi.
Sedangkan Lorenza,dia sedang berada di salonnya,dia hendak mengambil sesuatu yang ingin dia bawa.
Dan Kebetulan Jodi mendatangi salon Lorenza niat ingin menanyakan keberadaan pemilik salon,namun keberuntungan berpihak padanya.
Lorenza hendak pergi namun di dalam sudah ada Jodi,"mau pergi kemana nona Lorenza?",tanya Jodi menyeringai.
Lorenza pun terkejut,"aku harus pergi,maaf aku tidak bisa melanjutkan rencana kita,dan aku memutuskan untuk berhenti mengejar Adelio",jawab Lorenza.
__ADS_1
Jodi tersenyum tipis,"apa kamu bilang mau berhenti?",tanya Jodi.
"kamu mau berhenti setelah aku sudah berada di tengah jalan dan kamu mau berhenti,kamu memang licik Lorenza",lanjut Jodi.
"dengarkan baik-baik,walaupun kamu pergi Adelio tetap akan mencari mu,karena kamu sudah mengusik keluarganya dan ingat poto yang kamu kirimkan pada istrinya, dia belum membuat perhitungan dengan mu",ucap Jodi menakuti Lorenza.
Lorenza pun termakan ucapan Jodi,wajahnya berubah menjadi pucat,dia kebingungan apa lagi Adelio masih terngiang ditelinganya,Lorenza menatap Jodi,"bukan hanya aku,tapi dia juga akan membuat perhitungan padamu,karena aku yakin kalau dia sudah tahu tentang rencana kita,makanya aku memilih untuk pergi",ujar Lorenza,Jodi pun terdiam.
Dan Di tempat lain,Mika sedang melihat sebuah vidio yang di kirim oleh anak buahnya yang sedang mengikuti Lorenza,Mika terkejut kalo Jodi masih hidup.
...----------------...
Keesokan harinya Jodi baru bangun dari tidurnya,padahal waktu sudah menunjukkan jam 11 siang,badannya terasa remuk akibat satu hari satu malam emosi menguras tenaganya.
Jodi beranjak dan pergi ke kemar mandi,dia membasuh mukanya lalu menggosok gigi,setelah itu dia pergi ke dapur untuk mencari makanan.
Tiba-tiba suara pintu di ketuk,tok...tok...tok...
Jodi pun melihat ke arah pintu,dia berharap itu Lorenza,Jodi pun segera membuka pintu.
Betapa terkejutnya Jodi ketika melihat tamu yang datang ke rumahnya,"Mika...",ucap Jodi sambil melihat perubahan tubuh Mika yang kurus dan perut yang buncit.
Mika sudah berdiri di depan pintu,tapi Jodi belum juga mempersilahkan dia masuk,Jodi hanya terdiam menatap Mika.
Jodi pun tersadar lalu dia mempersilahkan Mika masuk kedalam,"maaf,silahkan masuk",ucap Jodi.
Mika pun masuk kedalam,dia melihat ke sekeliling rumah yang kecil dan sumpek.
"silahkan duduk",ucap Jodi sambil mengelap kursi.
"terima kasih",Mika pun duduk di kursi yang di sediakan Jodi.
Jodi merasa canggung melihat Mika,entah ini mimpi atau nyata,kini dia bisa bertemu lagi dengan sang mantan kekasih walau dia sedikit kecewa dengan perubahan fisik Mika yang tengah berbadan dua.
"lama tak bertemu apa kabar mu?",tanya Mika memulai pembicaraan.
"beginilah keadaan ku setelah aku ditendang oleh mantan suami mu",jawab Jodi yang mengusik masa lalu.
Namun Mika tidak peduli,karena dia sudah menyadari kesalahannya sendiri.
"bagaimana dengan kabarmu,sepertinya kamu sudah menikah lagi dan sedang hamil",ucap Jodi.
__ADS_1
Mika menjawab,"ya aku sedang hamil,aku menikah dengan seorang pria pilihan keluargaku".
Jodi terdiam,dia merasa sakit saat mendengar Mika sudah menikah,padahal selama ini dia sangat mencintai Mika dan berharap bisa kembali seperti dulu.
"apa yang membawamu kemari?",tanya Jodi.
Mika melihat ke arah Jodi,"aku ingin menanyakan sesuatu padamu",jawab Mika.
"tentang apa?",
"sebenarnya apa hubungan mu dengan wanita ini?",tanya Mika sambil memperlihatkan foto Lorenza saat berada di rumahnya,Jodi pun terkejut melihatnya,dia berpikir kenapa Mika bisa mempunyai poto Lorenza.
"apa maksud mu?",Jodi balik tanya.
Mika tersenyum,"aku yakin kau punya hubungan dengannya",ucap Mika.
Jodi pun tertawa,dia merasa kalo Mika tengah cemburu dan menginterogasinya.
"apa urusan mu kalo aku mengenalnya?",tanya Jodi.
"tentu itu akan menjadi urusanku",jawab Mika.
Saat Mika melihat Jodi dan Lorenza bersama,saat itu pula dia baru sadar dengan ucapan Lorenza saat di luar negri yang mengetahui perilaku buruknya terhadap Adelio,dan dia meyakini kalo Jodi lah yang sudah memberitahunya.
Bukan hanya itu,Mika juga curiga kalo Jodi dan Lorenza sedang merencanakan sesuatu.
Jodi tersenyum tipis,"aku tidak kenal wanita itu",ucap Jodi bohong.
"benarkah kamu tidak mengenalnya?",desak Mika,Jodi tidak menjawab lagi dia hanya terdiam.
"baiklah,aku akan mencarinya sendiri",ucap Mika.
"kalau hanya itu kedatangan mu ke sini,sebaiknya tak perlu menemui ku",ujar Jodi.
"memang di antara kita sudah tidak ada urusan lagi,tapi ada sesuatu yang harus aku selesaikan",tutur Mika.
"terima kasih sudah menyambut kedatangan ku,kalau begitu aku permisi",ucap Mika lalu dia pergi.
Namun sebelum Mika melangkah,Jodi sudah mencekal tangannya.
"jangan pernah melakukan sesuatu yang akan membahayakan mu",ucap Jodi.
__ADS_1
Mika pun terdiam dia merasa heran dengan ucapan Jodi,dan Mika semakin yakin kalo semua ini ada kaitannya dengan Adelio.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...